Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Polemik Jembatan Bengkalis, Pengamat Umri: Harus Didukung, Jangan Bunuh Harapan Rakyat

Riauterkini - PEKANBARU - Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Dr Aidil MSi , menilai pentingnya semua elemen masyarakat Riau bersatu dalam mendukung perjuangan pembangunan di Bumi Lancang Kuning. Perbedaan pandangan politik seharusnya tidak menjadi penghambat dalam mendukung kepentingan pembangunan bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Dr Aidil terkait perjuangan pembangunan jembatan Pulau Bengkalis-Pulau Sumatra (kecamatan Bukit Batu) masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Ia menyayangkan ada sikap pesimis yang ditunjukkan beberapa pihak. Padahal, proyek ini tengah diperjuangkan oleh Pemerintah Provinsi Riau bersama masyarakat agar masuk dalam daftar PSN.

"Proyek jembatan ini sangat penting untuk mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah pesisir Riau," ujar Dr Aidil, Sabtu (2/11/24).

Ia menambahkan bahwa optimisme dan semangat persatuan dibutuhkan dalam perjuangan ini. “Semua pihak, termasuk para wakil rakyat, seharusnya bersatu dalam upaya mendorong percepatan pembangunan ini, bukan justru memperkeruh situasi dengan komentar pesimis,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Riau, didukung oleh masyarakat luas, termasuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Abdul Wahid dan SF Harianto, terus melobi pemerintah pusat agar proyek tersebut masuk dalam PSN. Anggota DPR RI dari Riau yang berasal dari daerah pesisir juga turut memperjuangkan hal ini.

Calon gubernur Riau nomor urut 1, Abdul Wahid, dalam beberapa kesempatan menyatakan keyakinannya bahwa jembatan ini akan masuk PSN setelah melewati berbagai upaya dan tahapan. Namun, di tengah suara optimisme mencuat, anggota DPR RI dari daerah pemilihan Riau yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Syahrul Aidi, menyampaikan informasi bernada pesimis.

Dalam unggahan di media sosialnya, Syahrul Aidi mengatakan bahwa proyek tersebut tidak masuk dalam PSN yang sudah ditandatangani presiden. Dr Aidil menilai sikap tersebut sebagai ironi politik. Ia mempertanyakan urgensi wakil rakyat Riau di pusat mengeluarkan statement seperti itu di tengah masyarakat berharap pembangunan tersebut terwujud.

Apakah karena Abdul Wahid-SF Hariyanto yang getol mendukung proyek itu masuk PSN merupakan lawan politik dari partai Syahrul Aidi, sehingga muncul postingan ini dengan tujuan meredam simpatik masyarakat terhadap Abdul Wahid?

"Ironis rasanya jika ketidakoptimisan ini muncul hanya karena perbedaan dukungan dalam pemilihan gubernur Riau. Harusnya sebagai wakil rakyat Riau di pusat, anggota DPR RI harus ikut berjuang dan mendukung agar pembangunan jembatan itu masuk PSN. Kalau pun memang belum masuk, harusnya sampaikan narasi optimesme, bukan sebaliknya. Karena itu juga bisa menjadi salah satu tolok ukur kerja apa yang sudah diperbuat wakil rakyat di pusat. Apalagi beliau (Syahrul Aidi, red) dua periode di DPR RI," jawab Dr Aidil.

Menurutnya, isu pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Bengkalis-Pulau Sumatra seharusnya menjadi prioritas bersama tanpa melihat perbedaan politik. "Pembangunan adalah kepentingan masyarakat luas, bukan sekadar isu politik yang dipengaruhi dukungan dalam Pilkada," tambahnya.

Lebih lanjut, Dr. Aidil mengingatkan bahwa sikap pesimis dari seorang wakil rakyat dapat melemahkan perjuangan yang tengah dilakukan. "Harapan masyarakat Riau besar, dan mereka menunggu dengan antusias agar infrastruktur ini terealisasi. Komentar pesimis di ruang publik bisa melemahkan semangat yang sedang dibangun," paparnya.

Ia pun berharap semua pihak, termasuk mereka yang berbeda pandangan politik, tetap mendukung proyek ini demi kepentingan bersama.

Menurut pengamat tersebut, pembangunan Jembatan Bengkalis-Pakning akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Riau, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas dan mempercepat arus barang dan jasa.

"Keberadaan jembatan ini tidak hanya akan menghubungkan wilayah, tetapi juga mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal. Dampaknya tentu sangat positif bagi perekonomian pesisir," terang Dr Aidil.

Mengenai dukungan yang terus diberikan oleh Abdul Wahid dan SF Harianto, Dr Aidil menilai bahwa hal itu merupakan langkah yang patut diapresiasi. “Kita membutuhkan lebih banyak pemimpin yang berani dan optimis dalam memperjuangkan pembangunan daerah,” katanya.

Ia menambahkan bahwa lobi-lobi politik ke pusat memang membutuhkan kekompakan dari semua pihak, termasuk dari kalangan legislatif. Karena itu, pernyataan bahwa pembangunan harus dijadikan isu bersama, di atas kepentingan politik.

“Kita harus menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya. Jangan sampai perbedaan politik memecah belah semangat pembangunan,” ujarnya.

Ia berharap agar seluruh wakil rakyat Riau dapat bekerja sama demi masa depan provinsi yang lebih baik. Dr Aidil pun optimis bahwa jika semua elemen kompak, Jembatan Bengkalis-Pulau Sumatra ini berpeluang besar untuk segera masuk PSN dan terealisasi dan menjadi kebanggaan masyarakat Riau.

"Mau sampai kapan kondisi menggunakan roro dari Sei Pakning ke Bengkalis akan terus berlangsung? Padahal di Bantan terdapat pelabuhan kapal internasional dengan rute Bengkalis-Malaysia yang sangat strategis," ujar Dr Aidil. ***(rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 31 Desember 2025

PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas Lewat Pelatihan Laundry Sepatu

PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas Lewat Pelatihan Laundry Sepatu.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 29 Desember 2025

Cetak Teknisi AC Terampil, PHR Wujudkan SDM Siak Berdaya Saing

PHR Cetak Teknisi AC Terampil, Wujudkan SDM Siak Berdaya Saing

Advertorial
Kamis, 11 Desember 2025

Bupati Inhil Ikuti Rakornas Antisipasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang Digelar Kemendagri

Bupati Inhil Ikuti Rakornas Antisipasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang Digelar Kemendagri.

Galeri
Kamis, 27 Nopember 2025

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Advertorial
Kamis, 11 Desember 2025

Pemda Inhil Bersinergi BPC HIPMI Taja UMKM Expo dan Pameran Ekonomi Kreatif

Pemda Inhil Bersinergi BPC HIPMI Taja UMKM Expo dan Pameran Ekonomi Kreatif.

Berita Lainnya

Selasa, 30 Desember 2025

Refleksi 2025, LAMR Tatap 2026 dengan Optimisme dan Kerja Nyata


Selasa, 30 Desember 2025

Agenda Pemberhentian Direksi PT SPR Hari Ini Diduga Sengaja Dihilangkan


Selasa, 30 Desember 2025

Polres Inhil Konferensi Pers Gelar Refleksi Akhir Tahun 2025


Selasa, 30 Desember 2025

3.821 PPPK Paruh Waktu Pelalawan Siap Dilantik Besok


Selasa, 30 Desember 2025

Operasi Lilin Lancang Kuning 2025, Polsek Tanah Putih Tingkatkan Patroli


Selasa, 30 Desember 2025

Lima Daerah di Riau Terdampak Banjir, Begini Kondiainya


Selasa, 30 Desember 2025

Dua Pintu Spillway PLTA Koto Panjang Dibuka Setinggi 50 Cm


Selasa, 30 Desember 2025

Polisi Bongkar Peredaran Bawang Ilegal Senilai Puluhan Ton di Pelalawan


Selasa, 30 Desember 2025

Patroli Pasar di Ukui, Polisi Imbau Warga Waspada Curas dan Penipuan


Selasa, 30 Desember 2025

Kontribusi untuk Pembangunan, PDAM Tirta Indra Serahkan Laba Rp150 Juta kepada Pemkab Inhu


Selasa, 30 Desember 2025

Patuhi UU BUMN, RUPSLB PGN Setujui Penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan


Selasa, 30 Desember 2025

Pertama di Riau, Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat di Kuansing Bakal Dilakukan Mensos RI


Selasa, 30 Desember 2025

Pacu Jalur HAB Bakal Seru Mempertemukan Jalur Andalan Inhu - Kuansing


Selasa, 30 Desember 2025

Harbunnas ke-68, Disbun Bengkalis Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Dorong Hilirisasi Perkebunan


Selasa, 30 Desember 2025

2025, Polres Inhu Berhasil Miskinkan Bandar Narkoba


Selasa, 30 Desember 2025

Pintu Air Koto Panjang Dibuka, Kapolda Riau Siagakan Pasukan Antisipasi Banjir


Selasa, 30 Desember 2025

Di Hadapan Pengurus KTNA Kuansing, Bupati Minta Lahirkan Petani Millenial


Senin, 29 Desember 2025

Jelang Tutup Tahun 2025, Kas Daerah Siak Tersisa Rp3,7 Juta dan Berutang Ratusan Miliar


Senin, 29 Desember 2025

Bupati Kuansing Panen Raya Jagung Pipil Sekaligus Kukuhkan Pengurus KTNA


Senin, 29 Desember 2025

Polsek Tanah Putih Gelar Patroli Operasi Lilin Lancang Kuning 2025