Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Tertipu 17,8 Miliar, Korban Investasi Bodong Menangis di Persidangan

Riauterkini - PEKANBARU - Sidang kasus investasi bodong yang menyeret PT Fikasa Grup kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Senin (20/12/21). Dalam sidang tersebut salah satu korban yakni Pormian Simanungkalit tak dapat menahan air mata dan kekesalannya lantaran ditipu oleh pihak Fikasa Grup hingga Rp17,8 miliar.

Saat dihadirkan di depan majelis hakim yang diketuai Majelis Hakim, Dahlan, Pormian meminta PN Pekanbaru menghukum terdakwa dan meminta uangnya dikembalikan. Bukan sendirian ada lima saksi korban yang dihadirkan dalam persidangan tersebut. Dimana kerugian nasabah Fikasa Grup mencapai Rp84 miliar lebih.

Pormian memaparkan, Ia tertarik berinvestasi lantaran diiming-imingi terdakwa Maryani dengan bunga yang tinggi 9 hingga 12 persen. Namun belakangan apa yang dijanjikan tidak ditepati.

"Saya minta uang saya dikembalikan, tapi sampai sekarang tidak ada. Gara-gara ini saya sakit Yang Mulia. Saya minta kepada Hakim Yang Mulia mereka mengembalikan uang saya. Uang itu sudah saya kumpul kumpul sejak saya berumah tangga," katanya.

Dia mengatakan bahwa dirinya sudah menanam modal Rp 17.8 miliar kepada PT Fikasa Group. Uang itu awalnya disetorkan sebanyak Rp500 juta di 2016. Hingga 2019 total yang disetor Pormian mencapai total Rp17.8 miliar.

"Saya tertarik berinvestasi karena Maryani mengaku bahwa perusahaan milik Agung Salim itu besar. Ada usaha perhotelan, air minum, tol dan property jadi saya percaya. Maryani bilang perusahaan terdaftar di OJK. Dia membujuk saya terus sewaktu setiap promisory note habis diakhir tahun. Dia minta diperpanjang terus dan dia terus membujuk. Maryani ini bos Fikasa di Pekanbaru. Dia bilang investasinya sama dengan bank dan di Fikasa Group tidak ada resiko," paparnya.

Sementara itu Archenius Napitupulu, korban lainnya mengatakan bahwa dirinya tertarik berinvestasi karena percaya dengan terdakwa Agung. Dia berinvestasi dengan total Rp18 miliar.

"Saya percaya karena dia menunjukan dua hotelnya di Bali. Dia punya usaha air minum dan dia kontraktor jalan tol. Agung Salim itu menjamin uang saya aman. Dana awal yang saya masukkan dana awal Rp5 miliar di bulan April 2016. Investasi itu macet di 2019. Saya berulang kali hubungi Maryani tentang uang saya. Dia bilang uang saya belum datang dari luar negeri dari pak Agung Salim. Saya akhirnya melaporkan kasus ini ke Bareskrim Mabes Polri karena tidak ada kejelasan pengembalian uang saya," terangnya.

Dalam kasus invenstasi bodong ini ada lima terdakwa yang diadili yakni Agung Salim, Bakti Salim, Edy Salim, Elly Salim dan Maryani. PT Fiksa Grup menggunakan 2 perusahaannya yakni Wahana Nusantara Bersama dan PT Tiara Global Propertindo yang bergerak dalam usaha perhotelan dan properti untuk menarik nasabahnya. Ada lima korban yang dihadirkan tiga korban lain adalah Darto Siagian, Agus Pardede dan Mely Novrianti.*(arl)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 29 Oktober 2026

New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru

New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru.

Galeri
Sabtu, 31 Oktober 2026

Hari Santri Nasional, Bupati Inhu Tegaskan Beranilah Mengatakan Tidak Pada Narkoba

Hari Santri Nasional, Bupati Inhu Tegaskan Beranilah Mengatakan Tidak Pada Narkoba

Advertorial
Selasa, 06 Oktober 2026

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru.

Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Galeri
Minggu, 25 Oktober 2026

Raih Summa Cumlaude, Rika Gunawan Puncaki Wisuda XXXI Umri Sebagai Lulusan Terbaik

Raih Summa Cumlaude, Rika Gunawan Puncaki Wisuda ke XXXI Umri Sebagai Lulusan Terbaik

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Berita Lainnya

Senin, 02 Nopember 2026

Polsek Tanah Putih Gelar Strong Point Pagi di Jalinsum


Senin, 02 Nopember 2026

4.390 Ha Kebun Petani Mitra PTPN IV PalmCo Kantongi Sertifikasi RSPO


Senin, 02 Nopember 2026

Nenek 75 Tahun di Kuansing Diterkam Buaya Saat Cuci Piring, Luka 20 Jahitan


Minggu, 01 Nopember 2026

Pangkalan Kerinci Kini Jadi Miniatur Nusantara Lewat Pekan Seni Budaya Riau Kompleks 2026


Minggu, 01 Nopember 2026

Kunker Perdana ke Kuala Kampar, Ini Pesan Kapolres Pelalawan


Minggu, 01 Nopember 2026

Ditetapkan Tersangka, Pengemudi Land Cruiser Laka Maut di Perawang Terancam 6 Tahun Penjara


Minggu, 01 Nopember 2026

Patroli Blue Light, Satlantas Polres Inhu Amankan 4 Unit Sepeda Motor


Minggu, 01 Nopember 2026

DPO Curat Dana ATM Viral di Ukui Pelalawan Diciduk Polisi di Medan


Minggu, 01 Nopember 2026

Karyawan PKS Tapung PTPN IV Sisihkan Rezeki Bantu Perbaiki Masjid


Minggu, 01 Nopember 2026

Polsek Tanah Putih Patroli dan Pantau Ibadah Minggu, Sejumlah Gereja Dipastikan Aman


Minggu, 01 Nopember 2026

Cegah Peredaran Narkoba, Polres Rohil Sisir Tempat Hiburan Malam di Tanah Putih


Sabtu, 31 Oktober 2026

Hari Santri Nasional, Bupati Inhu Tegaskan Beranilah Mengatakan Tidak Pada Narkoba


Sabtu, 31 Oktober 2026

Bapak Pembangunan Siak Berpulang, Plt Gubri Sampaikan Belasungkawa


Sabtu, 31 Oktober 2026

Polisi Amankan Pelaku Pembakar Lahan di Bunut Pelalawan


Sabtu, 31 Oktober 2026

Subuh Keliling, Polsek Tanah Putih Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas


Sabtu, 31 Oktober 2026

Plt Bupati Kuansing Bersama Ketua DPRD Hadiri Pelayuran Jalur Cahaya Baru


Sabtu, 31 Oktober 2026

Komisi Informasi Jangan Dimanfaatkan untuk Kepentingan Alat Peras Pengadu


Jumat, 30 Oktober 2026

Dua Pria Ditangkap Polsek Bagan Sinembah, 30 Paket diduga Sabu Seberat 7 Gram Disita


Jumat, 30 Oktober 2026

UNESCO Luncurkan Panduan Keluarga Berbahasa Indonesia untuk Dampingi Anak di Era Digital


Jumat, 30 Oktober 2026

Perkuat Keseimbangan Spiritual dan Profesionalisme, BRK Syariah Gelar Tarbiyah Ruhiyah