Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 26 Mei 2020 23:32
Terharu Perjuangan Pengamen di Duri, Srikandi Masuri Pilih Anju Berbaju Lebaran

Selasa, 26 Mei 2020 21:14
Tiga Pasien Positif Covid-19 Bengkalis Kembali Dilaporkan Sembuh

Selasa, 26 Mei 2020 20:19
Tubuh Menghitam, Seorang Pemulung di Pekanbaru Ditemukan Membusuk di Kolong Jembatan

Selasa, 26 Mei 2020 20:05
Kembali Beraktifitas, Pemprov Riau Kembali Tegaskan Pentingnya Protokol Kesehatan

Selasa, 26 Mei 2020 19:43
Angka Kesembuhan di Provinsi Riau Termasuk Tinggi di Indonesia

Selasa, 26 Mei 2020 19:32
Dua Hari Terakhir Riau Nihil Tambahan Pasien Positif Covid-19

Selasa, 26 Mei 2020 17:24
Total Rp8,4 M, 114 Desa di Bengkalis Telah Salurkan BLTDD Tahap Pertama

Selasa, 26 Mei 2020 16:58
Kabur ke Sumut, Polisi Tangkap Pembunuh Buruh Sawit di Pelalawan

Selasa, 26 Mei 2020 16:48
Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Sapa Camat Se-Inhil Melalui Vidcon

Selasa, 26 Mei 2020 16:05
PSBB, Akses ke Pantai Indah Selatbaru, Bengkalis Ditutup Sementara

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 Desember 2014 20:33
20 Persen Program CD RAPP untuk Pendidikan

Direktur PT RAPP sebut 10 sampai 20 persen anggaran pemberdayaan masyarakat atau CD diperuntukan sektor pendidikan. Terutama bekerjasama dengan perguruan tinggi Tingkatkan SDM.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebesar 10 hingga 20 perseni dari total anggaran program pemberdayaan masyarakat atau commudity developtmen (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) diperuntukan untuk sektor pendidikan. Terutama bekerjasama dengan perguruan tinggi yang ada untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

Hal itu diungkapkan Direktur PT RAPP Mulia Nauli dalam obrolan dengan riauterkinicom, baru-baru ini. Menurut Mulia Nauli, perusahaan pulp dan kertas yang memiliki pabrik di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, setiap tahun anggaran CD tersebut mencapai Rp15 miliar.

“Dari jumlah tersebut, 10 sampai 20 persen dialokasikan untuk pendidikan. Bentuknya kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi yang ada di Riau dalam meningkatkan sumber daya manusia, terutama dalam mencetak mahasiswa lulusan yang siap pakai,’’ ungkapnya.

Dalam peningkatan SDM tersebut, imbuh Mulia, pihaknya bekerjasama dengan Universitas Riau, Universitas Islam Riau (UIR) dan perguruan tinggi lainnya. Dana untuk pendidikan tidak termasuk bantuan beasiswa dari grup PT RAPP yang dikelola oleh Tanoto Foundation.

Menurut Direktut PT RAPP ini, terakhir pihaknya menjalin kerjasama dengan UIR. Ditanya keinginan untuk membuka program studi pulp dan kertas di kampus UIR, Mulia Nauli menyatakan masih perlu kajian yang mendalam.

“Saat ini, kegiatan kita di perusahaan terfokus pada budidaya dan penanaman. Baru setelah itu tenaga untuk menjalan pabrik. Itu artinya tenaga kerja yang kita butuhkan adalah bidang perkebunan dan engineering. Tetapi profesi ini sepertinya kurang peminatnya,’’ ungkapnya.***(son)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pandemi Corona, Lebih 5 Ribu Pekerja di Riau Dirumahkan dan Di-PHK
- Peduli Covid-19, Bank Riau-Kepri Cabang Airmolek, Inhu Serahkan Bantuan Dana
- Perdana di Indonesia, Tokocrypto Berhasil Raih Pendanaan dari Binance
- Kliring Berjangka Indonesia Resmikan KBI E-Ducenter
- APINDO RIAU Buka Posko Pengaduan THR Bagi Perusahaan Terdampak Covid-19
- Triwulan I 2020, Perekonomian Riau Tumbuh 2,24 Persen
- Bagi 10.000 Angkot, Pertamina Beri Cashback 50 Persen untuk Pembelian Pertalite dan Dexlite Setiap Hari
- Kadis DPPP Pekanbaru Umumkan Penundaan Pasar Murah
- DPPP Pekanbari Bakal Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan
- AP II Hentikan Penerbangan Komersil Bandara SSK II Pekanbaru
- Bupati Inhil Resmikan 4 Pasar Kecamatan Secara Virtual
- Hadapi Ramadan, Kapasitas Jaringan Indosat Ooredoo Ready
- Meski Corona Merebak, Pertamina Prediksi Peningkatan Kebutuhan Energi Saat Ramadhan
- Triwulan I 2020, Investasi PMDN Riau Peringkat Pertama di Luar Jawa
- Pasar Saham Terus Tumbuh di Tengah Pandemi Corona
- Lahan Bekas Terbakar PT Serikat Putra Ditanami Nenas
- Ramadhan dan Lebaran, BI Jamin Ketersediaan Uang di Riau
- Efek Virus Corona, 17 April Lusa Mal SKA Pekanbaru Buka Terbatas
- Covid 19, Pertumbuhan Ekonomi Riau Diperkirakan Turun 0,6 persen
- Imbas Pandemi Corona, Ekonomi Masyarakat Rohil Kian Sulit


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com