Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Dinkes Pekanbaru Genjot Edukasi Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla



Riauterkini - PEKANBARU - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru memperkuat edukasi ke masyarakat sebagai langkah utama menghadapi dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan. Penekanan diberikan agar warga tahu cara melindungi diri saat kualitas udara memburuk.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendrianto, mengatakan edukasi menjadi benteng pertama agar masyarakat tidak mudah jatuh sakit akibat paparan asap.

"Saat ini fokus kami adalah mengedukasi masyarakat. Kami minta warga rajin menguras bak air, menutup rapat pintu dan jendela saat udara tidak baik, serta wajib menggunakan masker setiap keluar rumah," ujar Hazli, Senin (14/9/2026).

Hazli menyebut informasi pencegahan itu disebar secara masif. Mulai dari penyuluhan langsung di 21 Puskesmas, media sosial Dinkes, hingga info berjalan di layar TV yang ada di setiap Puskesmas. Selain edukasi, Dinkes juga menjalankan 3 langkah pendukung lainnya.



Pertama, Surveilans Real Time.
Seluruh Puskesmas wajib melaporkan kasus ISPA, pneumonia dan asma setiap hari pukul 12.00 WIB. Data ini jadi dasar Dinkes memantau wilayah mana yang paling terdampak.

Kedua, Penguatan Layanan Kesehatan.
Puskesmas diminta tetap membuka layanan khusus pasien terdampak kabut asap, termasuk di hari libur. Sistem rujukan pasien karhutla juga diperkuat agar penanganan lebih cepat.

Ketiga, Kesiapan Logistik.
Stok obat-obatan, BMHP dan tabung oksigen di 21 Puskesmas sudah diinstruksikan untuk disiapkan. Tujuannya mengantisipasi jika ada lonjakan pasien.

Hazli juga mengingatkan 5 kebiasaan penting selama musim kabut asap yakni pakai masker, tutup pintu dan jendela, perbanyak minum air putih, konsumsi makanan bergizi, dan rutin cuci tangan.

"Jangan tunggu parah baru ke Puskesmas. Kalau batuk lebih dari 2 minggu, sesak napas, atau mata perih, segera periksa. Pelayanan kita siapkan," tegasnya.

Ia menutup dengan mengajak masyarakat mengusung semangat "Udara Bersih, Hidup Sehat, Pekanbaru Hebat".

Kasus Sempat Tembus 384 Berdasarkan data Dinkes, kasus dampak karhutla di Pekanbaru periode 24 Agustus - 13 September 2026 sempat mencapai puncak 384 kasus pada 27 Agustus 2026. Dari jumlah itu, 341 kasus merupakan ISPA.

Setelah itu kasus sempat turun ke 125 pada 30 Agustus, lalu naik lagi dan terakhir pada 13 September tercatat 34 kasus.

"Meski sudah turun, kewaspadaan tetap harus dijaga. Edukasi akan terus kami gencarkan," pungkas Hazli.***(Dan)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Selasa, 06 Oktober 2026

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Berita Lainnya

Kamis, 15 Oktober 2026

Subuh Keliling, Polsek Tanah Putih Tampung Keluhan Warga dan Perkuat Kamtibmas


Kamis, 15 Oktober 2026

Ringankan Beban Masyarakat, Plt Gubri Putihkan Denda Pajak Kendaraan, Cek Jadwalnya


Kamis, 15 Oktober 2026

Tim IGTK Kuansing Raih Peringkat III Porseni Riau, Plt Bupati Muklisin Beri Apresiasi


Kamis, 15 Oktober 2026

Pamit Kencing ke Parit, Pemuda di Inhu Ditemukan Tewas Mengambang


Rabu, 14 Oktober 2026

Kejari Inhil Musnahkan Barang Bukti 70 Perkara Pidana Umum dan Khusus Telah Inkracht


Rabu, 14 Oktober 2026

Bandara SSK II Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat Skala Penuh


Rabu, 14 Oktober 2026

Kepala BPBD Riau Bahas Pengurangan Risiko Bencana di Banten Bersama Kalaksa se Indonesia


Rabu, 14 Oktober 2026

Kartu Anggota KORPRI Berbasis e-Money, Upaya BRK Syariah Perluas Transaksi Digital


Rabu, 14 Oktober 2026

‎Porseni IGTKI-PGRI Riau 2026 Ditutup, Rokan Hulu Keluar sebagai Juara Umum


Rabu, 14 Oktober 2026

Capella Honda Perkuat Pendampingan Vokasi SMK Binaan AHM se-Riau


Rabu, 14 Oktober 2026

Pemkab Siak Perpanjang Kontrak Ribuan PPPK Paruh Waktu, Bupati Afni Pastikan Alokasi THR dan Gaji 13


Rabu, 14 Oktober 2026

Konferkab PWI Kampar Siap Digelar, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua


Rabu, 14 Oktober 2026

Petani Mangga Filipina Pelajari Pengendalian Hama di Indonesia dengan Dukungan FAO


Rabu, 14 Oktober 2026

Sukseskan TMMD Ke-130, Kodim 0314/Inhil Mulai Langsir Material Melalui Jalur Darat dan Laut


Rabu, 14 Oktober 2026

Green Policing yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri


Rabu, 14 Oktober 2026

Bagikan Masker, Danlanud Tegaskan Asap Bukan dari Riau


Rabu, 14 Oktober 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Salurkan Bantuan Dukung Kesiapsiagaan Dampak Asap Karhutla


Rabu, 14 Oktober 2026

Polsek Tanah Putih Intensifkan Patroli Objek Vital Nasional, Antisipasi Gangguan Keamanan Jalur Pipa Minyak


Rabu, 14 Oktober 2026

Tanpa Atap, Disdag Bengkalis Janji Perbaikan Pasar Terubuk Tahun Depan


Rabu, 14 Oktober 2026

PTPN IV Regional III Dukung Gebrakan Kapolri Berantas Narkoba