Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Kesetaraan Gender di PHR Dorong Inovasi dan Beragam Perspektif

Riauterkini- JAKARTA- Di banyak industri, terutama yang secara tradisional didominasi oleh laki-laki seperti teknologi dan engineering, mencapai kesetaraan gender masih menjadi tantangan besar. Namun, membina tempat kerja yang inklusif dan equitable/adil bukan hanya penting secara moral, tetapi juga memiliki keunggulan strategis.

Menurut Lysa Aryanti seorang engineer yang menduduki posisi Senior Manager Well Development di PHR dan juga memimpin sebagai Ketua PERTIWI (asosiasi karyawati Pertamina Hulu Rokan), menyampaikan adanya beberapa alasan mengapa kesetaraan gender sangat penting dalam lingkungan kerja yang didominasi oleh laki-laki.

“Perspektif yang beragam mendorong inovasi,” ungkap Lysa. “Keragaman gender membawa beragam perspektif dan pendekatan untuk pemecahan masalah. Perempuan sering kali membawa pengalaman dan sudut pandang berbeda yang dapat menghasilkan solusi yang lebih inovatif. Penelitian telah menunjukkan bahwa tim yang beragam itu jauh lebih kreatif dan lebih baik dalam memecahkan masalah yang kompleks”.

Tim dengan beragam gender juga membuat keputusan yang lebih baik. Sebuah studi yang dilakukan oleh Cloverpop menemukan bahwa tim yang inklusif membuat keputusan bisnis yang lebih baik hingga 87%. Ini karena tim yang beragam mempertimbangkan pilihan yang lebih luas dan kecil kemungkinannya untuk terjebak dalam pemikiran kelompok.

“Di Pertamina kami memiliki role model yang baik sebagai contoh kinerja perempuan, yaitu Ibu Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati yang menorehkan prestasi dengan menempati posisi ke-47 dalam daftar Fortune’s Most Powerful Women 2024. Kami mencoba menampilkan kinerja terbaik juga di tingkat anak perusahaan. Saat ini PHR memiliki 15% pekerja perempuan yang menduduki berbagai posisi dan fungsi di PHR. Tingkat yang cukup baik untuk ukuran industri minyak dan gas di Indonesia,” kata Rina Mariama Pjs VP Human Capital PHR. Ia menekankan bahwa meningkatkan kepuasan dan retensi karyawan merupakan hal penting untuk menciptakan gender equity.

“Tempat kerja yang inklusif di mana semua karyawan merasa dihargai dan dihormati akan menghasilkan kepuasan kerja yang lebih tinggi dan tingkat perputaran yang lebih rendah. Ketika perempuan melihat peluang untuk berkembang dan merasa didukung, maka kecenderungannya mereka akan tetap bertahan di perusahaan, sehingga mengurangi biaya yang terkait dengan perputaran karyawan yang tinggi”.

Dengan berbagai perkembangan zaman, talenta terbaik akan mencari perusahaan yang terbaik dan berkomitmen terhadap keragaman dan inklusi. Perusahaan yang memprioritaskan kesetaraan gender akan lebih menarik bagi kandidat, termasuk pria dan wanita yang menghargai tempat kerja yang adil dan inklusif.***(Rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Selasa, 06 Oktober 2026

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru.

Galeri
Minggu, 25 Oktober 2026

Raih Summa Cumlaude, Rika Gunawan Puncaki Wisuda XXXI Umri Sebagai Lulusan Terbaik

Raih Summa Cumlaude, Rika Gunawan Puncaki Wisuda ke XXXI Umri Sebagai Lulusan Terbaik

Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Berita Lainnya

Jumat, 23 Oktober 2026

Kronologi Adik Bunuh Kakak Kandung Dipicu Warisan di Ukui, Pelalawan


Jumat, 23 Oktober 2026

Prabowo Apresiasi Capaian TPAKD, Siapkan Pembiayaan Rp400 Triliun untuk Rakyat


Jumat, 23 Oktober 2026

Kepala SDN 019 Air Hitam Apresiasi Gerak Cepat Kominfoss, Harapan Internet Masuk Sekolah Kian Terbuka


Kamis, 22 Oktober 2026

BREAKING NEWS: Adik Kandung Bacok Kakak Hingga Tewas di Ukui Pelalawan


Kamis, 22 Oktober 2026

Tiga Terdakwa Korupsi Pupuk Subsidi Pelalawan Dituntut hingga 7,5 Tahun


Kamis, 22 Oktober 2026

Lagi, 2 Kilogram Sabu dan 284 Catridge Etomidate Diamankan Polisi di Pekanbaru


Kamis, 22 Oktober 2026

Ungkap Mafia BBM, Polres Inhu Amankan 440 Liter Bio Solar Subsidi


Kamis, 22 Oktober 2026

Aksi Panggung The Changcuters Meriahkan Perayaan Anniversary ke-21 Mal SKA Pekanbaru


Kamis, 22 Oktober 2026

Hari Santri Nasional 2026 di Pelalawan Khidmat, Kapolres: Santri Penjaga Moral Bangsa


Kamis, 22 Oktober 2026

Rekor Jumlah Terbanyak Sepanjang Sejarah, 1.351 Lulusan Umri Dikukuhkan pada Wisuda XXXI


Kamis, 22 Oktober 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet Silver Award dan Special Award di Taiwan Innotech Expo 2026


Kamis, 22 Oktober 2026

Kunjungi Ponpes Darel Hikmah Pekanbaru, Muhaimin Iskandar Ajak Santri Jadi Pemersatu Bangsa


Kamis, 22 Oktober 2026

Kisah Petugas Pemadam Karhutla Nyaris Lewatkan Kelahiran Anak Pertamanya


Kamis, 22 Oktober 2026

Cegah Stunting Sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan, Dinkes Bengkalis Ajak Keluarga Peduli Gizi Anak


Kamis, 22 Oktober 2026

Satres Narkoba Polres Rohil Tangkap Tiga Tersangka dan Amankan 49,5 Gram Sabu


Kamis, 22 Oktober 2026

Cegah Karhutla, Kompol Ali Azar Kerahkan Personel Polsek Tanah Putih Sosialisasi ke Masyarakat


Kamis, 22 Oktober 2026

Kunjungan ke Lokasi PM-AAS Teberau Panjang, Pemkab Kuansing Prioritaskan Penanganan Kekeringan dan Keterbatasan Alsintan


Rabu, 21 Oktober 2026

Berkah Sampah di Area Minyak Mentah


Rabu, 21 Oktober 2026

Tingkatkan Keselamatan Transportasi, Satlantas Polres Inhu Gelar Ramp Check


Rabu, 21 Oktober 2026

Polisi Amankan Pria 41 Tahun dalam Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Bawah Umur