Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Oktober 2021 16:07
Angkut Kayu Hutan Lindung, Cukong Diamankan Polres Bengkalis

Kamis, 21 Oktober 2021 14:47
Gubernur dan Wagub Tebar 6 Ribu Benih Ikan Patin Rohul

Kamis, 21 Oktober 2021 12:54
Suap Pengesahan APBD, KPK Panggil Sejumlah Saksi untuk Tersangka Annas Makmun

Kamis, 21 Oktober 2021 12:46
25-26 Oktober, PP BMR dan Bank Riau Kepri Siapkan 1.000 Vaksinasi untuk Masyarakat Umum

Kamis, 21 Oktober 2021 12:39
Legalitas Tanah Timbun di Kilang Pertamina Internasional RU II Dumai Dipertanyakan

Kamis, 21 Oktober 2021 10:27
BC Bengkalis Dorong Pelaku UMKM Tembus Pasar Ekspor

Kamis, 21 Oktober 2021 07:00
Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Nihil dan Sembuh 1

Kamis, 21 Oktober 2021 06:58
Maulid Nabi Muhammad, Bupati Inhu Ajak Jadikan Teladan Melayani Masyarakat

Rabu, 20 Oktober 2021 22:03
Pemkab Inhu Kembali Terima 25.000 Dosis Vaksin Covid-19

Rabu, 20 Oktober 2021 20:01
Akses Tertutup, Crane PT Adhy Karya Amblas di Jalan Payung Sekaki

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Oktober 2021 13:35
CMSE 2021, Peningkatan Investasi Pasar Modal Dorong Kebangkitan Ekonomi Nasional

OJK-SRO kembali menggelar Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2021. Acara digelar secara virtual pada 14 – 16 Oktober 2021.

Riauterkini-PEKANBARU-Literasi serta edukasi pasar modal terus digencarkan oleh Self-Regulatory Organization (SRO) sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah investor pasar modal di Indonesia yang berdampak bagi upaya pemerintah guna mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Sejalan dengan upaya tersebut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerjasama dengan SRO yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kembali menggelar Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2021 secara virtual pada 14 – 16 Oktober 2021.

CMSE 2021 diselenggarakan sebagai rangkaian acara peringatan 44 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia yang bertemakan Sinergi Pasar Modal Bagi Pemulihan Ekonomi Nasional.

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi menyampaikan, penyelenggaraan CMSE 2021 merupakan kegiatan yang bertujuan sebagai ajang pertemuan stakeholders pasar modal Indonesia dan masyarakat untuk dapat berbagi informasi terbaru serta teraktual.

“Selama tiga hari acara, akan diselenggarakan webinar dan talk show dengan topik menarik dari narasumber yang kompeten. Diharapkan, CMSE 2021 dapat mendukung pencapaian target penambahan jumlah investor, perusahaan tercatat baru, serta meningkatkan penggalangan dana di pasar modal.” ujar Inarno dalam sambutan virtualnya di pembukaan acara CMSE 2021, Kamis (14/10/21).

Mengulang kesuksesan penyelenggaraan CMSE 2020, maka pada tahun ini seluruh kegiatan kembali menggunakan aplikasi berbasis laman web: www.cmse.id. Peserta yang telah terdaftar pada CMSE 2020 tidak perlu melakukan pendaftaran kembali, cukup dengan melakukan login pada laman tersebut. Sedangkan untuk peserta baru yang ingin mengikuti CMSE 2021, dapat langsung mendaftarkan diri melalui laman tersebut.

Inarno mengatakan bahwa pada CMSE 2021 akan dilaksanakan 3 sesi webinar setiap harinya, sehingga secara total terdapat 9 sesi webinar selama 3 hari penyelenggaraan.

“Pada hari kedua CMSE 2021, kami juga akan menghadirkan webinar bertaraf internasional dengan pembicara dari Bursa global.” kata Inarno.

Selain mengikuti webinar, peserta juga dapat mengakses 100 booth virtual dengan menghadirkan 1.000 paparan. Diharapkan peserta bisa mendapatkan informasi terbaru langsung dari perusahaan sekuritas, perusahaan tercatat, manajer investasi, asosiasi serta regulator pasar modal yang tentunya dapat membantu menentukan arah investasi. Pada CMSE 2021, diselenggarakan pula acara Workshop Go Public, yakni sosialisasi pasar modal kepada para calon perusahaan tercatat yang didukung oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah perusahaan tercatat di BEI.

Dorong Pemulihan Ekonomi

Inarno mengatakan pandemi COVID-19 yang hampir dua tahun dihadapi menghadirkan tantangan bagi pasar modal serta perekonomian Indonesia. Penyesuaian secara masif dilakukan untuk menjamin keberlanjutan pasar, salah satunya dengan pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan operasional, termasuk dalam hal pelaksanaan kegiatan edukasi, literasi dan sosialisasi pasar modal, seperti penyelenggaraan CMSE 2021 ini. www.idx.co.id Indonesia Stock Exchange Building, Tower 1, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190–Indonesia Call Center: 1505151 | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515 | Twitter: @idx_bei Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange Otoritas pasar modal merespon tantangan ini dengan sangat baik dan mampu menorehkan pencapaian penambahan dari sisi jumlah investor, perusahaan tercatat, maupun aktivitas perdagangan.

“Jumlah investor saham atau single investor identification (SID) baru terus mengalami peningkatan dalam 8 bulan terakhir di tahun 2021 dan telah mencapai rekor baru, yaitu sebanyak 1 juta investor saham baru. Tahun 2021 menjadi tahun yang penuh dengan harapan pemulihan ekonomi nasional dan ini tercermin dari tingginya aktivitas perdagangan di BEI dalam 3 bulan terakhir.” ungkap Inarno.

Berdasarkan data KSEI per 30 September 2021, jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai lebih dari 6.287.350 SID, termasuk di dalamnya adalah 2,9 juta SID saham. Di sisi lain per tanggal 30 September 2021, saat ini telah terdapat 750 perusahaan tercatat di BEI dengan penambahan baru sebanyak 38 perusahaan.

Tercatat tingginya aktivitas transaksi bursa dan merupakan rekor baru sejak swastanisasi bursa efek pada tahun 1992, di antaranya adalah rata-rata nilai transaksi harian yang mencapai lebih dari Rp13 triliun per hari, atau melonjak 2 kali lipat dalam 5 tahun terakhir. Frekuensi transaksi juga meningkat menjadi rata-rata 1,2 juta transaksi per hari dan merupakan yang tertinggi di ASEAN dalam 3 tahun terakhir.

“Hal ini turut diikuti dengan lonjakan volume perdagangan yang mencapai lebih dari 19 miliar lembar saham per hari,” lanjut Inarno.

Agenda CMSE 2021br>
Pada hari pertama gelaran CMSE 2021 diselenggarakan seminar utama dengan tema Sinergi Kebijakan dan Strategi Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional. Namun, sebelum seminar utama diselenggarakan, acara terlebih dahulu diawali dengan laporan kegiatan dari Direktur Utama BEI Inarno Djajadi yang dilanjutkan fengan kata sambutan dari Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso.

Mengawali acara seminar utama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan keynote speech. Seminar utama kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari sejumlah pejabat tinggi negara, yaitu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia Erick Thohir, Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia Dante Saksono Harbuwono, dan Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Dody Widodo.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi mengungkapkan bahwa BEI akan terus berupaya untuk memotivasi henerasi muda Indonesia agar terus berinvestasi di pasar modal. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menghadirkan para pembicara muda yang sukses serta memiliki semangat dalam mengedukasi para investor di pasar modal.

Oleh karena itu selain seminar utama dalam CMSE 2021, terdapat pula webinar lain yang menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang seperti tokoh insipratif dari perusahaan tercatat, perencana keuangan, profesional, praktisi, serta figur publik yang lekat dengan industri pasar modal.

Peserta juga dapat mengikuti pameran CMSE 2021 serta langsung membuka rekening saham dan reksa dana secara virtual. Sebagai hiburan, CMSE 2021 juga menghadirkan berbagai kuis dan permainan untuk peserta dengan hadiah utama yang menarik.

“Kami harap pemaparan dan diskusi pada sesi webinar ini dapat memberikan inspirasi bagi para peserta seminar, khususnya bagi kelompok usia muda yakni generasi milenial dan generasi Z, untuk dapat lebih cerdas, lebih semangat, turut berperan aktif dalam mengembangkan pasar modal, serta tentunya semakin yakin dalam berinvestasi di pasar modal Indonesia,” ujar Hasan.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Bank Riau Kepri serahkan CSR pada Pemprov Riau untuk Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai
- Sub Holding Gas Pertamina Laksanakan Sosialisasi ROW di Desa Harapan Baru
- Program CSR, Bank Riau Kepri Bangun Surau Selensen Point
- Holding Perkebunan Perkuat Green Energy dan Dukung Dekarbonisasi
- Perkuat Bisnis dan Transfer Knowledge Perbankan Syariah, Bank Riau Kepri Lakukan MoU dengan BSI
- Tingkatkan PAD Dishub Kuansing Bakal Maksimalkan Layanan KIR dan Terminal
- PT SPR Kerjasama PT SAI Perdagangan Komoditi Antar Daerah
- Bank Riau Kepri Dinilai Miliki Kinerja yang Bagus Versi BPKH
- CMSE 2021, Peningkatan Investasi Pasar Modal Dorong Kebangkitan Ekonomi Nasional
- Pinjol Illegal, OJK Riau Ingatkan Masyarakat Riau Agar Waspada
- Peningkatan Komsumsi Diaebut Pertamina Picu BBM Langka di Pekanbaru
- Bank Riau Kepri Sosialisasikan Fitur QRIS ke OPD di Pemerintah Kota Batam
- Sukses Sejahterakan Petani, Dirut Holding Perkebunan Ingin Nasionalisasikan Pola PTPN V
- Gerak Cepat, PHR WK Rokan Lampaui Target Sumur Pengeboran
- Dikeluhkan, Nasabah KK BNI Duri Hanya Dilayani Seorang CS
- Hari Ozon Internasional 2021, KTH Bukik Ijau Kuansing Terima Penghargaan
- Bupati Kuansing Puji Ketekunan Petani Padi Gunung Kesiangan
- Selama Oktober 2021, OJK Gelar Bulan Inklusi Keuangan
- September 2021, Riau Alami Inflasi 0,19 persen
- Tingkatkan Keandalan Operasi Hulu Migas, Pertamina Perluas Digitalisasi di Sumatera


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com