Riauterkini - PEKANBARU - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, resmi mengakhiri masa pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara (ASN). Masa purnatugas terhitung, Senin (3/8/26).
Untuk mengisi kekosongan jabatan, Pelaksana Tugas Gubernur Riau (Plt Gubri) SF Hariyanto telah menunjuk Supaiman sebagai Plt Kepala DPKH Riau.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Budi Fakhri, membenarkan penunjukan tersebut. Menurutnya, Supaiman yang selama ini menjabat sebagai Sekretaris DPKH Riau akan menjalankan tugas sebagai Plt Kepala DPKH hingga adanya pejabat definitif.
"Pak Supaiman ditunjuk sebagai Plt Kepala DPKH Riau. Beliau sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPKH," kata Budi.
Mimi Yuliani dikenal memiliki rekam jejak panjang di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Sebelum memimpin DPKH, ia beberapa Kali mengemban amanah menjadi pimpinan OPD lainya di Pemprov Riau, yakni Kepala Dinas Kesehatan serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Riau juga menggelar pelepasan purnabakti untuk Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Zulfadli. Namun, Budi Fakhri menegaskan, Zulfadli belum resmi memasuki masa pensiun.
"Kalau Pak Zulfadli resminya terhitung 1 September 2026 nanti. Jadi sebelum memasuki masa pensiun, beliau masih menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial," jelasnya.
Acara pelepasan purnabakti kedua pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut dikemas dalam seremoni bertajuk Pelepasan Purna Bakti yang digelar di Ruang Melati, Kantor Gubernur Riau, Senin (3/8/26). Kegiatan dipimpin langsung oleh Plt Gubri SF Hariyanto dan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi serta para kepala OPD di lingkungan Pemprov Riau.
Dalam sambutannya, SF Hariyanto menegaskan bahwa masa purnatugas bukanlah akhir dari pengabdian kepada masyarakat, melainkan penutup dari perjalanan sebagai ASN.
"Pelepasan purnatugas bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memberikan penghormatan atas perjalanan panjang pengabdian dua pejabat yang telah bersama-sama membangun Provinsi Riau," ujar SF Hariyanto.
Ia menambahkan, selama menjalankan roda pemerintahan, setiap aparatur menghadapi berbagai dinamika, mulai dari perbedaan pandangan, tuntutan pekerjaan hingga komunikasi yang terkadang berlangsung tegas. Menurutnya, seluruh proses tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk memastikan pemerintahan berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.
"Berbagai dinamika yang terjadi selama bertugas merupakan bagian dari proses untuk memastikan pemerintahan berjalan baik dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," tutupnya.***(mok)