APR Dukung Kemajuan Industri Fashion Lokal dengan Bahan Berkelanjutan lewat Riau Berkain." /> RIAUTERKINI.COM - Memantau Riau Detik Perdetik
 
Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Riau Berkain, Tampilkan Pesona Wastra Lokal dengan Bahan Berkelanjutan dari APR



riauterkini-PEKANBARU - Asia Pacific Rayon (APR), produsen viscose rayon terintegrasi di Indonesia yang berlokasi di Pangkalan Kerinci, Riau, terus berkomitmen dalam mendukung perkembangan industri fesyen lokal. Pada Rabu (2/10/2024), APR kembali ambil bagian dalam gelaran Riau Berkain yang digelar di Menara Dang Merdu, Pekanbaru, Provinsi Riau.

Sejak beroperasi pada tahun 2019, APR berfokus pada kolaborasi dengan pengrajin dan desainer lokal, khususnya di wilayah Riau, melalui program pendampingan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) fesyen. Salah satu wujud nyata dari dukungan ini adalah partisipasi APR dalam acara Riau Berkain 2024, yang untuk kedua kalinya didukung oleh APR setelah sukses di tahun sebelumnya.

Riau Berkain 2024, yang diinisiasi oleh Badan Pengurus Daerah Asosiasi Pertekstilan Indonesia (BPD API) Provinsi Riau, tahun ini mengusung tema Melenggang, yang dalam bahasa Melayu bermakna maju ke arah yang lebih baik, menggambarkan semangat progresif dan keberanian untuk terus berkembang menuju masa depan yang lebih cerah.

Acara Riau Berkain hadir dengan semangat yang lebih besar untuk mendukung promosi wastra dan desain lokal karya anak negeri. Acara ini dirangkai dengan lomba desain antar sekolah menengah kejuruan (SMK) dan yayasan, lomba Berkain antar karyawan hotel, serta Fashion Show Melenggang yang menampilkan hasil kolaborasi antar anggota API Riau.

Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Elly Wardhani saat membuka acara menyebutkan, bahwa Riau Berkain adalah bentuk dukungan dan kolaborasi dari berbagai stakeholder dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI), yang menampilkan beragam karya memukau dari para pelaku UMKM fesyen lokal Riau.

"Pemprov Riau mendukung Riau Berkain sebagai salah satu upaya memberdayakan para pelaku UMKM Riau dengan mengangkat kearifan budaya lokal dalam karya yang ditampilkan. Hendaknya acara ini menjadi semangat melestarikan budaya melayu, mendukung para penggiat seni budaya Riau, sehingga UMKM juga berkembang," ungkap Elly Wardhani.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BPD API Riau, yang juga Presiden Direktur APR Basrie Kamba, mengungkapkan bahwa kali ini merupakan tahun kedua bagi BPD API Riau menggelar Riau Berkain.

"Acara ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara berbagai pihak dalam rantai pasokan industri fesyen di Provinsi Riau, mulai dari pengrajin kain, perancang busana, hingga konveksi. Melalui acara ini, Riau diharapkan dapat terus mengoptimalkan potensinya sebagai pusat pengembangan industri fesyen dan tekstil di Tanah Melayu," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara APR, API Riau, dan semua pihak diharapkan dapat memasarkan wastra Riau, tidak hanya di level lokal, tetapi juga hingga nasional dan internasional. Banyak pengrajin yang menyukai karya dari Riau, terutama saat dipadukan dengan material viscose rayon, yang mendukung prinsip keberlanjutan.

Viscose rayon terbuat dari bahan alami yang mudah terurai sehingga ramah lingkungan. Dengan kapasitas produksi mencapai 300.000 ton per tahun, APR telah berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pasar viscose rayon, baik untuk dalam negeri maupun ekspor.

Kain viscose rayon APR dengan sifatnya yang lembut, halus, dan berwarna cerah, memberi nilai lebih pada produk lokal dan memperkuat kampanye cinta produk buatan Indonesia. Kain viscose rayon ini menjadi pilihan favorit bagi banyak desainer dan pengrajin.

"Viscose rayon ini lembut, halus, dan sangat nyaman dipakai, serta pilihan warna yang dihadirkan sangat kaya dan sesuai dengan kebutuhan desain saya. Saya kerap menggunakan kain viscose dari APR dalam koleksi saya karena hasil desain terasa lebih mewah namun ramah lingkungan, karena mudah terurai," ujar Rika Guslaili, owner Laili Imra, yang berpartisipasi pada Riau Berkain.

Karya-karya Rika selain dipajang pada stand di Riau Berkain, juga ditampilkan pada peragaan busana bersama karya desainer lainnya.

"Saya ikut pada event Riau Berkain ini sudah yang kedua kalinya, selalu APR yang mengajak. Tahun ini, selain buka stand, hasil desain saya juga ditampilkan dalam peragaan busana," sebut Rika.

Dukungan APR terhadap acara ini juga sejalan dengan visi keberlanjutan APR2030 dalam mendorong Pertumbuhan Inklusif (Inclusive Prosperity). Melalui inisiatif ini, APR bertekad untuk menjadikan Riau sebagai pusat tekstil yang mendukung pertumbuhan industri tekstil Indonesia secara berkelanjutan, serta mempromosikan pengrajin tradisional daerah, melestarikan, dan mempromosikan kekayaan wastra Melayu.

Selama ini, APR juga secara aktif mengedukasi para pengrajin untuk menggunakan kain viscose rayon. Hal ini diutarakan oleh Community Development (CD) Operational Manager APR Sundari Berlian saat menjadi salah satu pembicara pada Talkshow Akselerasi Pengembangan Wastra Riau Berkelanjutan.

"Wujud salah satu komitmen APR2030 yakni pendampingan UMKM di Riau, yang tak hanya mempromosikan, tapi mendampingi para pengrajin UMKM memulai usaha mereka dengan menggunakan bahan viscose rayon, seperti batik di Pelalawan ada Batik Bono. Ini adalah bagian dari CSR (Community Social Responsibility/Tanggungjawab Sosial) APR, bahwa kita adalah bagian dari masyarakat Riau, tumbuhnya perusahaan harus sama dengan tumbuhnya masyarakat," tegas Sundari.

Selain Sundari Berlian, pembicara lainnya pada Talkshow ini adalah Direksi Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Soeharto, Wakil Ketua BPD API Riau Ir. Arniningsih, dan Chief Brand Officer Femina Zornia Harisantoso.

Riau Berkain juga menampilkan bincang-bincang dan motivasi bersama tiga orang pelaku fesyen Riau, penerima beasiswa ke Islamic Fashion Institute (IFI) Bandung dari APR dan API Riau. Dalam sesi ini, mereka memberi semangat kepada para penonton agar terus menjaga mimpi di dunia fashion.

"Karena bila kita berusaha keras, akan selalu ada jalan mewujudkannya. Sebab banyak jalan menuju mimpi kita, salah satunya dari APR, yang akan membuka jalan untuk kita," ungkap Eka Lestari, lulusan IFI Bandung yang merupakan warga Kabupaten Siak.

Pemilik brand NEEKA ini telah jauh membentangkan sayapnya dibandingkan sebelum menimba ilmu di IFI Bandung. Dia telah memiliki brand Neeka.attire yang memproduksi fashion by custom semua jenis pakaian. Sekarang dia juga sudah mulai menyediakan baju untuk disewakan dengan brand Neeka.sewabaju.

Eka juga berkesempatan mengikuti beragam event menarik bersama APR, seperti Fashion Show di JMFW 2024, Fashion Show Riau Berkain 24, Gebyar UMKM Riau 24, dan Lomba Desain Kartini Aspekraf.***(rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 11 Pebruari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau

PHR konsisten memulihkan fungsi tanah di Riau. Dalam rangka menumbuhkan kembali kehidupan.

Galeri
Rabu, 11 Pebruari 2026

Polisi Periksa 33 Saksi Kasus Pembunuhan Gajah di Ukui, Pelalawan

Pembunuhan gajah dan dugaan pencurian gadingnya diselidiki Polda Riau. 33 saksi telah diperiksa.

Advertorial
Selasa, 03 Pebruari 2026

Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah

Kepedulian dalam Sinergi Bagi Negeri kembali digelar. Berupa bakti sosial donor darah Capella Group.

Advertorial
Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Potensi Lokal di Kabupaten Pelalawan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Berita Lainnya

Rabu, 11 Pebruari 2026

Warga Benteng Hulu Diteror Harimau Sumatera Berulang Kali, Istri Masruri Melihat Langsung dari Balik Jendela


Rabu, 11 Pebruari 2026

Jelang Ramadhan, Operasi Pekat Satpol PP Bengkalis Gulung Pasangan Haram


Rabu, 11 Pebruari 2026

Kerugian Ditaksir 1 Miliar, Satu Unit Rumah Terbakar di Kuansing


Rabu, 11 Pebruari 2026

Upacara Bulan K3 Nasional 2026, RAPP Perkuat Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja


Rabu, 11 Pebruari 2026

KPK Periksa Plt Gubri, Bupati Inhu dan 13 Saksi Kasus Gubri Nknaktif


Rabu, 11 Pebruari 2026

Dukung Indonesia ASRI, Wako Dumai Canangkan Korve Satu Jam Sebelum Kerja di Pabrik dan Perkantoran


Rabu, 11 Pebruari 2026

BRK Syariah Perkuat Komitmen Pendidikan Lewat Program CSR di Universitas Karimun


Rabu, 11 Pebruari 2026

Wakapolda Riau Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Presisi dan Rumah Layak Huni di Pelalawan


Rabu, 11 Pebruari 2026

Cegah Peredaran Barang Terlarang, Rutan Dumai Dibantu Polisi Razia Kamar Warga Binaan


Rabu, 11 Pebruari 2026

Teken MoU, Investor Korea Bangun Pabrik Industri Crude Alga Oil di Siak


Rabu, 11 Pebruari 2026

Wujud Nyata Kehadiran di Tengah Masyarakat, Polisi Ukui Rutin Lakukan Ini


Rabu, 11 Pebruari 2026

Waka Polda Riau Lakukan Kunjungan Kerja ke Kuansing


Rabu, 11 Pebruari 2026

Tim Gabungan Berjibaku Lakukan Pemadaman Kebakaran Lahan di Bengkalis


Rabu, 11 Pebruari 2026

PGN Siap Optimasi BioCNG, Perkuat Layanan Beyond Pipeline dan Energi Ramah Lingkungan


Rabu, 11 Pebruari 2026

Menanti Keberanian Pemkab Siak Tertibkan ODOL yang Rusakkan Jalan


Rabu, 11 Pebruari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau


Rabu, 11 Pebruari 2026

389 Antusias Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 peserta dari luar Riau


Rabu, 11 Pebruari 2026

Nekat Selundupkan Pekerja dari Malaysia, Pasutri di Bengkalis Ditangkap Polisi


Rabu, 11 Pebruari 2026

PTPN IV PalmCo Siapkan 1.000 Kursi Mudik Gratis Lebaran 2026


Rabu, 11 Pebruari 2026

Dua Tas Diduga Bom Dievakuasi Tim Gegana dari Masjid Al Khairad Pekanbaru