Logo RTC
 
 
2021, Terjadi 17 Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Kuansing

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Tindak kekerasan terhadap anak masih saja terjadi di Kuantan Singingi (Kuansing), tahun 2021 tercatat angka kekerasan ada 17 kasus.

Data ini disampaikan Kapolres Kuansing, AKBP Rendra Oktha Dinata, SIK saat menggelar press conference akhir tahun di Mapolres Kuansing, Selasa (28/12/2021) lalu.

Dari keterangan Kapolres ada empat jenis kejahatan yang mereka tangani sepanjang 2021, yakni pencabulan anak, persetubuhan terhadap anak dibawah umur, kekerasan terhadap anak dan melarikan anak dibawah umur.

Kasus pencabulan menurutnya ada 2 kasus, persetubuhan dibawah umur ada 10 kasus, kekerasan terhadap anak ada 4 kasus dan melarikan anak dibawah umur ada 1 kasus.

Disamping kasus kejahatan terhadap anak, selama tahun 2021 juga masih terjadi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). "Sementara kasus KDRT, tahun 2021 ada 7 kasus," beber Kapolres.

Hadir dalam Press Conference itu Wakapolres Kuansing Kompol Antoni Lumban Gaol, Kabag dan Kasat serta Kasubag di Mapolres Kuansing.* (Jok)

BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 06 Desember 2021

Kota Pekanbaru Terima WTP 5 Kali Berturut-turut dari Kemenkeu

PEKANBARU - Pemko Pekanbaru menerima predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Prestasi ini diperoleh karenakan tata kelola dan pengelolaan keuangan Pemko Pekanbaru yang transparan dan akuntabel selama lima tahun terakhir.

Advertorial
Jumat, 06 Nopember 2021

Bupati Pelalawan Panen Raya di Desa Kuala Panduk

Riauterkini-PELALAWAN- Bupati Pelalawan H Zukri Misran menghadiri kegiatan panen raya padi di desa Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti Pelalawan.Jumat (05/11/21).

Galeri