Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Kilang Pertamina Dumai Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Petani Lokal

Riauterkini - PEKANBARU - Sebagai perusahaan pengolahan migas dan petrokimia berskala nasional, Kilang Pertamina Dumai secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Kilang Pertamina Dumai memberikan dukungannya di berbagai sektor, mulai dari Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, serta Pemberdayaan Masyarakat, termasuk penguatan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Sebagai bagian dari pilar program Pertamina Berdikari, Kilang Pertamina Dumai secara aktif mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pemberdayaan petani lokal di Kota Dumai. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketersediaan pangan berbasis potensi lokal.

Langkah ini sejalan dengan visi Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo, khususnya terkait dengan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan serta membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Dalam implementasinya, selain memberikan pendampingan kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas) Alam Tani di Kelurahan Tanjung Palas yang mengembangkan pertanian Sorgum, Kilang Pertamina Dumai juga memberikan dukungan serupa kepada Kelompok Tani Tuah Jaya di Kelurahan Mekarsari.

Kelompok ini menjalankan program pertanian berbasis ramah lingkungan melalui penerapan konsep pertanian terpadu yang mengintegrasikan pengelolaan lahan, peternakan, dan pengolahan limbah organik secara berkelanjutan.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Kilang Pertamina Dumai, Agustiawan, mengatakan bahwa dukungan kepada Kelompok Tani Tuah Jaya merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan lokal.

“Dukungan ini adalah upaya Kilang Dumai mendorong masyarakat agar produktif sehingga memberikan nilai tambah secara ekonomi dengan mengelola lahan yang belum optimal sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, sekaligus berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekitar,” ujar Agustiawan.

Ia menambahkan, “program pemberdayaan ini juga menjadi dorongan agar semakin banyak masyarakat di Kota Dumai tertarik di sektor pertanian, sekaligus mendorong regenerasi petani dari kalangan muda,” imbuhnya.

Kelompok Tani Tuah Jaya sendri terbentuk pada tahun 2020 di RT 03 Kelurahan Mekar Sari. Beranggotakan 25 orang dengan berbagai latar belakang usia, kelompok ini lahir akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang mendorong mereka beradaptasi untuk mencari sumber pendapatan yang lain secara mandiri. Kelompok Tuah Jaya mengembangkan budidaya pertanian dengan menerapkan sistem semi-modern dengan menggunakan “hand tractor” dalam pengelolaan lahannya.

Jenis tanaman yang dibudidayakan pun beragam, mulai dari komoditas hortikultura seperti cabai, jagung, berbagai jenis sayuran dan buah-buahan seperti pepaya serta semangka, hingga tanaman keras yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Dari aktivitas pertanian tersebut, Kelompok Tani Tuah Jaya berhasil meningkatkan pendapatan kelompok hingga Rp8,5 juta.

Tak sekadar bertani, kegiatan kelompok Tuah Jaya juga terintegrasi dengan sektor peternakan, seperti peternakan ayam dan sapi, serta pengelolaan sampah organik dengan budidaya maggot sebagai agen pengurai sampah. Maggot yang dihasilkan kemudian diolah menjadi pupuk organik, sementara sebagian lainnya dimanfaatkan sebagai pakan alami bagi ternak ayam. yang menciptakan siklus pertanian terpadu yang ramah lingkungan.

Sejak kelompok tersebut mulai berjalan hingga 2025, Kilang Pertamina Dumai telah memberikan dukungan untuk mempercepat transformasi Kelompok Tani Tuah Jaya melalui bantuan pengolahan lahan, penyediaan pupuk, pembangunan sistem irigasi drip, hingga pelatihan pembuatan pupuk organik. Dukungan juga diberikan dalam bentuk fasilitas peternakan, seperti kandang ayam, rumah maggot, mesin pencacah rumput untuk sapi, serta mesin penetas telur.

Program pemberdayaan petani ini juga sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang secara konsisten dijalankan perusahaan serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi berkelanjutan. Sebagai bagian dari lini bisnis Pertamina, Kilang Dumai menjalankan program TJSL dengan mengacu pada empat pilar strategis utama, yaitu Pendidikan (Pertamina Cerdas), Kesehatan (Pertamina Sehati), Lingkungan (Pertamina Hijau), dan Pemberdayaan Masyarakat (Pertamina Berdikari). ***(rls/mok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 12 Januari 2026

Demi Kemajuan Pendidikan Vokasi di Riau, Tim Capella Honda Tempuh Lokasi Pelosok dan Terluar

Tim Capella Honda tempuh lokasi pelosok dan terluar. Kerja nyata majukan pendidikan vokasi di Riau.

Advertorial
Sabtu, 10 Januari 2026

Awali 2026, Capella Honda Hadirkan Program TRENDI dengan Beragam Keuntungan Menarik

Ayo dapatkan banyak keuntungan menarik dari Program TRENDI. Sambutan manis untuk tahun 2026 dari Capella Honda.

Galeri
Kamis, 27 Nopember 2025

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Advertorial
Rabu, 31 Desember 2025

PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas Lewat Pelatihan Laundry Sepatu

PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas Lewat Pelatihan Laundry Sepatu.

Berita Lainnya

Jumat, 16 Januari 2026

Salah Penetapan, Camat Pasir Penyu Inhu Kembali Berganti


Jumat, 16 Januari 2026

Panji Bangsa PKB Riau Tunjukkan Kesiapan Penuh Tangani Pascabencana, Satgas Trauma Healing Terjun Langsung ke Lokasi Bencana


Jumat, 16 Januari 2026

Sambang Warga, Polsek Tanah Putih Ajak Masyarakat Aktif Jaga Kamtibmas


Jumat, 16 Januari 2026

HMI Anggap Aneh Kritikan Zulfan Hafiz Soal Parkir Gratis di Alfamart dan Indomaret


Jumat, 16 Januari 2026

Terdakwa JS Oknum Ketua Petir, Tertunduk Malu Saat Sidang Perdana di PN Pekanbaru


Jumat, 16 Januari 2026

BPH Migas Dukung Optimalisasi Penyaluran BBM untuk Nelayan di Nias Utara


Jumat, 16 Januari 2026

Lewat Jumat Curhat, Polisi Ingatkan Warga Soal Kamtibmas dan Karhutla


Jumat, 16 Januari 2026

MBG Sorek I Pelalawan Luncurkan Program Jumat Berkah Bersama Mitra


Jumat, 16 Januari 2026

Hadiah Utama Umroh, 650 Peserta Memdaftar Mancing Mania di Kuansing


Jumat, 16 Januari 2026

Polsek Tanah Putih Hadiri Musrenbang Kepenghuluan Putat Tahun Anggaran 2026


Jumat, 16 Januari 2026

Bupati Kuansing Ucapkan Terima Kasih Atas Dedikasi Kapolres AKBP R. Ricky


Jumat, 16 Januari 2026

SPPG Dapur MBG Luter Food Manfaatkan Waktu Libur dengan Senam Pagi dan Sarapan Bersama


Jumat, 16 Januari 2026

Empat Terdakwa Korupsi Pembangunan Penyeberangan Sagu di Meranti Dihukum 4 Hingga 7 Tahun Penjara


Kamis, 15 Januari 2026

PHR Konfirmasi Discovery Play Stratigrafik Sumur Mustang Hitam-001 di Rokan


Kamis, 15 Januari 2026

Oknum ASN Jarang Masuk Kantor, Pemkab Inhu Terapkan Sanksi Disiplin


Kamis, 15 Januari 2026

Puluhan Penutup Drainase di Bengkalis Raib Digondol Maling


Kamis, 15 Januari 2026

Pemkab Kuansing Gelar Rakor Bersama Dandim Inhu - Kuansing, Bahas TMMD


Kamis, 15 Januari 2026

Satgas Nataru 2025/2026 Berakhir, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Sukses Pastikan Energi Tetap Mengalir


Kamis, 15 Januari 2026

Ikan Patin Hingga Kangkung, Lapas Bengkalis Panen Raya Ketahanan Pangan


Kamis, 15 Januari 2026

Event Basket Terbesar di Kota Bertuah, 924 Atlet Semarakkan Kejurkot V Perbasi Pekanbaru