Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 27 Nopember 2021 17:14
Terpilih Aklamasi, Mastur Nahkodai APINDO Inhu

Sabtu, 27 Nopember 2021 15:38
Gelar Rakerwil 2021, AMSI Riau Bahas Program Kerja 2022

Sabtu, 27 Nopember 2021 15:34
Gubernur Riau Promosikan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Riau

Sabtu, 27 Nopember 2021 14:48
Monitor dan Evaluasi, Pembimbing Residensi Mahasiswa STIKes HTP Datangi Dinkes Bengkalis

Sabtu, 27 Nopember 2021 13:10
Diwarnai Kue Ultah dan Tembang Armada,
Festival Lagu Daerah Piala Camat Mandau 2021 Resmi Dibuka


Sabtu, 27 Nopember 2021 12:03
TAPD Pekanbaru Gelar Rapat Pembahasan APBD Tahun 2022 dengan Banggar DPRD

Sabtu, 27 Nopember 2021 10:17
Tanam Perdana Sawit Rakyat, Erick Thohir Apresiasi PTPN V Sediakan Bibit Unggul ke Petani

Sabtu, 27 Nopember 2021 10:13
Proyek Terus Digesa, Inilah Masalah Pengerjaan IPAL Pekanbaru

Sabtu, 27 Nopember 2021 09:10
Pramuka Enam Kali Berturut-turut, MTs Riyadhatul Jannah Sialang Panjang Kembali Juara Umum Perkemahan Pramuka

Sabtu, 27 Nopember 2021 08:12
Buka Kenduri Riau, Erick Tohir Siap Fasilitasi Pelaku Ekonomi Kreatif

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 9 Oktober 2021 13:09
Sukses Sejahterakan Petani, Dirut Holding Perkebunan Ingin Nasionalisasikan Pola PTPN V

Dirut Holding Perkebunan ingin menasionalisasikan pola kemitraan PTPN V. Terbukti sukses sejahterakan petani.

Riauterkini - PEKANBARU - Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Mohammad Abdul Ghani menyatakan ingin menerapkan pola kemitraan salah satu anak perusahaannya PTPN V dengan para petani plasma sebagai model percontohan di perkebunan nusantara lainnya.

"Saya senang dengan kemitraan yang terjalin antara PTPN V dengan para petani plasmanya. Saya ingin menjadikan pola ini sebagai model untuk diterapkan di PTPN lain yang memiliki kebun plasma," kata Abdul Ghani, di Jakarta, Sabtu (9/10/2021).

Untuk tahap awal, dia mengatakan akan menerapkan pola tersebut di dua anak perusahaan lainnya yakni PTPN VI dan XIII. Hal tersebut disampaikan Ghani usai bertemu langsung dengan sejumlah petani mitra PTPN V yang tengah melaksanakan program peremajaan sawit rakyat (PSR) seluas 973,5 hektare di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, medio pekan ini.

Pertemuan itu dilakukan di sela-sela kunjungan kerjanya selama dua hari yang turut dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Industri Perkebunan dan Kehutanan Kementerian BUMN, Rachman Ferry Isfianto serta didampingi langsung Chief Executive Officer PTPN V, Jatmiko K Santosa.

Di hadapan para petani dan manajemen perusahaan, Ghani meminta agar pelaksanaan kemitraan terus dijaga dan ditingkatkan.

"Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul. Manajemen perkebunan harus diterapkan secara bersama-sama," ujarnya.

Dengan begitu, dia mengatakan produktivitas PTPN V yang pada 2020 lalu mencapai angka 23,87 ton per hektare per tahun juga dapat dinikmati para petani plasma. Selain itu, ia juga meminta kepada PTPN V agar bisa melaksanakan program kemitraan secara berkelanjutan dan mendorong para petani plasma diberikan kesempatan untuk meraih sertifikasi perkebunan berkelanjutan standar nasional maupun internasional. Sehingga, petani juga mendapatkan harga premium selayaknya yang kini diperoleh PTPN V.

"Saya mengapresiasi PTPN V yang masih mampu menjaga khitah perkebunan negara untuk tumbuh bersama petani atau rakyat. Bahkan juga mampu mengembangkannya menjadi salah satu perusahaan nasional dengan luasan tanam ulang petani mitra terluas," sebut Ghani.

PTPN V terus mendorong produktivitas ribuan petani plasma mitranya yang secara total mencapai 56.000 hektare tersebut. Dalam pelaksanaan peremajaan yang diusung sejak 2019 lalu, terdapat 21.000 hektare atau 38 persen yang telah sepakat untuk diremajakan oleh Perusahaan plat merah itu.

Peningkatan produktivitas itu bahkan membuat PTPN V berani memberikan jaminan jika produktivitas di bawah standar PPKS. PTPN V juga menyiapkan program single manajemen sehingga transfer ilmu kepada petani dapat tercapai.

Selain itu, perusahaan juga memberikan memperkerjakan para petani melalui program padat karya sehingga selama proses peremajaan hingga panen, petani tetap mendapatkan penghasilan.

Irja Idrus, Ketua KUD Mojopahit yang merupakan salah satu koperasi yang akan ditanam ulang oleh PTPN V seluas 973,5 Ha untuk 411 kepala keluarga, mengaku bangga telah menjadi mitra perusahaan perkebunan sawit yang beroperasi di Riau tersebut.

Sejak awal bermitra pada tahun 1986, ia mengatakan kesejahteraan dan tingkat ekonomi masyarakat meningkat. Dia berharap, dengan mengikuti PSR di tahun ini, ekonomi para petani yang bermastautin di Desa Mojopahit, Kabupaten Kampar itu menjadi lebih terangkat.

"Kami sangat bangga sekali bermitra dengan PTPN V, sekalipun terkadang ada duka, namun, kami besar karena bermitra dengan PTPN V. Kami tidak akan lepas dengan PTPN V. Setelah lunas nanti, kami harapkan akan ada regenerasi selanjutnya," paparnya.

Asisten Deputi Bidang Industri Perkebunan dan Kehutanan Kementerian BUMN, Rachman Ferry Isfianto mengatakan bahwa PTPN V telah menerapkan prinsip agent of development. "Sesuai pesan pak menteri, BUMN harus bisa membawa perubahan yang baik bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, CEO PTPN V, Jatmiko Santosa menuturkan pada 2021 ini menargetkan dapat melaksanakan peremajaan sawit hingga 2.500 hektare. Target itu kembali meningkat pada tahun selanjutnya yang mencapai 3.500 hektare. Untuk selanjutnya, hingga 2023 mendatang, perusahaan memiliki program kerja untuk meremajakan hingga 16.000 hektare sawit para petani plasma.

"Di tahun 2021 ini kita rencanakan 2.500 Ha, 2022 ada 3.500 Ha, dan 2023 seluas 3.000 Ha. Ini menjadi roadmap kita untuk mendorong percepatan peremajaan sawit rakyat yang diharapkan oleh Pemerintah," sebut Jatmiko.***(arl)

Loading...


Berita lainnya..........
- Tanam Perdana Sawit Rakyat, Erick Thohir Apresiasi PTPN V Sediakan Bibit Unggul ke Petani
- Ditutup, 5 Gubernur Terima Penghargaan di NSF
- BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi 4,7-5,5% Tahun 2022
- Ibu Rumah Tangga di Kuansing Keluhkan Kenaikan Harga Minyak Goreng
- Di Northern Sumatera Forum, Bupati Siak Kupas Tuntas Kontribusi Industri Migas
- Jelang Akhir Tahun, Harga Timah di JFX Capai 40.200 USD Per-Metric Ton
- 100 Hari, PHR Berhasil Bor 100 Sumur
- Apical Naik ke Peringkat 2 dalam SPOTT Penilaian Minyak Sawit 2021
- Bupati M Adil Menerima Kunjungan FSPTI Kepulauan Meranti
- BPDPKS Evaluasi Internal dan Manfaat PE Terhadap Petani Sawit
- Didukung PHR-BRGM, Produk Unggulan 10 Desa di Rohil-Siak Masuki Pasar Digital
- 100 Hari Pasca Alih Kelola, WK Rokan Berhasil Bor 90 Sumur dan Naikkan Produksi
- Berlangsung Lancar, RUPSLB Bank Riau Kepri Tetapkan Pengurus Baru
- Bincang Bersama Media, Ekonomi Riau Tumbuh Positif di 2021
- BEI Gelar Sharia Investment Week 2021
- Mesin ATM Rusak, Bikin Nasabah BNI di Duri Meradang
- Apical Group Gandeng Pemangku Kepentingan Industri Sawit Luncurkan Inisiatif Berkelanjutan
- BI, OJK, AFTECH dan AFSI Gelar Bulan Fintech Nasional.
- Polisi Dalami Laporan Dugaan Pelecehan Mahasiswi Unri
- Pekerja Kopsa-M Sujud Syukur Gaji Ditalangi PTPN V


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com