Logo RTC
 
 
Vendor Ambil Paksa Meja Kursi di SLB, Pemprov tak Masalah, Sebut Bukan dari Tender

Riauterkini - PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau tanggapi santai perihal kasus pengambilan paksa meja dan kursi oleh pihak vendor di Sekolah Luar Biasa (SLB) Sri Mujinab Jalan Soetomo.

Bagi Pemprov, ditariknya mebeler untuk menunjang proses belajar mengajar di SLB Sri Mujinab itu, justru langsung diganti dengan yang lain.

"Sudah diganti dengan yang baru," kata Kadiskominfotik Riau, Erisman Yahya, berdasarkan keterangan Plt Kadisdik Riau M Job Kurniawan, Kamis (22/6/22).

Tidak dipermasalahkannya penarikan paksa tersebut, karena Pemprov Riau melalui dinas terkait tidak pernah merasa meja dan kursi tercatat sebagai aset.

Pemprov juga merasa ketersediaan meja dan kursi di SLB seperti disampaikan pihak vendor, tidak pernah ada melalui proses tender.

"Jadi kalau dia (vendor) mau ngambil silahkan saja. Itukan bukan aset kita. Proses tender juga tidak ada. Jadi kalau pun ditarik, itukan memang punya vendor itu," ungkap Erisman.

Sementara Plt Kadisdik Riau M Job Kurniawan saat beberapa kali dikomfirmasi langsung melalui telephone selulernya termasuk melalui whatshapp justru tidak ada merespon.

Seperti diberitakan sebelumnya ratusan meja dan kursi di SLB Sri Mujinab Jalan Soetomo Pekanbaru, ditarik pihak vendor. Penarikan, lantaran Dinas Pendidikan (Disdik) Riau tak kunjung membayarkan pengadaan meja dan kursi tersebut.

Pada hal pengadaan meja dan kursi tersebut sudah direalisasikan sejak 2018 lalu. Selama itu pula, nilai pengadaan yang harus diterima pihak vendor, tak pernah dibayarkan oleh Dinas Pendidikan Riau.

"Barang tu (meja dan kursi) sudah dipakai lima tahun. Tapi tak juga dibayar," kata pihak vendor, Hendrik, Selasa (21/6/22).

Menurut Hendrik, penarikan meja dan kursi terpaksa dilakukan akibat tidak ada itikad baik dari Disdik Riau untuk membayarkan nilai pengadaan meja dan kursi.

Pihak Disdik Riau sendiri menurut Hendrik selama ini sudah berjanji akan akan mengganti dengan kegiatan baru. Tapi nyatanya hingga sekarang tidak terealisasi. Janji itu bahkan terus diberi tanpa ada bukti.

Hingga puncaknya, penarikan meja dan kursi di SLB Sri Mujinab itu pun ditarik paksa pada Senin (21/6/22) kemarin.

Sementara saat penarikan meja dan kursi kemarin itu, Kepala SLB Sri Mujinab Adriningsih sempat protes. Karena meja dan kursi digunakan untuk belajar siswa siswi. Namun pihak vendor tak mengubris. Penarikan paksa tetap dilkakukan.

"Itu ada buku-bukunya. Jangan main tarik-tarik aja," teriak Kepala SLB.***(mok)

BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 28 April 2022

Advertorial,
Sambut Idul Fitri, Asian Agri Gelar Bazaar Ramadan

Asian Agri, salah satu perusahaan kelapa sawit terbesar di Indonesia menggelar Bazaar Ramadhan dengan menyediakan 18.000 liter minyak goreng dengan harga terjangkau.

Kamis, 21 April 2022

Bank Riau Kepri Raih 4 Penghargaan di Top BUMD Awards 2022

Peforma Bank Riau Kepri terus mendapat apresiasi. Sukses sabet empat penghargaan di Top BUMD Awards 2022.

Galeri
Rabu, 20 April 2022

Galeri,
Bupati Sukiman Lantik M. Zaki sebagai Sekda Rohul Defenitif

Bupati Sukiman resmi melantik danm mengambil sumpah M Zaki sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu. Berikut galerinya.

Advertorial
Kamis, 28 April 2022

Advertorial,
Pansus Konflik Lahan DPRD Riau Melakukan Konsultasi ke Dirjen Perkebunan RI

Menangani 19 kasus selama 6 bulan usianya, Pansus Konflik Lahan DPRD Riau melakukan konsultasi ke Dirjen Perkebunan RI.

Advertorial
Sabtu, 23 April 2022

Advertorial,
Koordinasi dan Konsultasi, Pansus LKPJ Kepala Daerah DPRD Riau Kunker ke DPRD DKI Jakarta

Pansus LKPJ Kepala Daerah Tahun 2021 DPRD Riau melakukan kunjungan kerja ke DPRD DKI Jakarta untuk berkoordinasi dan konsultasi.

Galeri
Selasa, 19 April 2022

Galeri Foto
GSH Inhil Bekerja Sama BAZNas Salurkan Bantuan untuk Anak Berkebutuhan Khusus

GSH Inhil bekerja sama BAZNas menyalurkan bantuan untuk anak berkebutuhan khusus.

Advertorial
Kamis, 21 April 2022

Advertorial,
Hari Kartini, Bank Riau Kepri Berikan Tabungan Sinar untuk 12 Wanita Hebat

Sebanyak 13 Kartini Masa Kini dari kabupaten dan kota di Riau mendapatkan penghargaan dari Bank Riau Kepri sempena Hari Kartini.

Berita Lainnya

Rabu, 29 Juni 2022

Advertorial,
Sekretaris Komisi IV DPRD Riau Minta Pemprov Petakan Daerah Sumber Pangan Potensial


Rabu, 29 Juni 2022

Pansel Umumkan Daftar 3 Calon Kepala di 10 OPD Pemkab Siak


Rabu, 29 Juni 2022

PTPN V Raih 15 Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja


Rabu, 29 Juni 2022

Baru Uji Coba, Beli Petralite Pakai MyPertamina Belum Termasuk di Riau


Selasa, 28 Juni 2022

Kejati Riau Periksa Tiga Saksi Penyaluran Dana Bansos Siak


Selasa, 28 Juni 2022

Advertorial,
Komisi III DPRD Provinsi Riau Melalukan RDP dengan PT. SPR Terkait Kondisi Laporan Keuangan dan Evalu


Selasa, 28 Juni 2022

Gajah Liar Rusak Puluhan Hektar Kebun Sawit Warga, BBKSDA Diminta Turun Tangan


Selasa, 28 Juni 2022

Dipimpin Sekdaprov, Ini Capaian Deviden BUMD


Selasa, 28 Juni 2022

Advertorial,
DPRD Riau Menerima Studi Komparatif Banmus DPRD Jambi


Selasa, 28 Juni 2022

Pj Bupati Kamsol Canangkan Bulan Akshara Beriman di Kabupaten Kampar


Selasa, 28 Juni 2022

DPP Demokrat Minta Asri Auzar tak Gunakan Atribut PD Ancam Tempuh Jalur Hukum


Selasa, 28 Juni 2022

Kadisperindag Riau Masih Pelajari Kebijakan Beli Minyak Goreng Pakai KTP dan Aplikasi PeduliLindungi


Selasa, 28 Juni 2022

Siap Sukseskan Porprov, Persani Riau Tinjau Venue di Benai Kuansing


Selasa, 28 Juni 2022

Diskominfotik Meranti Gelar Bimtek Penyusunan Laporan Evaluasi SPBE


Selasa, 28 Juni 2022

PJ Bupati Kampar Silaturahmi ke Kantor PWI Kampar


Selasa, 28 Juni 2022

Satres Narkoba Polres Kampar Ciduk Seorang Pria dan Wanita Penyalahguna Narkoba di Bangkinang Kota


Selasa, 28 Juni 2022

Hasil Pendataan Ada 19.690 Tenaga Honorer di Pemprov Riau


Selasa, 28 Juni 2022

Komisi II DPRD Dukung Nano Filter di Perumdam Tirta Terubuk Bengkalis


Selasa, 28 Juni 2022

Bosan Janji Pemkab Kuansing, Induak-induak di Pangean Turun Perbaiki Kerusakan Jalan


Selasa, 28 Juni 2022

BRK Puji Polda Riau Cepat Proses Oknum Karyawannya Pelaku Fraud