
Riauterkini - SIAK HULU — Kondisi UPT SDN 020 Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, yang sebelumnya memprihatinkan, kini mulai berubah. Perbaikan bangunan sekolah yang telah lama dinantikan itu disambut gembira masyarakat, guru, dan pihak sekolah.
Sebelumnya, sekolah ini menjadi sorotan karena kondisi bangunan yang rusak serta minimnya fasilitas pendukung pendidikan. Keterbatasan perpustakaan, sanitasi, dan ketersediaan air bersih turut menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian agar kegiatan belajar mengajar berjalan lebih nyaman.
Melihat kondisi tersebut, anggota DPRD Kampar dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Raja Ferza Fakhlevi, turun langsung meninjau sekolah. Ia melihat kebutuhan yang harus segera dibenahi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terkait fasilitas pendidikan bagi anak-anak mereka.
Aspirasi itu kemudian mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Kampar di bawah kepemimpinan Bupati Ahmad Yuzar. Perbaikan sekolah pun dilakukan sehingga kondisi bangunan kini lebih layak dibandingkan sebelumnya. Perubahan ini mendapat apresiasi dari warga yang selama ini berharap anak-anak mereka bisa belajar di lingkungan yang lebih baik.
Raja Ferza mengatakan, perhatian terhadap fasilitas pendidikan merupakan bagian dari komitmen PKB untuk mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Kampar. Menurutnya, perbaikan sekolah perlu dilanjutkan agar lingkungan belajar semakin nyaman dan mendukung berbagai aktivitas siswa.
“Komitmen PKB terhadap pendidikan di Kampar. Insya Allah, di perubahan ini kita akan membuat halaman dan taman untuk aktivitas di lingkungan sekolah, seperti upacara, kegiatan ekstrakurikuler, dan lainnya,” kata Raja Ferza.
Rencana penataan halaman dan taman itu diharapkan dapat melengkapi fasilitas sekolah. Dengan adanya halaman yang memadai, siswa nantinya bisa mengikuti upacara bendera, berolahraga, dan melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler dengan lebih leluasa.
Kepala UPT SDN 020 Pangkalan Baru, Usri, juga menyambut positif perbaikan tersebut. Peningkatan fasilitas dinilai penting untuk menunjang kenyamanan siswa dan guru selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Meski bangunan telah diperbaiki, pemenuhan fasilitas pendukung lainnya tetap menjadi harapan pihak sekolah. Sanitasi, air bersih, perpustakaan, serta penataan lingkungan perlu mendapat perhatian agar kualitas sarana pendidikan semakin baik.
Bagi masyarakat Desa Pangkalan Baru, perubahan ini menjadi kabar menggembirakan. Warga mengapresiasi perhatian Raja Ferza dan Bupati Ahmad Yuzar serta berharap upaya peningkatan fasilitas pendidikan terus berlanjut, sehingga anak-anak dapat belajar dengan aman, nyaman, dan layak.
Perbaikan SDN 020 Pangkalan Baru sekaligus menjadi pengingat bahwa membangun pendidikan bukan sekadar memperbaiki gedung, tetapi juga memastikan tersedianya fasilitas yang mendukung tumbuh kembang dan masa depan generasi muda di Kabupaten Kampar. ***(Dan)