Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
BI Panen Perdana Komoditas Cabai Merah di Kabupaten Kampar

Riauterkini - PEKANBARU - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau bersama Asisten II Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Deputi Regional CEO Bank Rakyat Indonesia (BRI) Pekanbaru, serta Kepala Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (BPPMDDTT) Pekanbaru melaksanakan panen perdana cabai merah di lahan Kelompok Tani Jaring Mas Sejahtera bertempat di Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Kamis (06/02/25). Kegiatan ini merupakan rangkaian dukungan implementasi program unggulan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Provinsi Riau tahun 2025.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Panji Achmad menyampaikan bahwa selama ini Provinsi Riau termasuk daerah defisit produksi cabai merah. Hadirnya GNPIP, khususnya melalui program pengembangan klaster komoditas cabai merah di Kampar, diharapkan dapat menambah pasokan komoditas tersebut dari hasil panen di dalam Riau sendiri sehingga mengurangi ketergantungan pasokan dari luar Riau.

"Berkurangnya ketergantungan pasokan cabai dari luar Riau diharapkan dapat berdampak pada terjadinya stabilitas harga cabai di Riau. Namun, mengingat defisit produksi komoditas pangan (seperti aneka cabai, beras, dan bawang merah) di Riau sampai saat ini masih terjadi, pengendalian stabilitas harga komoditas-komoditas pangan tersebut masih harus ditopang oleh pasokan dari provinsi-provinsi lain," ujarnya.

Dengan demikian lanjutnya, GNPIP Riau juga memfasilitasi program kerja sama antardaerah (KAD) dengan provinsi-provinsi lain sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan di Riau, sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi pangan.

Sementara Asisten II Sekda Provinsi Riau, M. Job Kurniawan, AP, M.Si menyampaikan bahwa panen perdana ini membuktikan bahwa secara bertahap Riau mampu menghasilkan komoditas cabai merah dengan produktivitas yang tinggi. "Kita optimis Riau akan dapat segera mencukupi kebutuhan cabai merah melalui dukungan teknologi digital farming dan pengelolaan pola tanam yang tepat," terangnya

Di lokasi yang sama Ketua Kelompok Tani Jaring Mas Sejahtera, Indra Naufal menyebutkan bahwa panen perdana yang dilaksanakan saat ini adalah untuk area seluas sekitar 1 (satu) hektar dari total lahan seluas 48 hektar yang dikelola kelompoknya. Melalui penerapan digital farming dan pendampingan yang diberikan oleh Bank Indonesia Riau, kelompok tani Jaring Mas Sejahtera dapat meningkatkan produksi cabai merah menjadi sekitar 2,6 kg/pohon dari sebelumnya yang hanya mampu memproduksi sekitar 0,5 kg per pohon.

"Ke depan, koordinasi GNPIP Riau akan terus diupayakan untuk mengurangi ketergantungan Riau terhadap pasokan komoditas pangan dari luar daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mendukung terciptanya stabilitas harga pangan di Riau," tandasnya.***(Arl)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Jumat, 31 Juli 2026

Selamatkan Aset dan Pulihkan Keuangan Negara Rp74,9 Miliar, Pemkab Apresiasi Kejari Kuansing


Jumat, 31 Juli 2026

Polisi Dukung Program Tanam Jagung di Desa Ukui Pelalawan


Jumat, 31 Juli 2026

PTPN IV-BPBD Riau Kolaborasi Wujudkan Desa Mandiri Peduli Gambut


Jumat, 31 Juli 2026

Pemerintah Kuansing Sampaikan Jawaban Terkait Pandangan Umum Fraksi


Jumat, 31 Juli 2026

Kolaborasi Bersama Forkopimcan, PT RPI Gelar Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Inhu


Jumat, 31 Juli 2026

Ikhlas, Keluarga Minta Penyelidikan Kematian Pria di Pekanbaru Dihentikan


Jumat, 31 Juli 2026

Bupati Herman Ajak KKSS, IWSS dan IPSS Inhil Perkuat Sinergi Bangun Daerah Usai Pelantikan Pengurus Baru


Jumat, 31 Juli 2026

Kado HUT Riau, SF Hariyanto Ajak Masyararakat Manfaatkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Hanya Agustus Ini


Jumat, 31 Juli 2026

Bocah SD Tewas Terkurung dalam Mobil Terjebak Jalan Rusak di Sontang, Rohul


Jumat, 31 Juli 2026

Hari Jadi 514, Iyeth Bustami Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Bengkalis


Jumat, 31 Juli 2026

Kominfo Kuansing Gelar Yasinan dan Doa Bersama


Jumat, 31 Juli 2026

Polsek Tanah Putih Intensifkan Sosialisasi Karhutla, Warga Diingatkan Jangan Bakar Lahan


Kamis, 30 Juli 2026

KJUD Sumber Rejeki Jadi Penerima Perdana Dana PSR di Inhu


Kamis, 30 Juli 2026

Sebut Mangrove Inhil Rusak Parah, Kapolda Riau Instruksikan Tindak Tegas Pelakunya


Kamis, 30 Juli 2026

Pacu Jalur Nasional 2026 Direncanakan Dibuka Menteri Sosial


Kamis, 30 Juli 2026

Plt Bupati Kuansing Lantik Muradi sebagai Pj Sekda


Kamis, 30 Juli 2026

Pemerintah dan PBB Perkuat Komitmen Berantas Perdagangan Orang di Era Digital


Kamis, 30 Juli 2026

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polisi Monitoring Lahan Semangka dan Melon Warga di Air Emas


Kamis, 30 Juli 2026

Plt Bupati Tegaskan Pemerintah Daerah Hadir sebagai Fasilitator Terkait Eks Lahan PT Adimulia Agrolestari


Kamis, 30 Juli 2026

Koperasi Pucuk Rebung Ekspor Produk UMKM Hingga Negeri Sakura