Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 3 Juli 2020 17:35
Seorang Karyawan di Mal Pekanbaru Positif Covid-19

Jum’at, 3 Juli 2020 17:03
Tracing dari Ibu, Ayah dan Anak di Kuansing Positif Covid-19

Jum’at, 3 Juli 2020 16:59
Beri Bantuan Perlengkapan Bagi MPA, Bupati Inhil Apresiasi 2 Grup Perusahaan

Jum’at, 3 Juli 2020 16:54
Desak KPK Periksa Bapak Pembangunan Bengkalis, HMPP Riau Gelar Aksi di Polda Riau

Jum’at, 3 Juli 2020 16:52
CATAR, Aplikasi Transportasi Antar Jemput Makanan Karya Anak Muda Bengkalis

Jum’at, 3 Juli 2020 15:49
Peringatan Bagi Direksi, BUMD Kinerja Rendah Siap-siap Diganti

Jum’at, 3 Juli 2020 13:55
Dibangunkan Jalan, Warga Desa Api-api, Bengkalis Sampaikan Ucapan Terima Kasih ke TMMD

Jum’at, 3 Juli 2020 13:43
Jumat Berkah, Srikandi Masuri Tebar Ratusan Nasi Kotak di Duri

Jum’at, 3 Juli 2020 13:10
Dimakamkan di TPM, Prajurit TNI Warga Pekanbaru Gugur dalam Tugas PBB di Kongo

Jum’at, 3 Juli 2020 11:08
BPDPKS Kucurkan Puluhan Miliar untuk Replanting Kebun Sawit Petani Mitra Asian Agri

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 31 Mei 2012 07:47
Pemerintah Kembangkan Wisata Terpadu Bono Kuala Kampar

Untuk lebih meningkatkan daya tarik wisata di Bono Kuala Kampar, akan dibentuk wisata terpadu yang akan digawangi pembentukan tim nasional Percapatan Pengembangan Daya Tarik Wisata Bono.

Riauterkini-PEKANBARU-Lokasi kawasan pengembangan wisata bono Kuala Kampar tidak jauh dari 2 kawasan konservasi yang memiliki berbagai keindahan panorama dan keanekaragaman flora dan fauna. Yaitu Suaka Margasatwa Kerumutan dan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Untuk itu, pemerintah termasuk pemkab Pelalawan akan mengembangkan kawasan wisata terpadu. Yaitu wisata selancar sungai yang digabungkan dengan kawasan ekowisata di SM Kerumutan dan TNTN. Untuk itu, Kepala Bappeda Pelalawan, Sahril, Rabu (30/5) menyebutkan bahwa perlu adanya tim nasional untuk menggawangi kawasan wisata Bono yang disinergikan dengan kawasan eko wisata yang letaknya tidak terlalu jauh dari kawasan wisaya Bono Kuala Kampar. Sementara Kepala Bagian Tata Usaha BKSDA Riau, Vivin Harviana menyebutkan bahwa untuk wilayah Riau ada sekitar 16 kawasan konservasi. Untuk di wilayah Kampar memang ada beberapa kawasan konservasi. Termasuk Suaka Margasatwa Kerumutan dan Taman Nasional Tessonilo. Kadis Pariwisata dan Seni Budaya Riau, Said Syarifuddin sangat mendukung upaya percepatan pengembangan kawasan wisata Bino Kuala Kampar. Untuk itu perlu adanya koordinasi dengan berbagai pihak dalam pengambangan pariwisata di Riau khususnya di Riau. "Upaya ini cukup bagus karena memiliki efek dominonya terhadap daerah lain di Riau. Bisa saja para wisatawan bono Kuala Kampar atau wisatawan di kawasan eko wisata SM Kerumutan atau di TNTN menginapnya di Pekanbaru dan berbelanja di Pekanbaru. Jadi memang ada dampak menguntungkan penyembangan wisata Bono di Kuala Kampar bagi daerah di luar wilayah Pelalawan," terangnya.***(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- BPDPKS Kucurkan Puluhan Miliar untuk Replanting Kebun Sawit Petani Mitra Asian Agri
- Anggaran Dialihkan Penanggulangan Covid-19, Tahun Ini Pelalawan Expo Ditiadakan
- SKK Migas-PT CPI Gelar WFD
- Sejumlah Titik Anjungan Rusak, Nasabah BNI di Duri Mengular Narik Rupiah
- OJK: Waspada Info Hoak Tarik Dana di Perbankan
- Pertamina Taja Bakul Online, Dukung Jualan UMKM Riau di Era New Normal
- Antisipasi Covid-19, BRI Telukkuantan Laksanakan Protokol Kesehatan
- Juni 2020, Peremajaan Sawit Rakyat di Riau Baru 9 Ribuan Hektar
- SRO Beri Stimulus Stakeholders Pasar Modal
- Pekan Ini Harga TBS Sawit Riau Naik
- PSBB Berakhir, Bisnis Perhotelan di Pekanbari Mulai Menggeliat
- Tinjau Pasar Modern, Bupati Kuansing Ingin Pastikan Pedagang Nyaman
- Bupati Kuansing Panen Bawang Merah di Desa Kompe Barangin
- Tagihan Listrik Naik, PLN Siapkan Skema
- Pasca Idul Fitri, Harga TBS Sawit Riau Naik
- Pasca Lebaran, Harga Barang Kebutuhan Masih Belum Turun
- Pandemi Corona, Lebih 5 Ribu Pekerja di Riau Dirumahkan dan Di-PHK
- Peduli Covid-19, Bank Riau-Kepri Cabang Airmolek, Inhu Serahkan Bantuan Dana
- Perdana di Indonesia, Tokocrypto Berhasil Raih Pendanaan dari Binance
- Kliring Berjangka Indonesia Resmikan KBI E-Ducenter


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com