Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Riau, M. Amal Fathullah, menjadi narasumber pada kegiatan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Baru (LKMB) yang digelar Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 5 Gedung Rektorat UIN Suska Riau pada Selasa (14/10/2025), dan diikuti oleh para mahasiswa baru yang tengah membangun dasar-dasar kepemimpinan sekaligus penguatan karakter akademik.
LKMB tahun ini mengangkat tema “Membangun Karakter Pemimpin Muda yang Transformasional, Situasional, dan Kritikal untuk Menciptakan Mahasiswa Hukum Tata Negara (Siyasah) yang Integral dan Unggul.” Tema tersebut dinilai relevan dengan dinamika zaman dan kebutuhan pembentukan pemimpin masa depan yang adaptif, visioner, serta berlandaskan nilai-nilai moral.
Dalam paparannya, M. Amal Fathullah menegaskan bahwa inti dari kepemimpinan yang berhasil adalah prinsip amanah. Ia menekankan bahwa amanah merupakan nilai luhur yang wajib melekat pada setiap pemimpin, baik dalam lingkup organisasi, pemerintahan, maupun kehidupan sehari-hari. Menurutnya, seorang pemimpin sejati tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga menempatkan kepentingan publik sebagai prioritas utama.
“Menjadi pemimpin yang amanah bukan sekadar menjalankan tugas atau tanggung jawab, tetapi juga menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi. Seorang pemimpin harus menjunjung tinggi keadilan dan kebenaran dalam setiap tindakan. Membangun kepemimpinan berawal dari amanah yang harus dipegang teguh dan dijalankan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya dalam sesi penyampaian materi.
Lebih jauh, Amal Fathullah mengajak mahasiswa meneladani kisah kepemimpinan Nabi Sulaiman AS yang dikenal adil, bijaksana, serta selalu mengutamakan kesejahteraan rakyat. Ia menekankan bahwa keteladanan tersebut perlu dijadikan inspirasi agar generasi muda tumbuh sebagai pemimpin yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berintegritas.
Ia menambahkan bahwa mahasiswa baru perlu memahami bahwa kepemimpinan tidak boleh dipandang sebagai jalan menuju kekuasaan semata. Kepemimpinan sejati, menurutnya, adalah tentang empati, dedikasi, serta kesediaan menomorsatukan kepentingan masyarakat. Sikap tidak mementingkan diri sendiri merupakan fondasi penting bagi siapa pun yang ingin menjadi pemimpin yang dihormati.
Kegiatan LKMB ini juga menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk melihat kembali potensi diri dan memahami tanggung jawab moral dalam menjalani peran kepemimpinan. Amal Fathullah berharap mahasiswa Hukum Tata Negara (Siyasah) dapat berkembang menjadi generasi yang kritis, kompeten, serta memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.
DPRD Provinsi Riau menyambut baik penyelenggaraan kegiatan seperti LKMB yang mengintegrasikan penguatan karakter, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga legislatif dinilai penting untuk mencetak pemimpin muda yang unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.***(adv)
.