Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Ratusan Tenaga Honorer R2 dan R3 Kabupaten Pelalawan Desak Kejelasan Nasib ke DPRD

Riauterkini-PELALAWAN – Ratusan tenaga honorer yang tergolong dalam kategori R2 dan R3 Pemerintah Kabupaten Pelalawan mendatangi kantor DPRD setempat pada Senin (10/2/2025), untuk menyampaikan aspirasi terkait nasib mereka.

Mereka mengadukan kondisi mereka ke Komisi II DPRD Kabupaten Pelalawan yang menggelar rapat bersama Pemerintah Daerah, yang diwakili oleh Asisten III May Hendri dan Kepala BKPSDM Darlis.

Zuri Armada, perwakilan Forum Komunikasi Tenaga Honorer Kabupaten Pelalawan, menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain meminta pemerintah untuk segera mengangkat tenaga honorer R2 dan R3 menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu, serta menolak pengangkatan paruh waktu. Mereka juga mendesak pemerintah daerah untuk meminta pemerintah pusat mengeluarkan Keputusan Presiden (Kepres) mengenai pengangkatan R2 dan R3 menjadi PPPK penuh waktu.

Tuntutan lainnya mencakup permintaan agar pemerintah daerah tidak membuka penerimaan CPNS baru dan lebih mengutamakan pengangkatan tenaga honorer yang sudah ada. Forum ini juga meminta revisi terhadap Undang-Undang Belanja Pegawai Nomor 1 Tahun 2022 dan mengusulkan regulasi perpanjangan kontrak kerja para tenaga honorer hingga dikeluarkannya NIP PPPK oleh BKN.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pelalawan, Abdul Nasib, mendukung tuntutan para tenaga honorer dan mendesak pemerintah daerah untuk segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) pegawai yang tergabung dalam R2 dan R3.

“Kami meminta pemerintah agar memberikan kejelasan status tenaga honorer, mengingat bulan Ramadhan sebentar lagi tiba,” kata Abdul Nasib.

Ia juga menambahkan bahwa jumlah tenaga honorer R2 dan R3 di Kabupaten Pelalawan mencapai sekitar 6.000 orang, dengan 275 tenaga honorer yang diangkat penuh waktu, sedangkan sisanya masih berstatus paruh waktu.

Terkait dengan status tenaga honorer yang telah bekerja kurang dari dua tahun, seperti petugas kebersihan, sopir, dan keamanan, Abdul Nasib juga mendesak pemerintah daerah untuk segera memberikan keputusan yang jelas mengenai nasib mereka.

Perwakilan Pemerintah Daerah, Asisten III May Hendri, dan Kepala BKPSDM Darlis menjelaskan bahwa pada tahun 2025, pemerintah menerima sebanyak 275 tenaga honorer yang lulus melalui tes Computer Assisted Test (CAT).

Darlis menegaskan bahwa keputusan mengenai formasi yang diterima telah dipertimbangkan dengan matang, dan merupakan hasil dari penerapan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 yang mengatur kebijakan ini.

Abdul Nasib menegaskan, “Kami akan terus mengawal proses ini dan memastikan hak-hak para tenaga honorer segera terealisasi. Kami berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan keputusan yang jelas dan adil bagi tenaga honorer yang sudah lama mengabdi.”***(ang)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Advertorial
Kamis, 03 September 2026

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru.

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Berita Lainnya

Kamis, 10 September 2026

Keroyok Tukang Gigi hingga Tewas, Tiga Pemuda di Pelalawan Jadi Tersangka


Kamis, 10 September 2026

PTPN IV Regional III Kucurkan Rp3,6 Miliar CSR Sepanjang Semester Pertama 2026


Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School


Kamis, 10 September 2026

Sektor Jasa Keuangan Tunjukkan Ketahanan, Dukung Akselerasi Ekonomi


Kamis, 10 September 2026

Penghargaan dari Desa Dorong Keberlanjutan Kolaborasi Cegah Karhutla di Riau


Rabu, 09 September 2026

Karhutla di Empat Wilayah Ini Jadi Perhatian Tim Satgas Udara


Rabu, 09 September 2026

Vonis Dinilai Terlalu Ringan, Kejari Bengkalis Banding Perkara TPPO Jasmani-Suzana


Rabu, 09 September 2026

Cegah Karhutla Susulan, BPBD Inhil Buat Parit Lintang Sepanjang 600 Meter


Rabu, 09 September 2026

Polres Bengkalis Musnahkan Perusak Saraf Senilai Rp80 Miliar


Rabu, 09 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School


Rabu, 09 September 2026

Sektor Jasa Keuangan Tunjukkan Ketahanan, Dukung Akselerasi Ekonomi


Rabu, 09 September 2026

Perkuat Keamanan Lingkungan, Polsek Tanah Putih Gencarkan Sambang Poskamling


Rabu, 09 September 2026

Jelang Pendaftaran Ditutup, PKB Kawal Beasiswa Kampar Rp5 Miliar


Rabu, 09 September 2026

Hadiri Pembukaan SNA XXIX, BRK Syariah Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan dan Dunia Akuntansi


Rabu, 09 September 2026

Sukses Hadirkan Sekolah Rakyat, Kini Kuansing Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi ke Pusat


Selasa, 08 September 2026

Lokananta Coffee Gelar Family Gathering, Cara Owner Manjakan Karyawan Nikmati Trip ke Sumbar


Selasa, 08 September 2026

Kasasi PT Sawit Riau Makmur Kandas di MA, Putusan Penghentian Operasional dan Denda Rp10 Juta/Hari Jadi Sorotan


Selasa, 08 September 2026

Jelang Musda, KNPI Kampar Segera Sowan ke Forkopimda


Selasa, 08 September 2026

Polisi Intensifkan Imbauan Pencegahan Karhutla Lewat Halo-halo Keliling


Selasa, 08 September 2026

Ribuan Masker Sudah Didistribusikan, Diskes Riau Kembali Ajukan 850 Ribu Pcs ke Pusat