Riauterkini-KAMPAR-Rasa kantuk mendadak yang menyerang pengendara sepeda motor kerap menjadi pemicu utama fenomena microsleep di jalan raya. Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, pemahaman mendalam mengenai mekanisme tubuh serta penanganan kantuk yang tepat menjadi kunci utama agar pengendara selamat sampai tujuan.
Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) berkomitmen memberikan edukasi #Cari_aman berkendara dan menjadi pelopor keselamatan berkendara untuk menjaga dan mengurangi kecelakaan yang diakibatkan oleh pengendara sepeda motor.
Secara biologis, rasa kantuk dipicu oleh penumpukan senyawa adenosin di otak. Semakin lama seseorang beraktivitas, konsentrasi adenosin meningkat dan menempel pada reseptor sel otak sebagai sinyal bahwa tubuh membutuhkan tidur. Banyak pengendara mengandalkan kopi untuk mengatasinya. Namun, kafein juga belum tentu benar-benar menghilangkan kantuk.
Instruktur Safety Riding Capella Honda, Rama Dhandyano menjelaskan, kafein tidak menghancurkan adenosin, melainkan bekerja memblokir reseptor otak karena memiliki struktur molekul yang mirip. Ketika efek kafein habis dalam kurun waktu 3 hingga 5 jam, penumpukan adenosin akan menempel secara bersamaan pada reseptor. Hal ini memicu efek caffeine crash, yaitu rasa kantuk dahsyat yang datang secara mendadak.
"Ingat, tidak ada fitur keselamatan kendaraan atau kafein dosis tinggi yang bisa menggantikan fungsi tidur. Selalu prioritaskan istirahat agar perjalanan tetap aman dan menyenangkan,"ujar Rama saat ditemui di Safety Riding Center Capella Honda di Jalan Garuda Sakti, Km 11, Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Jumat (25/09/26).
Disela kesempatannya Rama pun membagikan beberapa tips dan solusi panduan #Cari_Aman saat mengantuk di jalan raya. Yakni istirahat singkat (Power Nap). Segera menepi di area aman (SPBU, minimarket atau rest area). Tidur singkat selama 15-20 menit merupakan satu-satunya cara biologis efektif untuk membersihkan adenosin dari otak. Kemudian penerapan coffee nap. Minum kopi lalu segera tidur selama 15-20 menit. Saat terbangun, kafein mulai bekerja memblokir reseptor tepat ketika kadar adenosin telah berkurang akibat tidur singkat.
Lalu, kata dia lagi, menjaga hidrasi dan ventilasi. Artinya, dehidrasi mempercepat kelelahan otak. Konsumsi air putih yang cukup dan buka sedikit visor helm untuk menjaga sirkulasi udara segar. Terakhir adalah dengan peregangan ringan. Turun dari sepeda motor dan lakukan gerak tubuh selama 2-3 menit guna memperlancar aliran darah serta oksigen ke otak.
"Selalu #Cari_aman biar happy dijalan, karena keluarga menunggu dirumah," tutupnya.***(gas)