Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
FEB Unisi MoA dengan FEB Unri dan Prodi Manajemen Gelar Kegiatan Character Building untuk Mahasiswa Baru

Riauterkini - PEKANBARU - Di Aula Hotel TOP 5 Tembilahan, Selasa 1 Oktober 2024, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Indragiri Tembilahan melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman/MoA (Memorandum of Agreement) dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau Pekanbaru.

Dalam Penandatanganan MoA dilakukan masing-masing Dekan yaitu Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Indragiri Dr. Ahmad Rifa'i, SE., M.Si dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau Pekanbaru Dr. Hj. Alvi Furwanti Alwie, SE., MM.

Bertepatan dengan kegiatan Penandatanganan MoA, Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Indragiri melaksanakan Kegiatan Character Building untuk Mahasiswa Baru TA 2024/2025.

Character Building adalah sistem pendidikan soft skill untuk mahasiswa baru yang mengutamakan tujuan pembentukan karakter dan integritas, character Building sesuai dengan peraturan dan standar Nasional Pendidikan Tinggi, sehingga menjadi kegiatan yang konstraktif dan menunjang mahasiswa baru untuk sukses secara akademik baik hard skill maupun soft skill.

Menurut Ketua Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Indragiri Safrina Dina, SE., MM, Kegiatan Character Building bertujuan untuk menumbuhkan sikap kepemimpinan dan rasa kebangsaan kepada siswa baru, mendorong siswa baru untuk memiliki karakter saintis muda yang kritis, kreatif, inovatif serta berperan aktif dan menumbuh karakter yang berintegritas.

Kegiatan pembentukan karakter mahasiswa baru Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Indragiri TA 2024/2025 melalui serangkaian pemaparan materi. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).

Raju Maulana, SE., MM sebagai Pemateri Kegiatan Character Building Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Indragiri Tembilahan TA 2024/2025 memamparkan bahwa mahasiswa merupakan generasi dengan segudang potensi.

Pendidikan di universitas seharusnya mendorong mereka untuk mengembangkan potensi dan siap menjadi tenaga pembangun bangsa. Sayangnya, cara membangun karakter mahasiswa masih dianggap remeh dibandingkan materi pendidikan lainnya. Akibatnya, kita banyak melihat mahasiswa atau lulusan universitas yang masih manja dan tidak siap berjuang.

Pembangunan karakter (character building) kini menjadi salah satu isu yang banyak didiskusikan. Sekolah dan kampus dituntut untuk memasukkan unsur pembangunan karakter dalam kurikulum.

Hal tersebut dapat ditempuh dalam berbagai langkah, misalnya sebagai berikut; mengajak Mahasiswa Mengenali Lingkungannya. Cara membangun karakter mahasiswa dimulai dari pembentukan kesadaran dan empati terhadap lingkungan sekitar.

Mahasiswa harus belajar tentang problem nyata serta hal lain yang banyak menjadi perhatian masyarakat. Pendidik atau instruktur bisa mengajak mahasiswa untuk lebih memerhatikan masalah sosial, tren, serta kabar terkini.

Proses pengenalan dapat dilanjutkan dengan diskusi. Pendidik sebaiknya meminta mahasiswa untuk melakukan pengamatan dan menyampaikan opini mereka tentang berbagai problem atau tren tersebut. Selain mengasah wawasan, kegiatan ini juga akan semakin meningkatkan perhatian mahasiswa terhadap lingkungannya.

Selanjutnya Raju Maulana menyampaikan berkaitan pengembangan karakter dapat terjadi ketika mahasiswa telah belajar untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Pihak kampus atau pendidik dapat membuat program kegiatan yang mengharuskan mahasiswa untuk menyumbangkan waktu dan tenaga bagi pihak lain dalam masyarakat. Hal ini bisa berupa kegiatan kerja bakti, penggalangan dana, pemulihan bencana, dan sebagainya.

Dengan terjun langsung untuk memperbaiki problem lingkungan, mahasiswa akan memahami makna berkontribusi untuk masyarakat. Hal ini akan menyiapkan mental mereka, agar tidak kaget ketika sudah lulus dari lingkungan kampus yang nyaman dan memasuki dunia nyata.

Kemudian mengenalkan Mahasiswa pada Perbedaan. Pemahaman tentang perbedaan kini menjadi salah satu isu penting dalam pembentukan karakter. Cara membangun karakter mahasiswa bisa dimulai dengan membiasakan mereka pada komunitas atau kelompok yang berbeda. Misalnya, kampus atau tenaga pendidik bisa mengatur kegiatan untuk mengunjungi komunitas agama atau etnis tertentu untuk berkenalan dan saling membantu. ***(rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 11 Pebruari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau

PHR konsisten memulihkan fungsi tanah di Riau. Dalam rangka menumbuhkan kembali kehidupan.

Galeri
Rabu, 11 Pebruari 2026

Polisi Periksa 33 Saksi Kasus Pembunuhan Gajah di Ukui, Pelalawan

Pembunuhan gajah dan dugaan pencurian gadingnya diselidiki Polda Riau. 33 saksi telah diperiksa.

Advertorial
Selasa, 03 Pebruari 2026

Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah

Kepedulian dalam Sinergi Bagi Negeri kembali digelar. Berupa bakti sosial donor darah Capella Group.

Advertorial
Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Potensi Lokal di Kabupaten Pelalawan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Berita Lainnya

Jumat, 27 Pebruari 2026

Hadir Saat Subuh, Polsek Tanah Putih Pastikan Ibadah Jamaah Berjalan Aman dan Khusyuk


Jumat, 27 Pebruari 2026

DP3APM dan FWKLA Rakor Sekaligus Buka Puasa Bersama, Siap Kolaborasi Aktif Wujudkan Pekanbaru KLA


Kamis, 26 Pebruari 2026

Plt Gubri Salurkan Bantuan untuk Warga Bukit Kapur Dumai


Kamis, 26 Pebruari 2026

Tebar Berkah Ramadhan 1447 H, Sipropam dan Sihumas Polres Rokan Hilir Berbagi Takjil di Panti Asuhan


Kamis, 26 Pebruari 2026

Pasca Penonaktifan PBI, Kedeputian Wilayah II Pastikan Pelayanan Kesehatan di Riau Tak Terganggu


Kamis, 26 Pebruari 2026

Lagi, Gajah Mati Kembali Ditemukan di Tesso Nilo


Kamis, 26 Pebruari 2026

PPN Regional Sumbagut Bersama Pemkot Banda Aceh Lakukan Pengawasan Takaran BBM dan LPG


Kamis, 26 Pebruari 2026

LG Serahkan Karya Seni Instalasi E-Waste ke SDN Ragunan 08


Kamis, 26 Pebruari 2026

Grebek! Polisi Ringkus Komplotan Pengedar Perusak Otak di Bukit Batu dan Banlak Bengkalis


Kamis, 26 Pebruari 2026

Energi Baik untuk UMKM: Pelanggan Babakar di Pelalawan Rasakan Keunggulan Gas Bumi PGN


Kamis, 26 Pebruari 2026

BPDP Dukung Program Biodiesel Nasional sebagai Ketahanan Energi


Kamis, 26 Pebruari 2026

Safari Ramadan di Bengkalis, Plt Gubri SF Hariyanto Serahkan Bantuan Kemitraan BRK Syariah di Desa Muara Basung


Kamis, 26 Pebruari 2026

Pemkab Kuansing Jalin MoU Bersama Pihak RS Prima Pekanbaru


Kamis, 26 Pebruari 2026

Pengamanan Tarawih hingga Patroli SPBU dan Bank, Ini Langkah Polsek Ukui


Kamis, 26 Pebruari 2026

Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau Terancam 12 Tahun Penjara


Kamis, 26 Pebruari 2026

Safari Ramadan ke Dumai, Kapolda Riau Bawa Puluhan Bingkisan untuk Anak Yatim dan Driver Ojol


Kamis, 26 Pebruari 2026

RAPP Serahkan Alat Pengukur Kepada Posyandu Mitrabina Melalui Program CD


Kamis, 26 Pebruari 2026

Cinta Ditolak Pemicu Mahasiswa Kampak Mahasiswi di Kampus UIN Suska


Kamis, 26 Pebruari 2026

SPPD Fiktif Satpol PP, Polres Bengkalis Tetapkan Bendahara dan PPTK Jadi Tersangka


Kamis, 26 Pebruari 2026

Korban Kritis, Mahasiwa Kampak Mahasiswi di Kampus UIN Suska Pekanbaru