Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Rawan Kecelakaan, Hikatama minta perlintasan KA Ilegal Ditutup Permanen

Riauterkini - PEKANBARU - Kecelakaan maut kembali terjadi antara mobil Avanza hitam dan Kereta Api (KA) Argo Sindoro di pelintasan liar kilometer 34 antara Stasiun Cikarang dan Stasiun Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (21/6/22) lalu.

Kecelakaan itu mengakibatkan pengemudi mobil tewas setelah terseret bersama kendaraannya sejauh 2 kilometer. Menanggapi hal tersebut Ketua Umum DPP Himpunan Keselamatan Transportasi Masyarkat (Hikatama) Drs Irwan Nasir, MSi mengatakan kecelakaan transportasi dipintu perlintasan sebidang KA kerap terjadi bahkan sampai memakan korban jiwa.

Pihaknya meminta pemerintah melalui Ditjen KA dan PT KAI mengambil sikap tegas. Yakni dengan menutup secara permanen perlintasan KA yang dibuka secara ilegal oleh oknum yang tidak bertanggung jawab agar tidak ada lagi korban jiwa dimasyarakat.

“Kita sudah sering mendengar dan melihat kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa di perlintasan sebidang baik yang ada palangnya ataupun tidak bahkan perlintasan ilegal juga banyak, nah kalau tidak bisa dijaga 24 Jam solusinya harus ditutup secara permanen perlintasan ilegal yang dibuka masyarakat bila perlu ambil tindakan hukum bagi oknum yang mencoba membuka perlintas ilegal tersebut. Pemanen itu bisa dengan membuat dinding / tembok dari beton atau jenis bangunan lainnya agar tidak bisa dibongkar lagi," kata Irwan.

Sementara itu Ketua Dewan Pakar DPP. HIKATAMA Prof Ir Leksmono Suryo Putranto, MT PhD menjelaskan mengenai kondisi terkini Perlintasan Sebidang KA saat ini yang di kelola oleh PT KAI.

“Perlintasan sebidang KA di Indonesia ada ribuan lebih. Data tahun 2015 menunjukkan terdapat 6.883 terdiri dari 1.195 resmi dijaga, 3.430 resmi tidak dijaga 1.757 liar. Sebenarnya jumlah ini sudah jauh turun dari angka di tahun 2009 yaitu 8.388 perlintasan sebidang. Menurut Direktur Keselamatan dan Kemanan PT KAI John Robertho sejak Januari hingga Agustus 2021, PTKAI telah melakukan penutupan 229 perlintasan sebidang di berbagai wilayah (total 407 perlintasan sebidang yang diprogramkan untuk ditutup pada tahun 2021). Pada periode yang sama pihaknya juga telah melakukan 27 kali sosialisasi keselamatan perlintasan sebidang bekerjasama dengan Kemenhub, Dinas Perhubungan, Kepolisian," papar Prof Leksmono.

“Faktor yang memicu kecelakaan pada perlintasan sebidang umumnya mencakup kelalaian pengemudi, kurang lengkapnya rambu, marka & sinyal serta bentuk perlintasan sebidang yang kurang ideal dari sudut pandang ruang bebas pandang pengemudi maupun masinis. Terkadang walaupun sudah dibuatakan fly over atu underpass tapi pengemudi masih memilih melintasi perlintasan sebidang karena kapasitas fly over atau underpass yang tidak memadai," ungkap Prof Leksmono yang merupakan Guru Besar Fakultas Teknik Sipil di Universitas Tarumanagara ini.***(rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Selasa, 06 Oktober 2026

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Berita Lainnya

Kamis, 08 Oktober 2026

Perjuangkan Sekolah Terintegrasi dan Jalan Tol, Muklisin Temui Deputi III KSP


Kamis, 08 Oktober 2026

Kebakaran Hebat di Bagan Batu, Enam Los Pedagang Ludes Dilalap Api


Kamis, 08 Oktober 2026

Udara Pekanbaru Memburuk, Camat Tenayan Raya Turun ke Jalan Bagikan 1.000 Masker


Kamis, 08 Oktober 2026

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Terapkan PJJ 8-9 Oktober


Rabu, 07 Oktober 2026

BRK Syariah Terima Kunjungan Kerja Pansus II DPRD Kabupaten Kotabaru


Rabu, 07 Oktober 2026

Pertamina Patra Niaga RU Dumai Bagikan Masker Untuk Warga


Rabu, 07 Oktober 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Jaga Keandalan Operasi Lewat Optimalisasi PLTS


Rabu, 07 Oktober 2026

Kabut Asap Karhutla, Disdik Pelalawan Atur Pembelajaran Berdasarkan ISPU


Rabu, 07 Oktober 2026

42 Peserta Berebut Tiket Final Bintang Radio Kuansing 2026


Rabu, 07 Oktober 2026

BSP–Pertagas Jajaki Skema Gas Lebih Kompetitif, Perkuat Keandalan Pasokan dan Efisiensi Operasional


Rabu, 07 Oktober 2026

Dampingi Kontingen Inhil di OMI 2026, Plt. Kakan Kemenag Minta Siswa Jaga Sportivitas dan Adab


Rabu, 07 Oktober 2026

Dampingi Kontingen Inhil di OMI 2026, Plt. Kakan Kemenag Minta Siswa Jaga Sportivitas dan Adab


Rabu, 07 Oktober 2026

Hadir untuk Melayani, PGN Perkuat Service Excellence bagi Pelanggan Breadtop


Rabu, 07 Oktober 2026

PHR Bagikan 18.750 Masker KN95 untuk Warga Terdampak Asap Karhutla di Riau


Rabu, 07 Oktober 2026

Tanpa Atap, Pedagang Keluhkan Kondisi Gedung Pasar Terubuk Bengkalis


Rabu, 07 Oktober 2026

Kabut Asap Makin Parah di Siak, Jarak Pandang Sangat Terbatas


Rabu, 07 Oktober 2026

BRK Syariah dan Kemenhaj Hadirkan Safari Haji dan Coaching Perhajian di Siak


Rabu, 07 Oktober 2026

Cegah Aksi Kriminalitas Malam Hari, Polsek Tanah Putih Sisir ATM dan Objek Vital


Rabu, 07 Oktober 2026

Zero Titik Hostpot Kabut Asap Kiriman Selimuti Inhil


Rabu, 07 Oktober 2026

Kabut Asap Kembali Pekat, PC PMII Pekanbaru Desak Pemerintah Serius Atasi Penyebabnya