APR Dukung Kemajuan Industri Fashion Lokal dengan Bahan Berkelanjutan lewat Riau Berkain." /> RIAUTERKINI.COM - Memantau Riau Detik Perdetik
 
Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Riau Berkain, Tampilkan Pesona Wastra Lokal dengan Bahan Berkelanjutan dari APR



riauterkini-PEKANBARU - Asia Pacific Rayon (APR), produsen viscose rayon terintegrasi di Indonesia yang berlokasi di Pangkalan Kerinci, Riau, terus berkomitmen dalam mendukung perkembangan industri fesyen lokal. Pada Rabu (2/10/2024), APR kembali ambil bagian dalam gelaran Riau Berkain yang digelar di Menara Dang Merdu, Pekanbaru, Provinsi Riau.

Sejak beroperasi pada tahun 2019, APR berfokus pada kolaborasi dengan pengrajin dan desainer lokal, khususnya di wilayah Riau, melalui program pendampingan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) fesyen. Salah satu wujud nyata dari dukungan ini adalah partisipasi APR dalam acara Riau Berkain 2024, yang untuk kedua kalinya didukung oleh APR setelah sukses di tahun sebelumnya.

Riau Berkain 2024, yang diinisiasi oleh Badan Pengurus Daerah Asosiasi Pertekstilan Indonesia (BPD API) Provinsi Riau, tahun ini mengusung tema Melenggang, yang dalam bahasa Melayu bermakna maju ke arah yang lebih baik, menggambarkan semangat progresif dan keberanian untuk terus berkembang menuju masa depan yang lebih cerah.

Acara Riau Berkain hadir dengan semangat yang lebih besar untuk mendukung promosi wastra dan desain lokal karya anak negeri. Acara ini dirangkai dengan lomba desain antar sekolah menengah kejuruan (SMK) dan yayasan, lomba Berkain antar karyawan hotel, serta Fashion Show Melenggang yang menampilkan hasil kolaborasi antar anggota API Riau.

Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Elly Wardhani saat membuka acara menyebutkan, bahwa Riau Berkain adalah bentuk dukungan dan kolaborasi dari berbagai stakeholder dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI), yang menampilkan beragam karya memukau dari para pelaku UMKM fesyen lokal Riau.

"Pemprov Riau mendukung Riau Berkain sebagai salah satu upaya memberdayakan para pelaku UMKM Riau dengan mengangkat kearifan budaya lokal dalam karya yang ditampilkan. Hendaknya acara ini menjadi semangat melestarikan budaya melayu, mendukung para penggiat seni budaya Riau, sehingga UMKM juga berkembang," ungkap Elly Wardhani.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BPD API Riau, yang juga Presiden Direktur APR Basrie Kamba, mengungkapkan bahwa kali ini merupakan tahun kedua bagi BPD API Riau menggelar Riau Berkain.

"Acara ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara berbagai pihak dalam rantai pasokan industri fesyen di Provinsi Riau, mulai dari pengrajin kain, perancang busana, hingga konveksi. Melalui acara ini, Riau diharapkan dapat terus mengoptimalkan potensinya sebagai pusat pengembangan industri fesyen dan tekstil di Tanah Melayu," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara APR, API Riau, dan semua pihak diharapkan dapat memasarkan wastra Riau, tidak hanya di level lokal, tetapi juga hingga nasional dan internasional. Banyak pengrajin yang menyukai karya dari Riau, terutama saat dipadukan dengan material viscose rayon, yang mendukung prinsip keberlanjutan.

Viscose rayon terbuat dari bahan alami yang mudah terurai sehingga ramah lingkungan. Dengan kapasitas produksi mencapai 300.000 ton per tahun, APR telah berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pasar viscose rayon, baik untuk dalam negeri maupun ekspor.

Kain viscose rayon APR dengan sifatnya yang lembut, halus, dan berwarna cerah, memberi nilai lebih pada produk lokal dan memperkuat kampanye cinta produk buatan Indonesia. Kain viscose rayon ini menjadi pilihan favorit bagi banyak desainer dan pengrajin.

"Viscose rayon ini lembut, halus, dan sangat nyaman dipakai, serta pilihan warna yang dihadirkan sangat kaya dan sesuai dengan kebutuhan desain saya. Saya kerap menggunakan kain viscose dari APR dalam koleksi saya karena hasil desain terasa lebih mewah namun ramah lingkungan, karena mudah terurai," ujar Rika Guslaili, owner Laili Imra, yang berpartisipasi pada Riau Berkain.

Karya-karya Rika selain dipajang pada stand di Riau Berkain, juga ditampilkan pada peragaan busana bersama karya desainer lainnya.

"Saya ikut pada event Riau Berkain ini sudah yang kedua kalinya, selalu APR yang mengajak. Tahun ini, selain buka stand, hasil desain saya juga ditampilkan dalam peragaan busana," sebut Rika.

Dukungan APR terhadap acara ini juga sejalan dengan visi keberlanjutan APR2030 dalam mendorong Pertumbuhan Inklusif (Inclusive Prosperity). Melalui inisiatif ini, APR bertekad untuk menjadikan Riau sebagai pusat tekstil yang mendukung pertumbuhan industri tekstil Indonesia secara berkelanjutan, serta mempromosikan pengrajin tradisional daerah, melestarikan, dan mempromosikan kekayaan wastra Melayu.

Selama ini, APR juga secara aktif mengedukasi para pengrajin untuk menggunakan kain viscose rayon. Hal ini diutarakan oleh Community Development (CD) Operational Manager APR Sundari Berlian saat menjadi salah satu pembicara pada Talkshow Akselerasi Pengembangan Wastra Riau Berkelanjutan.

"Wujud salah satu komitmen APR2030 yakni pendampingan UMKM di Riau, yang tak hanya mempromosikan, tapi mendampingi para pengrajin UMKM memulai usaha mereka dengan menggunakan bahan viscose rayon, seperti batik di Pelalawan ada Batik Bono. Ini adalah bagian dari CSR (Community Social Responsibility/Tanggungjawab Sosial) APR, bahwa kita adalah bagian dari masyarakat Riau, tumbuhnya perusahaan harus sama dengan tumbuhnya masyarakat," tegas Sundari.

Selain Sundari Berlian, pembicara lainnya pada Talkshow ini adalah Direksi Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Soeharto, Wakil Ketua BPD API Riau Ir. Arniningsih, dan Chief Brand Officer Femina Zornia Harisantoso.

Riau Berkain juga menampilkan bincang-bincang dan motivasi bersama tiga orang pelaku fesyen Riau, penerima beasiswa ke Islamic Fashion Institute (IFI) Bandung dari APR dan API Riau. Dalam sesi ini, mereka memberi semangat kepada para penonton agar terus menjaga mimpi di dunia fashion.

"Karena bila kita berusaha keras, akan selalu ada jalan mewujudkannya. Sebab banyak jalan menuju mimpi kita, salah satunya dari APR, yang akan membuka jalan untuk kita," ungkap Eka Lestari, lulusan IFI Bandung yang merupakan warga Kabupaten Siak.

Pemilik brand NEEKA ini telah jauh membentangkan sayapnya dibandingkan sebelum menimba ilmu di IFI Bandung. Dia telah memiliki brand Neeka.attire yang memproduksi fashion by custom semua jenis pakaian. Sekarang dia juga sudah mulai menyediakan baju untuk disewakan dengan brand Neeka.sewabaju.

Eka juga berkesempatan mengikuti beragam event menarik bersama APR, seperti Fashion Show di JMFW 2024, Fashion Show Riau Berkain 24, Gebyar UMKM Riau 24, dan Lomba Desain Kartini Aspekraf.***(rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Advertorial
Kamis, 03 September 2026

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru.

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Berita Lainnya

Selasa, 15 September 2026

PPN Sumbagut Borong 40 Penghargaan ENSIA 2026


Selasa, 15 September 2026

Rugikan 75 Petani Inhil Hingga Rp11,4 M, PT RSA Didesak Kembalikan Lahan Sawit


Selasa, 15 September 2026

Gandeng PHDI, Berantas Rabies di Bengkalis dengan Vaksinasi Massal


Selasa, 15 September 2026

Kabut Asap Karhutla Kembali Memburuk, Disdikbud Pelalawan Pulangkan Seluruh Siswa


Selasa, 15 September 2026

Fithriady Syam Raih Karya Terbaik LKJ Raja Ali Kelana 2026 PWI Riau


Selasa, 15 September 2026

Pemkab Kuansing Siapkan 1,7 Miliar Untuk Lindungi Pekerja Rentan


Selasa, 15 September 2026

APHI Riau Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Pemadaman Karhutla Paling Efektif


Selasa, 15 September 2026

Jaga Alam dan Kamtibmas, Polsek Tanah Putih Ajak Warga Putat Tolak Karhutla dan Narkoba


Selasa, 15 September 2026

Terima Bantuan Kipas Angin, SMPN 1 Rengat Barat Inhu Apresiasi Kalangan Peduli Pendidikan


Senin, 14 September 2026

DPRD Siak Pesimis Pembahasan APBD Perubahan 2026 Selesai Tepat Waktu


Senin, 14 September 2026

Hari Ini Heli WB, OMC Sasar Karhutla di Inhu, Inhil dan Meranti


Senin, 14 September 2026

PWI Riau Gelar Diskusi Tantangan Pers dan Serahkan Anugerah LKTJ Ali Kelana 2026


Senin, 14 September 2026

Kemacetan Jalan Tuanku Tambusai Terurai, Warga : Terimakasih Plt Gubri


Senin, 14 September 2026

Kapolda Riau hingga Praktisi IT Jerman Hadir di Kuliah Umum UHTP, Bahas Tantangan Era Digital


Senin, 14 September 2026

Dinkes Pekanbaru Genjot Edukasi Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla


Senin, 14 September 2026

Sudah Padam, Tanaman Kelapa dan Bangkai Ular Gosong Ditemukan di Bekas Areal Perkebunan


Senin, 14 September 2026

Kejar Target DPP, Golkar Inhil Pacu Persiapan Musda September 2026


Senin, 14 September 2026

KKI 2026 Resmi Dibuka, Bengkalis Jadi Panggung Inovasi Maritim Nasional


Senin, 14 September 2026

Cari Aman Gas ke HBD 2026, 70 Bikers HOBIKU Ikuti Kegiatan Safety Riding dan Edukasi Keselamatan


Senin, 14 September 2026

Biji Getah Jadi Pangan, Inovasi Warga Bantan Tembus 10 Besar DPD RI Award 2026