Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Hari Kanker Usus, Pantai Hospital Ayer Keroh Tawarkan Diskon Endoskopi Kanker Usus

Riauterkini-PEKANBARU- Dalam rangka memperingati Hari Kanker Usus selama Bulan Maret, Pantai Hospital Ayer Keroh menawarkan diskon untuk endoskopi kanker usus dengan harga hanya mulai paket harga Rm 2500 (Rp8,5 juta). Demikian diungkapkan Marketing Internasional Pantai Hospital Ayer Keroh, Aini Nur Farahan di sela acara seminar kesehatan bertajuk "Bincang Sehat Pantai Hospital Ayer Keroh" dengan tema, Kanker Usus, Tulang Belakang, Sakit Tengkok dan Spina Bifida bersama DR Shankar Binarasa (Ahli Bedah) dan DR Kamalanathan Palaniandy (Ahli Syaraf) di salah satu hotel berbintang di Pekanbaru, Sabtu (18/3/23).

Menurutnya, Pantai Hospital Ayer Keroh adalah rumah sakit di Melaka yang memiliki 3 pusat keunggulan, yang didukung dengan lebih dari 80 dokter spesialis senior dan 229 bed rawat inap. Sejak berdiri pada tahun 1998 hingga saat ini, Pantai Hospital Ayer Keroh memiliki tim dokter handal dan pusat keunggulan Pantai Hospital Ayer Keroh antara lain jantung, ortopedi dan kanker. 

"Dari sekian banyak Rumah Sakit di Malaysia yang bisa Anda temukan saat ini, salah satu rekomendasi terbaik dari kami adalah Pantai Hospital Ayer Keroh yang berlokasi di kota Melaka. Rumah sakit satu ini merupakan salah satu layanan kesehatan bertaraf internasional dengan berbagai kelebihan. Di rumah sakit satu ini ada 3 layanan unggulan yang bisa Anda dapatkan. Tidak hanya itu saja, rumah sakit ini juga memiliki 80 orang dokter spesialis berpengalaman dan menyediakan 229 ruang rawat inap untuk pasien dari dalam dan luar negeri," terang Aini.

  Ada beberapa keunggulan utama yang dimiliki oleh Rumah Sakit Malaysia terbaik satu ini. Diantaranya adalah semua dokter spesialis praktek dari mulai hari Senin hingga Sabtu, praktisi kesehatan di Rumah Sakit tersebut rata-rata fasih berbahasa Indonesia, tersedia layanan jemputan untuk pasien di Pelabuhan ataupun Bandara Melaka, menyediakan layanan transportasi Hotel ke Rumah Sakit dan sebaliknya, layanan Wifi gratis, tersedia penitipan barang yang aman dan menyediakan berbagai jenis makanan halal untuk pasien dan keluarganya yang beragama Islam.

"Ketika Anda melakukan pengobatan di rumah sakit tersebut, ada banyak sekali layanan yang bisa dipilih. Diantaranya adalah layanan pengobatan dan perawatan jantung, kanker dan ortopedi," kata Aini.

Miliki Dokter Ahli Dengan Kemampuan Di Atas Rata rata

Pantai Hospital Ayer Keroh memiliki banyak Ahli di bidang Kedokteran, salah satunya adalah Ahli Bedah yang berpengalaman selama lebih dari 20 tahun juga ikut bergabung di RS tersebut. Dia adalah Dr Shankar Gunarasa dokter yang sangat berpengalaman dalam dunia medis khususnya bedah.

Menurut Dr Shankar, kanker merupakan salah satu penyakit yang menjadi penyebab kematian yang cukup tinggi. Sedangkan penyebab pasien menderita kanker bisa berbagai macam.

"Penyebab kanker kolorektal tertinggi adalah usia, obesitas, merokok, alkohol dan faktor keturunan. Ada juga disebabkan jenis kelamin dan etnis tertentu," kata Shankar.

Ditambahkannya, dari data penelitian, 2 orang dari 100.000 orang Indonesia rentan terhadap penyakit kanker kolorektal dengan kemungkinan kematian hingga 10 persen.

"Tanda-tanda terkena serangan kanker dan wajib berkonsultasi dengan dokter adalah terjadi pendarahan, berat badan menurun, nafsu makan berkurang, tenesmus atau rasa tak puas atas pembuangan najis, sembelit secara tiba-tiba," ulasnya.

Dijelaskannya, konsultasi dan screening dibutuhkan agar kanker dapat dideteksi sejak awal, gaya hidup yang kurang sehat dapat dikurangi. Dengan konsultasi dan screening dapat mengantisipasi kanker sejak dini.

Cara screening yang dilakukan kepada pasien menurut ahli bedah asal Melaka ini adalah berupa FOBT, Endoskopi dan radiologi.

"Hindari kanker dengan menerapkan gaya hidup yang sehat seperti tidak merokok, sering berolahraga, konsumsi makanan sehat," ujarnya.

Selain Ahli Bedah DR Shankar Binarasa, Pantai Hospital Ayer Keroh juga memiliki Dokter Ahli Syaraf. Yaitu Dr. Kamalanathan Palaniandy. Ia adalah ahli bedah saraf berperingkat baik yang berbasis di Malaysia dan merupakan preferensi pertama bagi pasiennya dalam hal gangguan bedah saraf.

Dr. Kamalanathan Palaniandy menerima gelar doktor kedokteran dari Universiti Kebangsaan Malaysia pada tahun 2004 dan melanjutkan pelatihan medisnya dengan gelar Master of Surgery in Neurosurgery dari Universiti Sains Malaysia, Malaysia, pada tahun 2014. Selain kemahiran klinisnya, ia telah menerbitkan makalah medis secara ekstensif mengenai subjek spesialisasinya di tingkat nasional dan internasional. Dia sering mengambil bagian sebagai pembicara, panelis, atau moderator yang diundang di banyak kongres internasional, simposium, dan kursus tentang bedah saraf.

Menurutnya, Ahli bedah saraf adalah ahli medis yang mendiagnosis dan mengobati masalah dengan sistem saraf, termasuk otak dan tulang belakang, menggunakan teknik bedah. Mereka bertanggung jawab untuk memesan tes untuk pasien berdasarkan gejala neurologis mereka, mengoperasikan mekanisme robotik untuk melakukan prosedur non-invasif, dan menghilangkan tumor otak dan tulang belakang. Ini adalah spesialisasi bedah yang menuntut dengan teknik dan teknologi yang terus berkembang.

Selain kemahiran klinisnya, Dr Kamalanathan Palaniandy telah menerbitkan makalah medis secara ekstensif mengenai subjek spesialisasinya di tingkat nasional dan internasional. Dia sering mengambil bagian sebagai pembicara, panelis, atau moderator yang diundang di banyak kongres internasional, simposium, dan kursus tentang bedah saraf.

Dalam karirnya yang terampil dan makmur di industri perawatan kesehatan, Dr. Kamalanathan Palaniandy melakukan banyak prosedur bedah saraf yang membantu pasiennya untuk kembali ke kehidupan sehari-hari. Bidang minatnya adalah melakukan Bedah Tulang Belakang Invasif Minimal, Stabilisasi dan rekonstruksi tulang belakang, pengangkatan gumpalan, penyisipan atau revisi Shunt, dan banyak lagi.

Bagi masyarakat Riau yang ingin berobat ke Melaka dengan penyakit kanker ataupun untuk berkonsultasi mengenai penyakit kanker bisa melalu Mitra Medis Riau di Jl Teratai nomor 202 A atau nomor yang bisa dihubungi 081277361440, Yusnan Ozora.

Menurut Yusnan Ozora, Pantai Hospital Ayer Keroh Melaka adalah rumah sakit yang cukup banyak dikunjungi pasien Indonesia di Melaka karena biaya berobat terjangkau, hampir semua dokter bisa bahasa Indonesia, dokter lulusan Amerika, Inggris, atau Australia.

Pantai Hospital Ayer Keroh Melaka menyediakan jemputan dari dan ke hotel selama proses berobat untuk pasien dari Indonesia.

"Hampir semua dokter di sini praktek dari Senin hingga Sabtu dan bisa berbahasa Indonesia/ Melayu karena tiap hari melayani pasien asal Indonesia. Pasien dapat memperoleh fasilitas jemputan pelabuhan / bandara Melaka, jemputan hotel – RS, penitipan koper, dan Wi-Fi gratis di rumah sakit. Tersedia pula kantin yang menyediakan makanan halal," terang Yusnan.*(H-we)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Kamis, 27 Agustus 2026

Pemprov Riau Siapkan Posko Kesehatan dan Rumah Oksigen Hadapi Dampak Asap Karhutla


Kamis, 27 Agustus 2026

Program Bedelau BRK Syariah, Julpono Iskandar Raih Beragam Hadiah


Kamis, 27 Agustus 2026

Belajar dari Kraf Melaka, Mahasiswa S3 FEB Unri Dalami Strategi Membangun Daya Saing UMKM


Kamis, 27 Agustus 2026

Kekeringan Hambat Pertumbuhan Jagung, Polsek Ukui Lakukan Monitoring secara rutin


Kamis, 27 Agustus 2026

Diduga Edarkan Sabu, Pria 27 Tahun Diciduk Polisi di Ukui


Kamis, 27 Agustus 2026

Kabut Asap Makin Mengancam, Kuansing Tetapkan Siaga Darurat Bencana


Kamis, 27 Agustus 2026

Apresiasi Prestasi Paskibraka Nasional Asal Inhil, BRK Syariah Salurkan Bantuan Biaya Pendidikan


Kamis, 27 Agustus 2026

PTPN IV Regional III Pastikan Realisasi Kemitraan di Kampar Capai 58 Persen


Kamis, 27 Agustus 2026

Kapolda Riau Gelar Konferensi Pers, Ungkap Kasus Perusakan 133 Hektare Mangrove di Rohil


Kamis, 27 Agustus 2026

Diduga Edar Perusak Saraf, Pasutri di Bengkalis Digaruk Polisi


Kamis, 27 Agustus 2026

Polisi Tetapkan Pemilik Alat Berat sebagai Tersangka Galian C Ilegal di Pelalawan


Kamis, 27 Agustus 2026

PMI Pelalawan Bagikan 1.000 Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla, Didukung PT EMP Bentu Ltd


Kamis, 27 Agustus 2026

Maknai Kemerdekaan di Jalan Raya, Capella Honda Riau Bagikan Tips #Cari_Aman Berkendara


Kamis, 27 Agustus 2026

Titik Api Berkurang, Tim Polda Riau Terus Fokus Pemadaman di Kerumutan


Kamis, 27 Agustus 2026

Lebih Seratus Peserta Antusias Ikuti Workshop AMSI Riau, Belajar Optimalkan AI untuk Konten Multimedia


Kamis, 27 Agustus 2026

Pakar Sebut Faktor Manusia Dominan, Pencegahan Karhutla Harus Menyentuh Perubahan Perilaku


Kamis, 27 Agustus 2026

Polsek Tanah Putih Dorong Sinergitas Polri dan Masyarakat Dukung Ketahanan Pangan melalui Budidaya Jagung


Rabu, 26 Agustus 2026

OMC Gempur Siang dan Malam, Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan


Rabu, 26 Agustus 2026

KKN UMRI dan Warga Tebing Tinggi Okura Peringati Maulid Nabi, Pererat Silaturahmi


Rabu, 26 Agustus 2026

Doa Belum Selesai Dipanjatkan, Hujan Lebih Dulu Mengguyur Siak saat Jamaah Bersiap Shalat Istisqa