Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Prabowo Apresiasi Capaian TPAKD, Siapkan Pembiayaan Rp400 Triliun untuk Rakyat

Riauterkini - JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi capaian Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang dinilai berperan penting dalam memperluas akses keuangan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Apresiasi tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD 2026 di Jakarta, Kamis. Dalam kesempatan itu, Presiden menegaskan pentingnya memperkuat akses pembiayaan bagi masyarakat agar manfaat pembangunan ekonomi dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan rakyat.

Prabowo menyampaikan penghargaan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pemerintah daerah, Bank Indonesia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi membangun dan mengembangkan TPAKD di berbagai daerah di Indonesia.

"Saya menyampaikan penghargaan kepada Otoritas Jasa Keuangan, pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan semua pihak yang telah bekerja membangun kelembagaan ini," tutur Prabowo.

Menurutnya, keberadaan TPAKD yang kini telah terbentuk di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota merupakan pencapaian penting dalam upaya memperluas akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan formal.

Presiden juga menyoroti besarnya penyaluran kredit kepada masyarakat yang telah mencapai puluhan triliun rupiah dengan jutaan penerima manfaat.

"Kita bangga dengan prestasi yang sudah kita capai bersama, antara lain penyaluran kredit-kredit untuk rakyat. Dan kita juga akan lebih masif lagi. Tadi saya lihat penyaluran kurang lebih Rp64 triliun yang penerima manfaatnya adalah sekitar 2 juta ya," kata Prabowo.

Hingga 2026, TPAKD telah terbentuk di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, dengan total 552 TPAKD di seluruh Indonesia.

Keberadaan lembaga ini menjadi wadah koordinasi antara pemerintah daerah, regulator, dan industri jasa keuangan untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat serta menghadirkan program pembiayaan yang sesuai dengan potensi dan karakteristik masing-masing wilayah.

Program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR), misalnya, telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp64,85 triliun kepada 2,28 juta debitur. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses pembiayaan yang lebih terjangkau sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman berbunga tinggi.

Sementara itu, program Kredit/Pembiayaan Sektor Prioritas telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp5,41 triliun kepada lebih dari 103 ribu debitur.

Di sektor pendidikan, program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) telah mencapai 59,36 juta rekening atau setara dengan 88,83 persen dari segmen pelajar Indonesia.

Adapun program Laku Pandai telah menjangkau 72.982 desa dan membawa sekitar 17 juta masyarakat masuk ke dalam sistem keuangan formal. Program ini juga mendukung penyaluran bantuan pemerintah kepada masyarakat.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa perluasan akses keuangan tidak hanya menyangkut penyaluran kredit, tetapi juga mencakup peningkatan inklusi keuangan, pembiasaan menabung sejak dini, serta kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan perbankan.

Selain memperluas layanan keuangan, OJK juga mendorong pengembangan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di tingkat desa.

Hingga 2026, sebanyak 135 program EKI telah dilaksanakan dengan mengintegrasikan literasi keuangan, digitalisasi transaksi, pencocokan usaha dengan sumber pembiayaan, pendampingan usaha, hingga pemasaran produk unggulan perdesaan.

Pelaksanaan program tersebut telah menghasilkan pembukaan lebih dari 174 ribu rekening tabungan, pembentukan 455 agen Laku Pandai, serta penyaluran kredit atau pembiayaan kepada lebih dari 18 ribu debitur.

Program EKI juga mendorong perluasan akses investasi, asuransi, jaminan sosial ketenagakerjaan, dan digitalisasi transaksi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ke depan, TPAKD diharapkan semakin bersinergi dengan program prioritas pemerintah, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan bagi petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM, dan pengusaha lokal.

Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan usaha, masuk ke dalam rantai pasok, serta menciptakan lapangan kerja di daerah masing-masing.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi harus diukur dari peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat, bukan sekadar pencapaian angka atau slogan.

Menurutnya, kebijakan ekonomi pemerintah harus memberikan dampak langsung terhadap kehidupan keluarga Indonesia, terutama masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap sumber pembiayaan.

"Saudara-saudara sekalian, garis ekonomi kita harus bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat kita. Kesejahteraan tidak boleh hanya menjadi kata-kata slogan. Arti sesungguhnya dari kesejahteraan adalah bahwa penghasilan rakyat secara riil, secara nyata harus meningkat, harus meningkat, bahwa setiap keluarga harus memiliki daya beli yang nyata. Ini yang sedang kita perjuangkan, ini garis kita, ini strategi kita," tegas Prabowo.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Presiden juga menyampaikan rencana penyaluran pembiayaan sebesar Rp400 triliun pada tahun mendatang.

Pembiayaan itu ditujukan bagi petani, nelayan, masyarakat perdesaan, penduduk di daerah terpencil dan tertinggal, serta masyarakat berpenghasilan rendah di perkotaan.

Rencana tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperluas kesempatan ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan modal untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan.

Rakornas TPAKD 2026 mengusung semangat penguatan akses keuangan yang berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan dalam menghadirkan layanan keuangan yang inklusif, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah menteri dan pimpinan lembaga, kepala daerah, pimpinan industri jasa keuangan, serta perwakilan masyarakat penerima manfaat program TPAKD dari berbagai wilayah Indonesia.

Melalui penguatan TPAKD dan perluasan pembiayaan, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses permodalan, mampu mengembangkan usaha produktif, serta merasakan peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan.***(Rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Selasa, 06 Oktober 2026

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Berita Lainnya

Rabu, 21 Oktober 2026

Kapolres Inhil Serahkan Bantuan 3 Mesin Katinting buat Nelayan Parit 13 Tembilahan Hilir


Rabu, 21 Oktober 2026

Polda Riau Tetapkan Mantan Dirut SPRH Perseroda Rohil Tersangka Dugaan Korupsi CSR Rp19,57 Miliar


Rabu, 21 Oktober 2026

Percepat Temuan TB, Dinkes Bengkalis Sasar 10 Ribu Warga Lewat Integrasi CKG


Rabu, 21 Oktober 2026

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Tanah Putih Cek Program Jagung Pipil


Rabu, 21 Oktober 2026

Efisiensi Layanan, Diskop UKM Bengkalis Lakukan Pengawasan dan Pemeriksaan Kesehatan Koperasi Jarak Jauh


Rabu, 21 Oktober 2026

Geliat Baru Danau Rawang Udang: Gotong Royong Warga dan RAPP Menyemai Potensi Ekowisata Kuansing


Rabu, 21 Oktober 2026

Bau Busuk Menyengat Ganggu Tidur Warga Pekanbaru


Rabu, 21 Oktober 2026

Kuansing Matangkan Persiapan MTQ Riau 2027 Pembinaan Qari dan Qariah Diperkuat


Selasa, 20 Oktober 2026

SMPN 1 Bangkinang Kota Gelar Bazar Kewirausahaan, Olah Umbi-umbian Bernilai Ekonomi Tinggi


Selasa, 20 Oktober 2026

Imbo Putui, Permata Hijau dari Warisan Adat yang Masih Bertahan


Selasa, 20 Oktober 2026

RAPP dan Masyarakat Berbagi Kepedulian melalui Founders Day 2026


Selasa, 20 Oktober 2026

Kajati Riau Kunker ke Bengkalis, Evaluasi Kinerja Sekaligus Santuni Anak Panti Asuhan


Selasa, 20 Oktober 2026

Bawa 46,9 Kilogram Sabu, Oknum TNI AD Dibekuk Polda Riau


Selasa, 20 Oktober 2026

Dandim 0314/Inhil Tinjau Langsung Semenisasi Jalan 1 KM Program TMMD ke-130 di Kuala Lemang


Selasa, 20 Oktober 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Kesehatan untuk 5 Posyandu


Selasa, 20 Oktober 2026

Ratusan Mahasiswa Unilak dan UIR Geruduk Kantor Gubernur Riau, Desak Penanganan Karhutla Hingga LGBT


Selasa, 20 Oktober 2026

HUT ke-62 Golkar, Riau Gelar Pasar Murah hingga Santuni Anak Yatim


Selasa, 20 Oktober 2026

Sambangi Sentul, Sekjen PBB Beri Penghormatan untuk Prajurit Perdamaian Indonesia yang Gugur


Selasa, 20 Oktober 2026

Atlet PPS-SMI Riau Borong Medali di Kejurnas 2026, 11 Atlet Tembus Final


Selasa, 20 Oktober 2026

Kominfoss Kuansing Ikuti Bimtek Komdigi, Dukung Visi Muklisin Percepat Digitalisasi Desa