Logo RTC
 
 
Kesadaran Semakin Tinggi, Kini Banyak Masyarakat Riau yang Sibuk Cari Info Vaksin

Riauterkini-PEKANBARU-Kalau sebelumnya warga diajak dengan berbagai cara untuk ikut vaksin, kini justru warga yang semangat ingin segera divaksin.

Seperti yang dikatakan seorang mahasiswa salah satu universitas di Pekanbaru ini. Aulia mengatakan telah divaksin dengan merek Astrazeneca pada awal Oktober lalu. Seharusnya ia menjalani vaksin dosis kedua Desember ini. Namun hingga saat ini ia belum lagi mendapat panggilan dari rumah sakit tempat ia dulu mendapatkan vaksin dosis pertama.

Beberapa hari yang lalu, ia mendapat sms dari petugas di rumah sakit itu yang menganjurkan Aulia untuk melakukan vaksinasi di rumah sakit lain, karena mereka belum memiliki stok. Maka iapun mencari informasi di rumah sakit lain.

Hal serupa juga terjadi di salah satu whats'app grup alumni. Topik ini jadi pembicaraan hangat, saat salah seorang anggota menanyakan lokasi vaksinasi di Pekanbaru. Banyak anggota lain yang memberikan masukan tentang lokasi-lokasi yang menyelenggarakan vaksinasi gratis.

"Ini anak saya mau vaksin dosis kedua, sampai sekarang belum ada kabar.Ada yang tahu, dimana lokasi vaksinasi di Pekanbaru?" tanya seorang anggota.

Jawaban datang silih berganti dari sesama anggota. Tak lupa ajakan untuk reuni tipis-tipis sambil cuci mata di mal.

Saling menginformasikan lokasi vaksinasi juga terjadi di dunia nyata. Seperti yang dilakukan Yeni, seorang aktivis sosial di Sukajadi, yang sibuk menelpon para tetangganya yang ia ketahui belum divaksin.

"Beneran nenek mau divaksin? Ini hari ini ada jadwal vaksinasi gratis di Polsek Sukajadi. Kalau iya, biar saya daftarkan. Jenis vaksinnya Sinovac Nek, in sya Allah tidak demam," terdengar ia berbicara di telepon.

Saat ditanya, mengapa ia repot-repot, Yeni mengatakan, kasihan, kalau masih ada tetangganya yang belum divaksin hanya karena salah pengertian ataupun tidak tahu info lokasi.

"Jadi kalau saya dapat info, langsung saya kasih tau ke tetangga yang belum divaksin. Apalagi kabarnya tahun depan vaksin ini sudah berbayar. Kan lebih bagus divaksin sekarang saja, gratis. Tapi saya tidak mau memaksa mereka. Saya cuma kasih info. Kalau mau, alhamdulillah, kalau tidak, ya itu hak mereka." katanya.

Setelah itu, ia bergegas pergi ke rumah tetangga yang lain untuk menyampaikan hal yang sama.

Sejauh ini, vaksinasi dilakukan di banyak titik, seperti di sejumlah mall dengan kuota yang telah ditentukan dan merek vaksinnya Pfizer. Vaksinasi juga dilakukan di sejumlah rumah sakit dan puskesmas.***(yan)

BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 06 Desember 2021

Kota Pekanbaru Terima WTP 5 Kali Berturut-turut dari Kemenkeu

PEKANBARU - Pemko Pekanbaru menerima predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Prestasi ini diperoleh karenakan tata kelola dan pengelolaan keuangan Pemko Pekanbaru yang transparan dan akuntabel selama lima tahun terakhir.

Advertorial
Jumat, 06 Nopember 2021

Bupati Pelalawan Panen Raya di Desa Kuala Panduk

Riauterkini-PELALAWAN- Bupati Pelalawan H Zukri Misran menghadiri kegiatan panen raya padi di desa Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti Pelalawan.Jumat (05/11/21).

Galeri