Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 27 September 2021 21:27
Kemeriahan MTQ ke - II, Ini Harapan Lurah Duri Timur

Senin, 27 September 2021 20:52
Bank Riau Kepri Masuk 10 Terbaik se Indonesia dalam Mendukung Program Perumahan Pemerintahan Jokowi

Senin, 27 September 2021 19:39
Pemprov Gratiskan Rapid Antigen Untuk Pelamar CPNS

Senin, 27 September 2021 17:09
Bupati Kuansing Resmikan Pasar Pokan Selasa Desa Teluk Pauh

Senin, 27 September 2021 17:07
Bawa Kabur Sepeda Motor Warga Riau, Pria Asal Sibuhuan Ditangkap Polisi Rohul

Senin, 27 September 2021 15:58
Tekan Kecelakaan di Tol Permai, PT HK Pasang 20 Rumble Strip dan 15 Lampu Flip Flop

Senin, 27 September 2021 15:33
Empat Poin Penting Putusan Rapimwil PPP Riau

Senin, 27 September 2021 13:12
Wako Paisal Lantik Indra Gunawan Sebagai Sekda Kota Dumai

Senin, 27 September 2021 11:37
Bupati Kuansing Kembali Ingatkan Prokes Diperketat Saat Sekolah PTM

Senin, 27 September 2021 11:00
Disdik Pekanbaru Targetkan 80 Persen Pelajar Di Pekanbaru Tuntas Divaksin

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 2 Juli 2021 10:40
Juni 2021, Emas dan Perhiasan Sumbang Inflasi

Inflasi IHK Juni 2021 tercatat 1,33% (yoy). Komoditas yang menyumbang inflasi inti terutamanya emas perhiasan.

Riauterkini-PEKANBARU-Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2021 mengalami deflasi 0,16% (mtm), setelah pada bulan sebelumnya mencatat inflasi sebesar 0,32% (mtm). Perkembangan ini dipengaruhi oleh penurunan inflasi di semua kelompok yaitu inti, volatile food, dan administered prices.

Hal itu diungkapkan Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono, Jumat (2/7/21). Menurutnya secara tahunan, inflasi IHK Juni 2021 tercatat 1,33% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi bulan lalu sebesar 1,68% (yoy).

"Ke depan, Bank Indonesia tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, guna menjaga inflasi 2021 sesuai kisaran targetnya sebesar 3,0% ± 1%," terangnya.

Kelompok inti pada Juni 2021 mencatat inflasi 0,14% (mtm), melambat dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,24% (mtm). Secara umum, perlambatan inflasi inti didorong oleh normalisasi permintaan setelah perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Komoditas yang menyumbang inflasi inti menurutnya terutama emas perhiasan seiring pengaruh pergerakan harga emas global, sewa rumah seiring peningkatan aktivitas masyarakat, dan komoditas mobil seiring berkurangnya insentif tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor tertentu.

"Secara tahunan, inflasi inti tercatat sebesar 1,49% (yoy), meningkat dibandingkan dengan inflasi Mei 2021 sebesar 1,37% (yoy). Inflasi inti yang tetap rendah tidak terlepas dari pengaruh permintaan domestik yang belum kuat, stabilitas nilai tukar yang terjaga, dan konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi," tambahnya.

Di sisi lain, kelompok volatile food mengalami deflasi 1,23% (mtm) pada Juni 2021, menurun dari bulan sebelumnya yang tercatat inflasi sebesar 0,39% (mtm). Perkembangan tersebut terutama didorong oleh penurunan harga komoditas aneka cabai, daging ayam ras, dan bawang merah sejalan normalisasi permintaan pasca-HBKN di tengah pasokan yang memadai.

Secara tahunan, inflasi kelompok volatile food adalah sebesar 1,60% (yoy), lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 3,66% (yoy).

"Kelompok administered prices pada Juni 2021 mencatat deflasi 0,21% (mtm), menurun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 0,48% (mtm). Perkembangan tersebut terutama dipengaruhi oleh penurunan tarif berbagai angkutan pasca-HBKN, khususnya angkutan udara, angkutan antarkota, dan kereta api," sambung nya.

Secara tahunan, tambahnya, kelompok administered prices mengalami inflasi sebesar 0,49% (yoy), lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,93% (yoy).*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- SEF Kembali Selenggarakan Webinar Riset Komunikasi
- Progres SPALD-T di Pekanbaru Sudah 90 Persen
- Direktur Utama Bank Riau Kepri Jadi Panelis di Debat Kandidat Caketum Hipmi Riau
- PTPN V Raup Rp168,8 Miliar dari Sertifikasi ISCC dan RSPO
- Carikan Solusi Pendanaan Saat Pendemi, Diskop Usulkan ke LPDB Bantuan untuk UMKM
- PT SPR - PT PP Tirta Riau Bangun Sistem Penyediaan Air Minum
- Tiga Inovator Bisnis Raih Penghargaan di Econovation 2021
- Kemendag- BAPPEBTI- KBI Gelar Publik Hearing
- Aktivis Lingkungan Minta Inpres No.8 tahun 2018 Diperpanjang
- Punya Komitmen yang Sama, Bank Riau Kepri Jadi Mitra dalam Program Subsidi Bunga Pinjaman Modal Usaha dari Pemrov Kepri
- Bupati Natuna Tandatangani MoU dengan Bank Riau Kepri
- Terungkap Saat Hearing Komisi III DPRD Rohul,
Sekitar 500 Pekerja PT. SJI Nusa Coy Belum Didaftarkan sebagai Peserta Jamsostek

- TPID Kota Pekanbaru dan Kota Dumai Raih Trofi dan Sertifikat TPID Award 2021
- Januari-Agustus 2021, Ekspor Riau Naik 53,20 Persen
- Gelar Program Undian, BNI Siapkan Hadiah Kendaraan Ramah Lingkungan
- Plt Bupati Bintan Apresiasi Prestasi Bank Riau Kepri dan Jalin Kerjasama terkait Jasa Layanan Perbankan
- Wako Tanjungpinang Tandatangani MoU dengan Bank Riau Kepri Terkait Jasa Layanan Perbankan
- LandX Kenalkan Model Patungan Bisnis Lewat Aplikasi Kepada Anak Muda di ISCFF 2021 Riau
- UUS Bank Riau Kepri Raih Skor Tertinggi dalam Rating Institusi Keuangan Syariah 2021
- Bupati Terbitkan Perbup, Pekan ini ASN Mulai Pakai Batik Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com