Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Juni 2021 20:05
Jenazah Almarhum Raja Rivaie Rachman Dimakamkan di TMP Kusuma Dharma Pekanbaru

Senin, 21 Juni 2021 19:40
Tindak-lanjuti Laporan, Bupati Kuansing Penuhi Panggilan Kejati Riau

Senin, 21 Juni 2021 19:23
PTUN Perintahkan Menag Kembalikan Akhmad Mujahidin sebagai Rektor UIN Suska

Senin, 21 Juni 2021 18:58
Shizuoka Ichigo, Persembahan Baru Street Boba Hadir di Duri

Senin, 21 Juni 2021 18:55
Sinergikan Program Kehumasan, KPU Riau Kunker ke KPID Riau

Senin, 21 Juni 2021 17:56
Wamentan Harvick: Panen Jagung oleh Koperasi RTBS Bentuk Ketahanan Pangan

Senin, 21 Juni 2021 17:27
Pasca Dilantik Gubri, Sukiman-Indra Gunawan Siap Melaksanakan Visi Misi

Senin, 21 Juni 2021 17:24
Pencuri Pipa Besi Chevron Ditangkap di Rohil

Senin, 21 Juni 2021 15:35
Bersama Suami, "Ratu Narkoba" Jalani Rehabilitasi di Lido Jabar

Senin, 21 Juni 2021 15:26
BC Bengkalis Sita 28.200 Batang Rokok Tanpa Cukai

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 3 Juni 2021 18:58
Minyak Goreng Picu Inflasi di Riau

Kenaikan harga minyak goreng dan emas memicu teejadinya inflasi di Riau. Sementara, cabe merah justru punya andil penurunan harga.

Riauterkini-PEKANBARU — Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Riau, Misfaruddin Kamis (3/6/21) menyatakan pada Mei 2021, terjadi kenaikan harga beberapa komoditas. Kenaikan harga tersebut memicu terjadinya inflasi di Riau.

Beberapa komoditas tersebut antara lain emas perhiasan, minyak goreng, bayam, kentang, ikan serai, tomat, daging ayam ras, telur ayam ras, wortel, jengkol, bawang merah.

 "Sementara komoditas yang memberikan andil penurunan harga, antara lain: cabai merah, cabai rawit, daging sapi, batu bata, cabai hijau, petai, dan lainnya," terangnya.

Dia menjelaskan inflasi di wilayah Riau terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya tujuh indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,91 persen, diikuti kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,32 persen. Kemudian kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,23 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,21 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,12 persen, kelompok transportasi sebesar 0,10 persen dan kelompok kesehatan sebesar 0,05 persen.

Sementara itu di sisi lain tiga kelompok mengalami deflasi yaitu, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar -0,11 persen, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar -0,09 persen dan kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar -0,04 persen. Sedangkan satu kelompok lainnya yaitu kelompok pendidikan relatif stabil dibanding bulan sebelumnya.

Pekanbaru Alami Deflasi 0,04 Persen

Dari 3 kota IHK di Provinsi Riau, tambahnya, dua kota mengalami inflasi dan satu kota mengalami deflasi. Kota yang mengalami inflasi yaitu, Kota Dumai sebesar 0,65 persen dan Kota Tembilahan sebesar 0,01 persen. Sedangkan Kota Pekanbaru mengalami deflasi sebesar -0,04 persen.

Sedangkan dari 24 kota di Sumatera yang menghitung IHK, dua puluh kota mengalami inflasi, dengan inflasi tertinggi terjadi di Kota Meulaboh sebesar 0,79 persen, diikuti oleh Kota Dumai sebesar 0,65 persen dan Kota Metro sebesar 0,64 persen. Sementara itu deflasi terjadi di empat kota, dengan deflasi tertinggi yaitu di Kota Sibolga sebesar -0,30 persen, diikuti Kota Gunungsitoli sebesar -0,29 persen dan Kota Pekanbaru sebesar -0,04 persen.

Inflasi di Riau pada Mei lalu sebesar 0,08 persen dan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,63. Dengan besaran inflasi Mei tersebut, angka inflasi Tahun Kalender periode Januari - Mei 2021 menjadi sebesar 0,45 persen dan Inflasi Year on Year periode Mei 2020 - Mei 2021 menjadi sebesar 1,82 persen. *(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- BOB PT BSP-Pertamina Hulu Raih Sertifikat SMAP ISO 37001:2016
- RUPS BRK, OJK Akan Segera Ajukan Sejumlah Nama ke Pusat
- Sukseskan Vaksinan Gotong-royong, Apical Dukung Pemulihan Ekonomi
- Meski Masih Pandemi, Volume Transaksi RFB Masih Naik
- Apical Bersama Bupati Bogor Ajak Masyarakat Cintai Kuliner Tradisional
- Dukung Pemerintah Daerah, Apical Turut Serta Lestarikan Kuliner Khas Kabupaten Bogor
- Permudah Pendaftaran dan Pembayaran Iuran, BPJAMSOSTEK Gandeng LinkAja
- Riau Tuan Rumah FESyar Regional Sumatera Agustus Mendatang
- Dana Haji di Perbankan Syariah Rp 43 Triliun
- Konsumen Yakin Ekonomi Bakal Meningkat
- Harga CPO Malaysia Pengaruhi Harga TBS Sawit Riau
- Kunjungi Bank Riau Kepri, Gubernur Kepri Komit Tambah Modal
- Bandara Japura Perlu Investor, Sekali Terbang Pesawat Komersil Rp420 Juta
- Minyak Goreng Picu Inflasi di Riau
- Bank Riau Kepri - UIR Jalin Kerjasama Pembayaran Biaya Pendidikan
- Pulihkan Ekonomi, Bupati Meranti Ajak Pegawai Nongkrong di Kedai Kopi Sejam Sehari
- Dongkrak Produksi Migas, BOB kembali Tajak Sumur Migas di Bengkalis
- BRK Komit Dukung Prnggunaan Alat Perekam Data Transaksi Pajak Online di Kepri
- Pasca Lebaran, Harga Sembako di Pasar Telukkuantan Turun
- Harkitnas 2021, Bupati Inhil Jadi Pembicara Dialog Nasional Perkelapaan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com