Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Pemerintah dan PBB Perkuat Komitmen Berantas Perdagangan Orang di Era Digital



Riauterkini-PEKANBARU– Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), bersama United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) dan International Organization for Migration (IOM) memperingati Hari Dunia Anti Perdagangan Orang (World Day Against Trafficking in Persons/WDATIP) 2026 dengan menyerukan penguatan upaya pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di era digital.

Kegiatan ini mempertemukan kementerian dan lembaga pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi internasional, organisasi masyarakat sipil, akademisi, generasi muda, sektor swasta, dan masyarakat umum untuk memperkuat aksi bersama dalam mencegah dan menangani perdagangan orang, khususnya yang semakin banyak difasilitasi oleh teknologi digital.

Diperingati setiap tahun pada tanggal 30 Juli, Hari Dunia Anti Perdagangan Orang menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran mengenai perdagangan orang sekaligus mendorong langkah nyata dalam melindungi korban, menindak pelaku, dan mencegah terjadinya eksploitasi. Tahun ini, peringatan WDATIP mengangkat isu semakin maraknya pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku perdagangan orang untuk merekrut, menipu, dan mengeksploitasi korban, sehingga diperlukan respons yang semakin kuat dan terkoordinasi dari pemerintah, sektor swasta, organisasi internasional, dan masyarakat.

Seiring meningkatnya penggunaan media sosial, aplikasi pesan instan, dan iklan lowongan kerja palsu sebagai sarana perekrutan, perdagangan orang telah berkembang menjadi salah satu bentuk kejahatan transnasional yang paling dinamis. Banyak korban dijanjikan pekerjaan bergaji tinggi di luar negeri atau pekerjaan digital, namun kemudian diperdagangkan ke pusat-pusat penipuan daring (online scam compounds) dan dipaksa melakukan berbagai bentuk kejahatan siber melalui ancaman, kekerasan, maupun intimidasi. Perkembangan modus operandi ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital, penguatan upaya pencegahan, penegakan hukum yang efektif, serta perlindungan yang berpusat pada korban.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia dalam memerangi perdagangan orang di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

"Transformasi digital telah membawa banyak manfaat bagi kehidupan kita, mulai dari kemudahan berkomunikasi, mengakses informasi, hingga membuka peluang ekonomi. Namun, disaat yang sama, perkembangan teknologi juga membuka ruang baru bagi pelaku TPPO untuk mengeksploitasi masyarakat yang rentan. Karena itu, pencegahan TPPO tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Pencegahan TPPO memerlukan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, aparat penegak hukum, keluarga, dunia pendidikan, perusahaan teknologi, dunia usaha, lembaga masyarakat, hingga generasi muda. Bersama-sama kita harus menciptakan ekosistem digital yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, termasuk TPPO."

Sementara itu, Erik van der Veen, Perwakilan dari UNODC Indonesia, menegaskan bahwa perdagangan orang yang berkaitan dengan operasi penipuan daring memerlukan pendekatan yang komprehensif melalui penguatan pencegahan, perlindungan korban, dan penegakan hukum.

"Perdagangan orang yang terkait dengan operasi penipuan daring merupakan bentuk kejahatan terorganisir yang berkembang sangat cepat dengan memanfaatkan kerentanan manusia dan teknologi digital. Tidak ada satu institusi pun yang dapat mengatasi tantangan ini sendirian. Pemerintah, aparat penegak hukum, sektor swasta, organisasi internasional, dan masyarakat sipil harus bekerja sama untuk memutus jaringan kejahatan, melindungi korban, dan mencegah terjadinya eksploitasi sejak dini."

Mewakili Kepala Misi IOM Indonesia, dr. Nedal Odeh, menyoroti pentingnya memastikan para penyintas memperoleh dukungan jangka panjang setelah proses penyelamatan.

"Sejak tahun 2022, IOM telah mendukung Pemerintah Indonesia dalam memberikan layanan perlindungan dan reintegrasi kepada lebih dari 660 korban perdagangan orang yang terkait dengan operasi penipuan daring. Reintegrasi yang berkelanjutan membantu melindungi para penyintas dari risiko diperdagangkan kembali, sekaligus memulihkan rasa percaya diri dan martabat mereka. Memperkuat sistem perlindungan dan mendukung para penyintas untuk membangun kembali kehidupan mereka merupakan bagian penting dari upaya bersama melawan perdagangan orang."

Peringatan WDATIP 2026 merupakan puncak dari kampanye peningkatan kesadaran publik yang berlangsung sepanjang Juli 2026 dengan mengusung tema "Melawan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Era Digital." Kampanye ini melibatkan generasi muda dan masyarakat luas melalui edukasi di media sosial, penyebaran materi informasi, serta kompetisi video pendek yang mendorong partisipasi aktif dalam upaya pencegahan perdagangan orang.

Rangkaian kegiatan juga menghadirkan talkshow publik yang melibatkan KPPPA, UNODC, IOM, Kementerian Komunikasi dan Digital, ICT Watch, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk membahas tren perdagangan orang, modus perekrutan melalui platform digital, keamanan digital, serta peran pemerintah, perusahaan teknologi, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat dalam mencegah perdagangan orang. Selain itu, peserta dapat mengunjungi berbagai booth interaktif yang dikelola oleh kementerian/lembaga, organisasi internasional, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta, serta mengikuti kegiatan Stamp Hunting yang mengajak masyarakat belajar mengenali berbagai modus perdagangan orang melalui tantangan dan aktivitas edukatif.

Menghadapi perkembangan modus perdagangan orang di era digital, Pemerintah Indonesia, UNODC, dan IOM menegaskan kembali komitmennya untuk terus memperkuat upaya pencegahan, perlindungan korban, penegakan hukum, serta kemitraan lintas sektor dalam memerangi perdagangan orang. Bersama masyarakat sipil, sektor swasta, dan seluruh elemen masyarakat, kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan bahwa kemajuan teknologi juga diiringi dengan perlindungan yang lebih kuat bagi masyarakat dari berbagai bentuk eksploitasi serta terwujudnya ruang digital yang aman bagi semua.***(rls/yan)

Dari kiri ke kanan: Prijadi Santosa (KPPPA), Abie Sancaya (UNODC), Putri Farkhah (ICT Watch), Rajmatha Devi (Komdigi), Putu Ayu Saraswati, Veronica Tan (KPPPA), Erik van der Veen (UNODC), Desy Andriani (KPPPA), Shafira Ayunindya (IOM)
Credit: UNODC

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Kamis, 03 September 2026

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru.

Berita Lainnya

Minggu, 20 September 2026

Tragedi KM 25 Tol Pekanbaru–Bangkinang: Lelah dan Microsleep Berujung Duka Pasangan Suami Istri


Minggu, 20 September 2026

Aksi Cincang Truk Tronton di Pelalawan Terbongkar, 8 Orang Diamankan


Minggu, 20 September 2026

A Riza Patria Lantik IARMI Riau, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Diberi Baret Kehormatan


Minggu, 20 September 2026

Sekolah di Pelalawan Tetap Tatap Muka 21-23 September, Kualitas Udara Terus Dipantau


Minggu, 20 September 2026

Pertamina Patra Niaga Unit Dumai Produksi Sungai Pakning Perkuat Pencegahan dan Penanganan Karhutla


Minggu, 20 September 2026

Polsek Tanah Putih Ajak Warga Aktifkan Kembali Satkamling, Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif


Sabtu, 19 September 2026

Terpilih Aklamasi, Multihadi Resmi Nahkodai Pengda IAGI Riau


Sabtu, 19 September 2026

Digagas Ninik Mamak, Pemerintah, Dunia Usaha dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Sontang-Kasang Padang


Sabtu, 19 September 2026

Helat Pelalawan ke-27 Digelar 8-12 Oktober, Pemkab Siapkan 150 Stand Gratis untuk UMKM


Sabtu, 19 September 2026

HUT ke-27 Kuansing Bakal Dimeriahkan Perlombaan Tradisional


Sabtu, 19 September 2026

Tiga Heli WB Hari Ini Dikerahkan Padamkan Karhutla di Kuala Cenaku dan Desa Semambu Inhil


Sabtu, 19 September 2026

PT Arara Abadi Gerak Cepat Bersama TNI, Polri Kendalikan Karhutla di Mempura-Siak


Sabtu, 19 September 2026

Sambut Tabligh Akbar UAS, Personel Polsek Tanah Putih Pasang Spanduk di Masjid dan Pasar


Sabtu, 19 September 2026

Satresnarkoba Polres Rohil Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Wisma Panipahan


Sabtu, 19 September 2026

Sempat Hilang Pemuda di Kuansing Ditemukan di Sebuah Danau Rawa


Jumat, 18 September 2026

Sinergi dengan Polda Riau, Tokoh Masyarakat Kuansing Mardianto Manan Ajak Warga Jaga Kamtibmas


Jumat, 18 September 2026

‎Dibuka Camat, MTQ XXI Kelurahan Kulim Bergema, Dihadiri Ratusan Warga


Jumat, 18 September 2026

Satgas Udara Optimalkan OMC dan Heli WB Tanggulangi Karhutla di Riau


Jumat, 18 September 2026

Jumat Curhat, Polisi Ukui Serap Aspirasi dan Sampaikan Pesan Kamtibmas


Jumat, 18 September 2026

Perkenalkan Pacu Jalur, GOW Kuansing Kunjungi Kabupaten Lima Puluh Kota