Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Soal Percepatan Pilkada 2024, Kapitra Ampera Sebut Memangkas Praktik Politik Dinasti

Riauterkini - PEKANBARU - Pemerintah berencana menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang atau Perppu untuk mengubah jadwal Pilkada 2024 dari sebelumnya November 2024 dan dipercepat.

Menanggapi hal ini, Politisi PDI Perjuangan, Dr. M Kapitra Ampera SH., MH., mengatakan, rencana Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang atau Perppu untuk mengubah jadwal pelaksanaan Pilkada 2024, merupakan upaya strategis untuk menegaskan keserentakan Pemilu 2024.

Selain itu kata Kapitra Ampera, kondisi ini juga bermanfaat untuk mempercepat pembangunan nasional serta daerah. Karena itu perlu didukung kebijakan pemerintah tersebut.

“Kita dukung percepatan pelaksanaan Pilkada 2024. Kalau bisa jangan September, tapi di tanggal 14 Februari 2024 Pilkadanya, agar serentak dengan Pileg dan Pilpres," kata Kapitra.

Dengan demikian katanya, nanti pelantikan kepala daerah juga tidak berbeda jauh. Keserentakan itu tujuannya agar akselerasi pembangunan bisa selaras baik pusat dan daerah serta di legislatifnya.

Kapitra yang juga Advokat senior ini menganggap ide percepatan pelaksanaan Pilkada 2024 juga bisa meminimalisir praktik penyalahgunaan kekuasaan oleh pihak Pemerintah Daerah, yang berpotensi tidak netral jika Pilkada dilakukan setelah Pileg dan Pilpres.

“Pilkada yang dipercepat akan memangkas praktik politik dinasti, karena itu akan meminimalisir caleg yang masih kerabat kepala daerah bermunculan,” ujarnya.

Di sisi lain, atas ide percepatan waktu Pilkada 2024 ini juga bisa membuat keserentakan pencoblosan dan pelantikan bisa terwujud. Catatannya, jika Pilkada digelar bersamaan dengan Pileg dan Pilpres 2024 di tanggal 14 Februari 2024.

"Jika ada yang beranggapan cost atau biaya penyelenggaraan akan semakin besar karena Pilkada dimajukan tidak benar juga, karena toh anggaran pasti akan terpakai juga,” tegasnya.

Selain itu, sambung Kapitra, jika ada yang pesimis Pilkada 2024 dimajukan karena akan membuat penyelenggara Pemilu seperti KPU, Bawaslu dan Petugas di TPS kelelahan karena maraton menggelar Pemilu yang serentak, ia menyebutkan hal itu bisa diantisipasi dengan menambah jumlah petugas di TPS, yang diatur shiftnya dan menyiapkan petugas kesehatan di TPS. (rls/mok)  

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Minggu, 29 Maret 2026

Bina UMKM Desa, Cara PT Sari Lembah Subur Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Sekitar

PT Sari Lembah Subur punya cara khusus meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Melakukan pembinaan ekonomi.

Galeri
Jumat, 06 Maret 2026

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Advertorial
Jumat, 20 Maret 2026

Hadirkan Program Menarik untuk Konsumen, Honda AT Family Day Sukses Digelar di Mal SKA Pekanbaru

Hadirkan Program Menarik untuk Konsumen, Honda AT Family Day Sukses Digelar di Mal SKA Pekanbaru.

Advertorial
Rabu, 11 Maret 2026

Tas Baru, Energi Baru dan Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

Para pelajar di Minas tersenyum bahagia. Mendapat tas baru dan energi baru di HUT perdana Danantara.

Galeri
Kamis, 05 Maret 2026

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Advertorial
Rabu, 11 Maret 2026

Wabup Syafaruddin Poti Hadiri High Level Meeting Provinsi Riau, Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Ramadhan

Wabup Syafaruddin Poti Hadiri High Level Meeting Provinsi Riau Guna Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadhan.

Berita Lainnya

Selasa, 31 Maret 2026

RUPS LB BRK Syariah Bahas Kinerja hingga Penguatan Tata Kelola


Selasa, 31 Maret 2026

DPRD Inhil Resmi Ajukan Raperda Inisiatif Pendidikan Baca Tulis Al-Quran


Selasa, 31 Maret 2026

FITRA Soroti Ketimpangan Anggaran Riau 2026: Rp133 Miliar untuk Instansi Vertikal, Hanya Rp3,6 Miliar untuk Karhutla


Selasa, 31 Maret 2026

Hasil RUPSLB di Batam Dibatalkan, Susunan Direksi BRK Syariah Dinilai Tak Sesuai Aturan


Selasa, 31 Maret 2026

DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis


Selasa, 31 Maret 2026

Pemkab Kuansing Serahkan LKPD 2026 ke BPK RI Perwakilan Riau


Selasa, 31 Maret 2026

Polresta Pekanbaru Gelar Sertijab, Sejumlah Pejabat Berganti


Selasa, 31 Maret 2026

Polsek Ukui Gelar Subuh Berjamaah, Sampaikan Pesan Kamtibmas ke Masyarakat


Selasa, 31 Maret 2026

RSUD Arifin Achmad Buka Poliklinik Utama Non BPJS, Pasien Umum Kini Bisa Akses Layanan Eksekutif


Selasa, 31 Maret 2026

Mobil Terbalik di Parit, Waka DPRD Bengkalis Hendrik Alami Laka di Jalan Poros Api-api


Selasa, 31 Maret 2026

Video Mobil Dinas BM 9 D Terbalik Beredar, Diduga Ditumpangi Wakil Ketua DPRD Bengkalis


Selasa, 31 Maret 2026

Bupati Pelalawan Apresiasi Tim Gabungan Penanggulangan Karhutla


Selasa, 31 Maret 2026

481 CJH Ikuti Kegiatan Manasik Terintegrasi Musim Haji 2026 di Mesjid Agung Al Huda Tembilahan


Selasa, 31 Maret 2026

Tersangka Maling Buah Kelapa Sawit di Pangkalan Kuras, Pelalawan Ditangkap Polisi


Selasa, 31 Maret 2026

Alami Kekeringan hingga Gagal Panen, Masyarakat Sungai Jalau, Kampar Ngadu ke DPRD Riau


Selasa, 31 Maret 2026

Capella Honda Tawarkan Layanan Honda Care untuk Solusi Motor Mogok


Selasa, 31 Maret 2026

Kejar Target, Pemko Pekanbaru Kebut Perbaikan 42 KM Jalan Rusak Tahun 2026


Selasa, 31 Maret 2026

Puluhan Sortie dan 2,45 Juta Liter Air Dijatuhkan ke Titik Karhutla di Riau


Selasa, 31 Maret 2026

PPN Regional Sumbagut Perkuat Distribusi Energi, Dorong Penggunaan Lebih Bijak


Selasa, 31 Maret 2026

2025 Sebanyak 18 Personel Polda Riau Dipecat Akibat Terlibat Narkoba