Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 27 Nopember 2021 17:14
Terpilih Aklamasi, Mastur Nahkodai APINDO Inhu

Sabtu, 27 Nopember 2021 15:38
Gelar Rakerwil 2021, AMSI Riau Bahas Program Kerja 2022

Sabtu, 27 Nopember 2021 15:34
Gubernur Riau Promosikan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Riau

Sabtu, 27 Nopember 2021 14:48
Monitor dan Evaluasi, Pembimbing Residensi Mahasiswa STIKes HTP Datangi Dinkes Bengkalis

Sabtu, 27 Nopember 2021 13:10
Diwarnai Kue Ultah dan Tembang Armada,
Festival Lagu Daerah Piala Camat Mandau 2021 Resmi Dibuka


Sabtu, 27 Nopember 2021 12:03
TAPD Pekanbaru Gelar Rapat Pembahasan APBD Tahun 2022 dengan Banggar DPRD

Sabtu, 27 Nopember 2021 10:17
Tanam Perdana Sawit Rakyat, Erick Thohir Apresiasi PTPN V Sediakan Bibit Unggul ke Petani

Sabtu, 27 Nopember 2021 10:13
Proyek Terus Digesa, Inilah Masalah Pengerjaan IPAL Pekanbaru

Sabtu, 27 Nopember 2021 09:10
Pramuka Enam Kali Berturut-turut, MTs Riyadhatul Jannah Sialang Panjang Kembali Juara Umum Perkemahan Pramuka

Sabtu, 27 Nopember 2021 08:12
Buka Kenduri Riau, Erick Tohir Siap Fasilitasi Pelaku Ekonomi Kreatif

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 17 Oktober 2021 20:53
Perkuat Bisnis dan Transfer Knowledge Perbankan Syariah, Bank Riau Kepri Lakukan MoU dengan BSI

Bank Riau Kepri terus berusaha mengembangkan bisnis dan transfer knowledge di bidang perbankan syariah. Bank daerah ini lakukan MoU dengan BSI.

JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri (BRK) memiliki Unit Usaha Syariah (UUS) terbaik pertama se Indonesia versi Infobank. Namun dalam proses menjadi Bank Umum Syariah seutuhnya, Bank Riau Kepri terus mengembangkan bisnis dan transfer knowledge di bidang perbankan syariah. Salah satunya melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Direktur Utama Bank Riau Kepri, Andi Buchari ikut langsung mendampingi dan menyaksikan Direktur Dana dan Jasa Bank Riau Kepri, MA Suharto saat penandatanganan nota kesepahaman terkait bisnis dan transfer knowledge dengan BSI, Jumat (15/10/2021) di Jakarta.

Lingkup nota kesepahaman bisnis mencakup layanan jasa dan produk perbankan syariah yang meliputi treasury, international, commercial/trade finance, remittance, custodian, joint financing/sindikasi, dana penisun pensiun, bank note, Hasanah Card dan pembukaan rekening nostro/vostro.

Sementara kerjasama dalam bentuk transfer knowledge terkait teknologi informasi, pengetahuan produk perbankan dan operasional yang berhubungan dengan perbankan syariah.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari mengatakan Bank Daerah Pembangunan Riau Kepri (BRK) semakin mantap untuk menjadi Bank Umum Syariah secara utuh sebagaimana yang dicita-citakan oleh seluruh lapisan masyarakat Provinsi Riau dan Kepri.

"Melalui kerja sama dengan BSI, kami berharap dapat ikut serta secara aktif dalam memperluas pembangunan ekonomi syariah di Indonesia. Kerjasama ini seiring dengan langkah BPD Riau Kepri yang saat ini sedang dalam proses konversi menuju bank syariah," kata Andi Buchari.

Tidak hanya itu, Andi juga berharap akan ada kerja sama di bidang lain dengan BSI untuk terus melayani masyarakat dengan layanan perbankan dan keuangan syariah yang lebih beragam khususnya di Provinsi Riau dan Kepri.

"Terima kasih atas support dari Bank Syariah Indonesia, kami berharap penandatanganan ini membuka kesempatan dan peluang kerja sama di berbagai bidang. Termasuk potensi bisnis perbankan syariah lain, sindikasi dan treasury, dan layanan lainnya," tutur Andi.

Di penghujung sambutannya, Andi memohon doa kepada semua yang hadir dalam acara itu, agar proses BPD Riau Kepri menjadi Bank Umum Syariah cepat tuntas. Sebab dengan konversi kita bisa lebih besar melakukan kerja sama dan sinergi untuk membangun perbankan syariah Tanah Air, ujar Andi menambahkan.

Bank Syariah Indonesia selalu siap bersinergi dan bermitra dengan BPD Syariah dan Unit Usaha Syariah dalam mengembangkan produk dan meningkatkan layanannya. Itu sudah menjadi semangat empowering atau tumbuh bersama bagi BSI.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Finance and Strategy Bank Syariah Indonesia Ade Cahyo Nugroho dalam acara penandatanganan kerjasama itu.

Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak khususnya BPD, menjadi keharusan agar penetrasi perbankan syariah semakin luas. Mengingat literasi perbankan dan keuangan syariah yang masih kecil dan harus terus ditingkatkan.

Kedepannya, BSI akan terus mengadakan kolaborasi dengan BPD-BPD lain. Dengan tujuan agar BSI bisa memberikan manfaat yang lebih luas ke seluruh daerah di Indonesia.

"Tanpa kolaborasi, BSI tidak bisa masuk dalam 10 besar bank di Indonesia. Oleh karena itu Ade menegaskan kolaborasi adalah pilihan yang harus dilakukan," kata Ade Cahyo Nugroho.

Sementara itu, dalam acara yang sama, Direktur UMK dan Syariah Bank DKI Syariah Babay Parid Wazdi juga menekankan pentingnya transfer knowledge yang menjadi salah satu poin dalam kerja sama tersebut.

Dengan proses transfer knowledge, bank-bank daerah akan memiliki teknologi informasi yang mumpuni. Serta memperluas pengetahuan produk perbankan dan operasional yang berhubungan dengan perbankan syariah bagi sumber daya manusia di BPD.

Dia pun mengatakan dengan adanya kerjasama ini perbankan syariah akan semakin maju. Babay pun mengutip firman dalam Al Quran bahwa Allah SWT menyukai orang-orang yang berjuang dalam satu barisan yang kokoh.

"Karena Allah menyukai orang-orang yang bekerja sama dalam suatu barisan yang kokoh. Demikian dalam Al Quran disebutkan, bahwa Allah menyukai orang-orang yang berjuang dalam satu barisan yang kokoh. Salah satu dari membentuk barisan yang kokoh itu adalah kerjasama yang kita laksanakan pada pagi hari ini, yakni bisnis dan transfer Knowledge yang penting sekali," tutupnya.

Pada acara penandatanganan MoU dengan BSI di Jakarta itu juga turut hadir Pemimpin Divisi Treasury, Yudi Aditya, Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan, Wahyudi Gustiawan, Pemimpin Divisi Komersial, Andi Mulia, Pimpinan Bagian Internasional Treasury, Syahril Hamid dan Pimpinan Kantor Cabang Jakarta, Syahrul.*

Loading...


Berita lainnya..........
- Tanam Perdana Sawit Rakyat, Erick Thohir Apresiasi PTPN V Sediakan Bibit Unggul ke Petani
- Ditutup, 5 Gubernur Terima Penghargaan di NSF
- BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi 4,7-5,5% Tahun 2022
- Ibu Rumah Tangga di Kuansing Keluhkan Kenaikan Harga Minyak Goreng
- Di Northern Sumatera Forum, Bupati Siak Kupas Tuntas Kontribusi Industri Migas
- Jelang Akhir Tahun, Harga Timah di JFX Capai 40.200 USD Per-Metric Ton
- 100 Hari, PHR Berhasil Bor 100 Sumur
- Apical Naik ke Peringkat 2 dalam SPOTT Penilaian Minyak Sawit 2021
- Bupati M Adil Menerima Kunjungan FSPTI Kepulauan Meranti
- BPDPKS Evaluasi Internal dan Manfaat PE Terhadap Petani Sawit
- Didukung PHR-BRGM, Produk Unggulan 10 Desa di Rohil-Siak Masuki Pasar Digital
- 100 Hari Pasca Alih Kelola, WK Rokan Berhasil Bor 90 Sumur dan Naikkan Produksi
- Berlangsung Lancar, RUPSLB Bank Riau Kepri Tetapkan Pengurus Baru
- Bincang Bersama Media, Ekonomi Riau Tumbuh Positif di 2021
- BEI Gelar Sharia Investment Week 2021
- Mesin ATM Rusak, Bikin Nasabah BNI di Duri Meradang
- Apical Group Gandeng Pemangku Kepentingan Industri Sawit Luncurkan Inisiatif Berkelanjutan
- BI, OJK, AFTECH dan AFSI Gelar Bulan Fintech Nasional.
- Polisi Dalami Laporan Dugaan Pelecehan Mahasiswi Unri
- Pekerja Kopsa-M Sujud Syukur Gaji Ditalangi PTPN V


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com