Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Bertemu Menpan RB, Gubri Minta Status Guru Honor Dinaikkan Jadi P3K

Riauterkini- PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar mengaku telah bertemu dengan Plt Menteri Pemberdayaan Aparut Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Mahfud MD membicarakan nasib guru tenaga honor. Syamsuar ingin ribuan guru honor itu diangkat jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Alhamdulillah, berkat perjuangan kita, untuk guru honor SMA/SMK ini di Riau lebih kurang ada 8.000 orang Insya Allah akan menjadi PPPK," ujar Syamsuar kepada media Rabu (3/8).

Tak sendirian, Syamsuar mengaku sedang memperjuangkan nasib guru honor dan tenaga honor lainnya itu bersama para bupati dan gubernur se Indonesia.

"Belum lagi guru honor lainnya di kabupaten, itu banyak sekali. Makanya saya bersama para bupati di Riau, dan gubernur se Indonesia sedang berjuang agar tenaga honor tidak diberhentikan," kata Syamsuar.

Syamsuar mengisahkan, sejumlah orang bertanya padanya kenapa dia begitu getol memperjuangkan nasib tenaga honor. Menurutnya, pekerjaan para pegawai negeri sangat terbantu dari guru honor. Bahkan, Syamsuar juga berasal dari pegawai honor.

"Saya dulu pegawai honor, nasib saja sekarang jadi gubernur. Jadi ini regenerasi, sangat bisa pegawai-pegawai honor ini jadi gubernur. Saya juga tak menyangka jadi gubernur. Kuncinya kerja keras dan banyak berdoa, harus seimbang," ucap Syamsuar.

Pegawai honor bukan hanya pada guru, tapi juga pemadam kebakaran hutan dan lahan di Riau. Menurut Syamsuar, kebijakan pemerintah untuk penghapusan pegawai honorer, akan berimbas pada kerja operasional di lapangan dalam penanganan Karhutla.

Sebab, kebanyakan anggota pemadam yang berjibaku ini masih berstatus honorer, sehingga dikhawatirkan kebijakan ini akan berdampak pada penanganan Karhutla di Riau.

"Kebanyakan anggota pemadam ini berstatus honorer, mereka yang sudah siap berjuang di lapangan ini. Seharusnya tidak diberhentikan begitu saja, sementara mereka sudah terlatih dan terampil," jelasnya.

Karena itu Syamsuar mengharapkan kebijakan pemerintah pusat itu tidak terjadi. Kebakaran lahan di Riau membutuhkan tenaga honor, karena aparat TNI Polri akan kewalahan bahkan tidak bisa maksimal tanpa bantuan mereka.

"Tidak mungkin tenaga honorer ditiadakan, siapa yang mau menjaga karhutla? Tidak bisa hanya mengandalkan TNI dan Polri saja. Butuh kolaborasi bersama," tegas Syamsuar.

Syamsuar juga sempat memperjuangkan tenaga honorer ini dalam rapat koordinasi Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia di Bali, serta juga pernah memperjuangkan ini kepada Wamendagri, John Wempi Wetipo dalam rapat koordinasi gubernur se Sumatera yang diselenggarakan di Pekanbaru beberapa waktu lalu.***(mcr)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 29 Oktober 2026

New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru

New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru.

Galeri
Minggu, 25 Oktober 2026

Raih Summa Cumlaude, Rika Gunawan Puncaki Wisuda XXXI Umri Sebagai Lulusan Terbaik

Raih Summa Cumlaude, Rika Gunawan Puncaki Wisuda ke XXXI Umri Sebagai Lulusan Terbaik

Advertorial
Selasa, 06 Oktober 2026

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru.

Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Berita Lainnya

Rabu, 28 Oktober 2026

BRK Syariah Jalin Kerja Sama Payment System dengan STAI Auliaurrasyidin Tembilahan


Selasa, 27 Oktober 2026

Polsek Kubu Amankan Pria 56 Tahun atas Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di Rohil


Selasa, 27 Oktober 2026

BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun


Selasa, 27 Oktober 2026

Harumkan Nama Kuansing di Kancah Internasional, Plt Bupati Muklisin Apresiasi Prestasi Leli Marlina


Selasa, 27 Oktober 2026

Ribuan Penonton Saksikan Final Terantang Manuk Cup IV, Payo ZV Jadi Kampiun


Selasa, 27 Oktober 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salurkan 1.090 Masker KN95


Selasa, 27 Oktober 2026

Anak Bunuh Ibu Kandung di Sungai Apit Ternyata Anggota Polri


Selasa, 27 Oktober 2026

Dukung Indonesia Hijau, PKB Inhil Tanam 10.000 Bibit Mangrove Di Desa Sungai Bela


Selasa, 27 Oktober 2026

Tertangkap, Pembunuh Warga Sungai Apit, Siak Anak Kandung Korban


Selasa, 27 Oktober 2026

Gebyar Pemuda Kuansing 2026, Muklisin Ajak Generasi Muda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda


Selasa, 27 Oktober 2026

Kawal Penyaluran Energi, PPN Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumut


Selasa, 27 Oktober 2026

Polda Riau Gagalkan Peredaran Narkoba Sebanyak 34,9 Kilogram Asal Malaysia


Selasa, 27 Oktober 2026

Kapolsek Tanah Bersama Wabup Rohil dan Camat Tanah putih Tinjau Pemungutan Suara Pilpeng Sintong Pusaka


Selasa, 27 Oktober 2026

Perempuan Paruh Baya Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya di Sungai Apit, Siak


Selasa, 27 Oktober 2026

Kecelakaan Libatkan Dua Truk dan Motor di Bandar Sei Kijang Pelalawan, Sejumlah Orang Luka-luka


Selasa, 27 Oktober 2026

Jelang Musda, Ngah Tiar Bakal Maju Calon Ketua Golkar Bengkalis


Selasa, 27 Oktober 2026

BRK Syariah Salurkan Bantuan CWLD kepada Yayasan Al-Ihsan Riau


Selasa, 27 Oktober 2026

Ribuan Santri Putihkan Lapangan Limuno, Plt Bupati Kuansing H. Muklisin: Santri Harus Kuasai Teknologi


Selasa, 27 Oktober 2026

Sebulan Menjabat, Duet Kapolres Bersama Kasatreskrim Inhu Ungkap Penyimpangan BBM Bersubsidi


Selasa, 27 Oktober 2026

PTPN IV Regional III Tebar 60.000 Bibit Baung dan Nila di 12 Sungai Riau