Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 25 Juni 2021 17:39
Rayakan HUT, BNI Tanam Bibit Pohon Serentak di 13 Cabang

Jum’at, 25 Juni 2021 16:16
Latma TNI-AU dan Amerika di Lanud Rsn Resmi Ditutup

Jum’at, 25 Juni 2021 16:07
Berita dan Video,
Rudi Arif Chevron Buka UKW Angkatan XVII PWI Riau


Jum’at, 25 Juni 2021 16:01
Korupsi Dana PMB-RW, Jaksa Tuntut Mantan Camat Tenayan Raya 5,5 Tahun Penjara

Jum’at, 25 Juni 2021 15:27
Manjakan Selera Kuliner Masyarakat, Awan Family Cafe & Resto Hadir di Duri, Bengkalis

Jum’at, 25 Juni 2021 15:24
Polres Inhil Amankan Pelaku Pembakaran Lahan Sungai Intan

Jum’at, 25 Juni 2021 15:10
Polsek Teluk Meranti Kawal Program Vaksinasi

Jum’at, 25 Juni 2021 15:05
Cegah Kriminalitas, Polsek Pangkalan Kerinci Tingkatkan Patroli

Jum’at, 25 Juni 2021 14:54
Penuhi Prokes, Vaksinasi Massal Polres Bengkalis Dipindahkan ke GOR

Jum’at, 25 Juni 2021 14:54
Polsek Kuala Kampar Bangun Pos Pantau di Pelabuhan Penyalai

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 31 Mei 2012 07:47
Pemerintah Kembangkan Wisata Terpadu Bono Kuala Kampar

Untuk lebih meningkatkan daya tarik wisata di Bono Kuala Kampar, akan dibentuk wisata terpadu yang akan digawangi pembentukan tim nasional Percapatan Pengembangan Daya Tarik Wisata Bono.

Riauterkini-PEKANBARU-Lokasi kawasan pengembangan wisata bono Kuala Kampar tidak jauh dari 2 kawasan konservasi yang memiliki berbagai keindahan panorama dan keanekaragaman flora dan fauna. Yaitu Suaka Margasatwa Kerumutan dan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Untuk itu, pemerintah termasuk pemkab Pelalawan akan mengembangkan kawasan wisata terpadu. Yaitu wisata selancar sungai yang digabungkan dengan kawasan ekowisata di SM Kerumutan dan TNTN. Untuk itu, Kepala Bappeda Pelalawan, Sahril, Rabu (30/5) menyebutkan bahwa perlu adanya tim nasional untuk menggawangi kawasan wisata Bono yang disinergikan dengan kawasan eko wisata yang letaknya tidak terlalu jauh dari kawasan wisaya Bono Kuala Kampar. Sementara Kepala Bagian Tata Usaha BKSDA Riau, Vivin Harviana menyebutkan bahwa untuk wilayah Riau ada sekitar 16 kawasan konservasi. Untuk di wilayah Kampar memang ada beberapa kawasan konservasi. Termasuk Suaka Margasatwa Kerumutan dan Taman Nasional Tessonilo. Kadis Pariwisata dan Seni Budaya Riau, Said Syarifuddin sangat mendukung upaya percepatan pengembangan kawasan wisata Bino Kuala Kampar. Untuk itu perlu adanya koordinasi dengan berbagai pihak dalam pengambangan pariwisata di Riau khususnya di Riau. "Upaya ini cukup bagus karena memiliki efek dominonya terhadap daerah lain di Riau. Bisa saja para wisatawan bono Kuala Kampar atau wisatawan di kawasan eko wisata SM Kerumutan atau di TNTN menginapnya di Pekanbaru dan berbelanja di Pekanbaru. Jadi memang ada dampak menguntungkan penyembangan wisata Bono di Kuala Kampar bagi daerah di luar wilayah Pelalawan," terangnya.***(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Rayakan HUT, BNI Tanam Bibit Pohon Serentak di 13 Cabang
- Mei, Nilai Ekspor Riau Capai US$1,78 Miliar
- Mei, BI Catat Uang Beredar Rp 6.994,9 Triliun
- Taja Webinar, Unilak Pekanbaru Dorong Pemuda Rumbai Berwirausaha
- Muscab Perdana FSP NIBA Kuansing Pilih Andi Nurbai sebagai Ketua
- BOB PT BSP-Pertamina Hulu Raih Sertifikat SMAP ISO 37001:2016
- RUPS BRK, OJK Akan Segera Ajukan Sejumlah Nama ke Pusat
- Sukseskan Vaksinan Gotong-royong, Apical Dukung Pemulihan Ekonomi
- Meski Masih Pandemi, Volume Transaksi RFB Masih Naik
- Apical Bersama Bupati Bogor Ajak Masyarakat Cintai Kuliner Tradisional
- Dukung Pemerintah Daerah, Apical Turut Serta Lestarikan Kuliner Khas Kabupaten Bogor
- Permudah Pendaftaran dan Pembayaran Iuran, BPJAMSOSTEK Gandeng LinkAja
- Riau Tuan Rumah FESyar Regional Sumatera Agustus Mendatang
- Dana Haji di Perbankan Syariah Rp 43 Triliun
- Konsumen Yakin Ekonomi Bakal Meningkat
- Harga CPO Malaysia Pengaruhi Harga TBS Sawit Riau
- Kunjungi Bank Riau Kepri, Gubernur Kepri Komit Tambah Modal
- Bandara Japura Perlu Investor, Sekali Terbang Pesawat Komersil Rp420 Juta
- Minyak Goreng Picu Inflasi di Riau
- Bank Riau Kepri - UIR Jalin Kerjasama Pembayaran Biaya Pendidikan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com