Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Bank Jatah PHR Ajak Siswa SD Nabung Minyak Jelantah, Bisa Capai Rp 1 Juta Perbulan

Riauterkini-PEKANBARU- PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama mitra binaan UB Bank Minyak Jelantah (Bank Jatah) terus meningkatkan sosialisasi pengelolaan minyak jelantah atau minyak goreng bekas bagi masyarakat Pekanbaru dan sekitarnya. Tidak hanya menyasar masyarakat dan kaum ibu rumah tangga, edukasi pengelolaan minyak jelantah turut menyasar murid sekolah dasar.

Program ini merupakan salah satu upaya PHR untuk mendongkrak perekonomian masyarakat yang berbasis peduli lingkungan. Edukasi bagi murid sekolah dasar dinilai perlu untuk meningkatkan kesadaran siswa pentingnya menjaga lingkungan sejak dini terutama dari ancaman bahaya minyak jelantah.

Lewat kegiatan ini, UB Bank Jatah Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, mengajak para murid sekolah dasar di SDN 162 Pekanbaru mengumpulkan minyak jelantah sisa pemakaian rumah tangga. Minyak jelantah yang sudah dikumpulkan akan dibeli oleh Bank Jatah dengan harga tertentu.

Minyak jelantah ditimbang lalu dikumpulkan di UB Bank Jatah Kelurahan Agrowisata, di Jalan Sri Amanah. Tim Bank Jatah terdiri dari Rahima, Opirianti, Tati Resti dan Erni siap menerima berapapun minyak jelantah yang disetorkan nasabah.

“Kami siap memfasilitasi dan melayani nasabah dalam kegiatan minyak jelantah. Kita menerima minyak jelantah para murid walaupun 100 gram,” kata Direktur Bank Jatah Mohammad Adriyo Habibi, Selasa (16/5/23).

Program Bank Jatah disambut antusias murid sekolah dasar. Dalam sosialisasinya, UB Bank Jatah Agrowisata memaparkan tentang bahaya minyak jelantah yang tidak terkelola. Minyak jelantah yang dibuang sembarangan memberikan risiko meningkatkan kadar Chemical Oxygen Demand (COD) dan Biological Oxygen Demand (BOD) di perairan.

Sementara minyak jelantah yang dibuang ke tanah menyebabkan tersumbatnya saluran air sehingga akan menghambat proses resapan air ke dalam tanah. Efek jangka panjangnya akan menyebabkan genangan. Terlebih minyak jelantah diketahui mengandung bakteri Clostridium Botulinium dan dapat menimbulkan penyakit.

“Minyak jelantah dikonsumsi tidak baik bagi kesehatan, dibuang merusak lingkungan, untuk itu mari kita jadikan uang dengan cara ditabung,” imbaunya.

Dalam program ini, murid sekolah dasar mengumpulkan minyak jelantah dua minggu atau empat minggu sekali, tergantung ketersediaan minyak jelantah di rumah masing-masing.

"Kita berikan reward setiap bulannya untuk kategori frekuensi siswa yang terbanyak menabung minyak jelantah dan kategori siswa yang paling banyak saldo tabungan minyak jelantahnya,” ujarnya.

Uang tabungan minyak jelantah dapat dicairkan oleh murid menjelang ujian akhir tahun.

“Kita tetap memberi motivasi kepada siswa untuk terus mengumpulkan minyak jelantahnya. Kita mulai dari hal yang sederhana saja,” tuturnya.

Sejak dua tahun berjalan, program Bank Jatah telah memiliki kurang lebih 500 orang nasabah, baik dari kalangan ibu rumah tangga, pelajar dan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Dalam sebulan, Bank jatah mampu menampung 3 hingga 5 ton minyak jelantah. Dalam sebulan, nasabah dapat mencairkan uang dari tabungan minyak jelantah mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta rupiah tergantung jumlah minyak jelantah yang disetorkan atau ditabung.

Untuk sementara, minyak jelantah yang sudah terkumpul disalurkan kepada distributor untuk dijadikan produk turunan. Minyak goreng bekas ini nantinya dapat diolah menjadi produk bernilai seperti lilin, sabun hingga bahan baku energi alternatif biodiesel.

“Untuk sementara kami belum memiliki produk turunan sendiri karena untuk pembuatan biodiesel tentunya membutuhkan jumlah yang lebih banyak. Namun kami berencana untuk membuat produk turunan lilin aroma terapi. Saat ini masih dalam survei baik dari sisi biaya operasional maupun nilai ekonomisnya,” tuturnya.

Corporate Secretary PHR Rudi Ariffianto mengatakan, komitmen melestarikan lingkungan dan menjaga keanekaragaman hayati merupakan salah satu fokus utama program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PHR.

Melalui program ini diharapkan dapat mendorong kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan sekitar," katanya.*(H-we)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Jumat, 21 Nopember 2025

Komisi I DPRD Riau Bahas Finalisasi Renja Kesbangpol 2026, Soroti Pelaporan Kegiatan dan Isu Strategis Daerah

Komisi I DPRD Riau Bahas Finalisasi Renja Kesbangpol 2026, Soroti Pelaporan Kegiatan dan Isu Strategis Daerah

Galeri
Rabu, 26 Nopember 2025

Riau Sepakati APBD 2026 — DPRD dan Pemprov Tandatangani KUA-PPAS

Riau Sepakati APBD 2026 — DPRD dan Pemprov Tandatangani KUA-PPAS. Berikut galeri fotonya.

Advertorial
Jumat, 21 Nopember 2025

Komisi II DPRD Riau Dorong Penguatan Program Inovatif dalam Finalisasi Renja Dinas Kelautan dan Perikanan 2026

Komisi II DPRD Riau Dorong Penguatan Program Inovatif dalam Finalisasi Renja Dinas Kelautan dan Perikanan 2026.

Advertorial
Kamis, 20 Nopember 2025

Komisi II DPRD Riau Tegaskan Efektivitas Program dan Pemerataan Kegiatan dalam Finalisasi Renja Dinas Pariwisata 2026

Komisi II DPRD Riau Tegaskan Efektivitas Program dan Pemerataan Kegiatan dalam Finalisasi Renja Dinas Pariwisata 2026

Galeri
Selasa, 25 Nopember 2025

Bapemperda Gelar Rapat Pembahasan Usulan Program Propemperda Provinsi Riau Tahun 2026

Bapemperda Gelar Rapat Pembahasan Usulan Program Propemperda Provinsi Riau Tahun 2026

Advertorial
Rabu, 19 Nopember 2025

Komisi II DPRD Riau Dorong Efisiensi Anggaran dan Prioritas Program dalam Finalisasi Renja Disperindagkop dan UKM 2026

Komisi II DPRD Riau Dorong Efisiensi Anggaran dan Prioritas Program dalam Finalisasi Renja Disperindagkop dan UKM 2026.

Berita Lainnya

Jumat, 28 Nopember 2025

Genjot Potensi PAD, Bupati Afni: Siak Tidak Bisa Lagi Berharap Transferan dari Pusat


Jumat, 28 Nopember 2025

Menteri Kehutanan Serahkan Sertifikat Perhutanan Sosial pada Masyarakat Jake Kuansing


Jumat, 28 Nopember 2025

APBD Siak 2026 Disahkan Sebesar Rp2,3 Triliun


Jumat, 28 Nopember 2025

Kumpul di Jakarta, Para Pakar ASEAN Rumuskan Profil Blue Carbon dan Blue Finance Pertama di Kawasan


Jumat, 28 Nopember 2025

LAMR Pertanyakan Penyaluran PI PHR untuk Riau


Jumat, 28 Nopember 2025

Banjir Landa Tiga Provinsi, Wako Agung Siap Kirim Logistik dan Relawan


Jumat, 28 Nopember 2025

Jumat Curhat di Warung Pak Selamet, Polsek Ukui Respons Beragam Pertanyaan Warga


Jumat, 28 Nopember 2025

Mantan Karyawan SPR Trada Beberkan Persoalan Pemberhentian


Jumat, 28 Nopember 2025

Personel Polsek Tanah Putih Gelar Patroli Karlahut, Pastikan Wilayah Tetap Aman dan Bebas Titik Api


Jumat, 28 Nopember 2025

Polda Riau Siap Kerahkan Bantuan ke Korban Bencana Banjir Aceh, Sumut dan Sumbar


Jumat, 28 Nopember 2025

HUT HGN 2025, Pemkab Inhil Apresiasi Guru Berprestasi dan Serahkan Beasiswa Pendidikan


Jumat, 28 Nopember 2025

Puting Beliung Terjang Desa Titi Akar Rupat, Empat Rumah Rusak Berat


Jumat, 28 Nopember 2025

Plt Gubri Kirim Surat Edaran ke Bupati dan Walikota Antisipasi Bencana Banjir


Jumat, 28 Nopember 2025

Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam untuk Korban Banjir Bandang di Sumbar, Sumut, dan Aceh ‎


Jumat, 28 Nopember 2025

Hibah Lahan untuk Mako Kopassus Bukti Konsistensi Kedermawanan Ayu Junaidi


Jumat, 28 Nopember 2025

Silaturahmi Dengan Kodam XIX/Tuanku Tambusai FABEM Riau Bahas Sinergi Pengamanan TNTN


Jumat, 28 Nopember 2025

Jelang Pengesahan, DPRD Inhu Perjuangkan Honor Perangkat Kelurahan di APBD 2026


Jumat, 28 Nopember 2025

Rumah Nenas Nastar Diresmikan Wabup Siak, Upaya RAPP Dorong UMKM Penyengat Jadi Sentra Olahan Nenas


Kamis, 27 Nopember 2025

Ketika Pemimpin Bicara dengan Hati, Pasien Terharu Dapat Pengobatan Lanjutan Gratis


Kamis, 27 Nopember 2025

Tekan Lakalantas, Satlantas Polres Inhu Cek Urin Supir Angkutan