Riauterkini-BENGKALIS- Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Tommy Kurniawan mendorong jajaran pengurus PKB Kabupaten Bengkalis menjadikan partai bukan sekadar kendaraan politik, tetapi juga kekuatan sosial dan ekonomi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Tommy saat mengukuhkan Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Bengkalis periode 2026-2031, Sabtu (7/11/26) malam di Gedung Cik Puan Bengkalis.
Pengukuhan berlangsung istimewa dengan perpaduan seni dan budaya yang menyuguhkan hiburan bagi para tamu undangan. Tommy Kurniawan yang juga Anggota DPR RI Komisi XI itu memimpin langsung pengucapan sumpah dan janji pengurus, dilanjutkan penyerahan pataka PKB kepada Ketua DPC PKB, Irmi Syakip Arsalan.
Kepengurusan DPC PKB Bengkalis periode 2026-2031 dipimpin Irmi Syakip Arsalan sebagai Ketua, Riza Zuhelmi sebagai Sekretaris dan Muhammad Faizal sebagai Bendahara. Turut dikukuhkan Ketua Dewan Syuro Khairi Samto, Sekretaris Dewan Syuro Hj. Ratnawati
Dalam arahannya, Tommy mengatakan PKB Bengkalis harus mampu menjadi ruang aktualisasi bagi generasi muda. Menurutnya, partai politik tidak cukup hanya menampilkan citra sebagai partai anak muda, tetapi harus benar-benar memahami kebutuhan dan aspirasi mereka.
Ia melihat potensi generasi muda di Kabupaten Bengkalis yang disebut mencapai sekitar 24,6 persen atau 124 ribu jiwa dari total penduduk sekitar 562 ribu jiwa.
"Jadikan anak muda sebagai sahabat, teman berdiskusi dan tempat menyampaikan aspirasi. Dengan demikian, PKB bukan hanya terlihat sebagai partai yang muda, tetapi juga menjadi partai yang memahami apa yang dibutuhkan generasi muda," pesannya.
Tommy mengapresiasi komposisi kepengurusan baru DPC PKB Bengkalis yang hampir 50 persen diisi kalangan anak muda. Ia berharap keterlibatan generasi muda tersebut menjadi kekuatan untuk mendorong partai lebih terbuka dan mampu mengakomodasi berbagai aspirasi.
Namun, menurutnya, ada hal lebih besar yang harus menjadi pijakan perjuangan PKB, yakni Sosialisme Islam. Gagasan tersebut harus diterjemahkan menjadi gerakan nyata yang tidak hanya bergerak dalam bidang politik, tetapi juga sosial dan ekonomi.
Ia mencontohkan, uang Rp30 juta yang digunakan untuk membeli sebuah HP nilainya setara dengan seekor sapi. Jika uang tersebut dialihkan untuk membeli sapi, kemudian dipelihara dan dikembangbiakkan, maka berpotensi menghasilkan nilai ekonomi dalam jangka panjang.
"Gerakan partai tidak cukup hanya berbicara dan menyampaikan gagasan. Kita harus mampu membangun gerakan ekonomi bersama yang memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
Tommy mendorong kader PKB di Bengkalis mulai membangun kekuatan ekonomi secara kolektif. Kader yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik diharapkan dapat ikut mengembangkan potensi bersama sehingga manfaatnya juga dirasakan kader lain dan masyarakat luas.
"PKB harus bergerak bersama, bukan bergerak sendiri-sendiri. Gerakan ini diharapkan menjadi instrumen untuk memperkuat ekonomi kader sekaligus memberikan manfaat kepada masyarakat," ujarnya.
Ia pun berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan kerja-kerja politik, semakin dekat dengan masyarakat dan menjadikan PKB sebagai partai pemenang pada Pemilu 2029.
Sementara itu, Sekretaris DPW PKB Provinsi Riau yang juga Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, menyebutkan kekuatan PKB di Riau saat ini tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Menurutnya, capaian politik pada Pemilu 2024 menjadi salah satu bukti perkembangan partai tersebut di daerah.
Ade mengingatkan bahwa politik ke depan tidak cukup mengandalkan transaksi untuk mendulang suara. Partai harus mampu meyakinkan masyarakat melalui gagasan, kerja nyata dan program yang menjawab kebutuhan publik. Terlebih, basis pemilih ke depan semakin didominasi generasi muda yang akrab dengan teknologi dan menginginkan perubahan nyata.
"Bagaimana kita meyakinkan masyarakat bahwa PKB memiliki tujuan dan kerja yang benar-benar bisa dirasakan. Generasi muda hari ini lebih kritis, melek teknologi dan membutuhkan hal-hal nyata dari sebuah partai politik,"ujar Ade.
Ketua DPC PKB Bengkalis, Irmi Syakip Arsalan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengukuhan kepengurusan baru merupakan momentum untuk memperkuat politik kehadiran yang selama ini menjadi komitmen partai. Selama lima tahun terakhir, katanya PKB Bengkalis telah menjalankan berbagai kegiatan, baik penggalangan strategis maupun kegiatan taktis yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, kerja politik tersebut juga diarahkan untuk mengakomodasi tuntutan generasi muda melalui berbagai kegiatan kreatif.
Irmi mengungkapkan, pada Pemilu 2024 PKB Bengkalis berhasil meraih lima kursi di DPRD Kabupaten Bengkalis. Capaian tersebut menjadi perolehan kursi tertinggi sepanjang sejarah berdirinya PKB di Negeri Junjungan.
"Ini bukan akhir dari segalanya, tetapi langkah awal bagi kami untuk semakin mengoptimalkan kerja-kerja politik yang berdampak nyata dalam kehidupan masyarakat, membawa manfaat bagi daerah serta membawa kejayaan bagi PKB di masa mendatang,"cakap Irmi Syakip.
Apresiasi Kontribusi PKB
Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso memberikan apresiasi terhadap kontribusi nyata yang diberikan PKB dalam pembangunan kabupaten Bengkalis baik melalui perannya di lembaga legislatif maupun berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen politik agar terus merawat kemitraan yang telah terbangun melalui komunikasi konstruktif, saling memberikan masukan, serta bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai persoalan daerah.
"Membangun Kabupaten Bengkalis bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kita boleh saja berbeda peran dan berbeda pandangan, tetapi untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Bengkalis, tentunya kita harus berjalan bersama," ungkapnya
Ia menambahkan bahwa daerah saat ini membutuhkan kehidupan politik yang mampu menghadirkan solusi, memperkuat persatuan, dan melahirkan gagasan untuk kemajuan daerah, bukan politik yang hanya mempertajam perbedaan.
"Kami mengajak seluruh jajaran pengurus PKB Kabupaten Bengkalis untuk bersama-sama mengawal pembangunan, memberikan masukan konstruktif, menyampaikan kritik yang membangun, serta turut mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,"pungkasnya.
Pengukuhan Pengurus PKB Bengkalis ditutup dengan pembagian hadiah kepada para santri pondok pesantren di wilayah Kabupaten Bengkalis yang menjadi juara lomba pidato sempena Hari Santri Nasional tahun 2026.***(dik/rls)