Logo RTC
 
 
Terkait Pemberitaan di Tv Nasional, Bupati Meranti Berikan Klarifikasi dan Hak Jawab

Riauterkini,MERANTI, - Terkait pemberitaan Tv One melalui Kabar Siang 04 Januari 2022 dengan judul "Ratusan Tenaga Honorer di Kepulauan Meranti Gelar Aksi Demo terkait Pemutusan Kerja Ribuan Honorer".

Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Afrinal Yusran mengatakan akan menggunakan Gak Jawab Dan Hal Koreksi sesuai UU No 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

"Atas pemberitaan tersebut, kita akan menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sebagaimana diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, karna pemberitaan itu tidak sesuai" Ucapnya.

Kepada Media ini, Rabu,(5/1/2022) Yusran juga menjelaskan sudah menghubungi pihak TV Nasional tersebut dan telah bersedia, menanyakan klarifikasi.

"Saya diperintahkan bupati untuk mewakili klarifikasi pemberitaan tersebut, dan Pihak TV sudah kita hubungi, mereka bersedia menanyakan pemberitaan klarifikasi kita"ungkapnya lagi.

Adapun Klarifikasi yang disampaikan Pihak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai berikut :

1. Bahwa kontrak kerja honorer di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti memang telah berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.

2. Pemkab Kepulauan Meranti melakukan evaluasi terhadap tenaga honorer sesuai dengan kebutuhan kerja di Organisasi Perangkat Daerah dan keahlian masing-masing tenaga honorer sehingga terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.

3. Tidak benar jika dikatakan hal tersebut adalah pemutusan kontrak tenaga honorer. Yang benar adalah penundaan perpanjangan kontrak hingga proses pemetaan sesuai kebutuhan masing-masing OPD selesai dilaksanakan.

4. Terkait narasi bupati ingkar terhadap janji kampanye pada Pilkada Kepulauan Meranti lalu, justru melalui kebijakan ini adalah langkah mewujudkan janji tersebut. Yakni dengan evaluasi ini diharapkan penggunaan anggaran dapat sesuai peruntukan. Sehingga gaji honorer dapat dibayarkan sesuai jenjang pendidikan dan keahlian, tidak lagi sebesar Rp. 780.000.

5. Tidak ada maksud Bupati Kepulauan Meranti untuk menghindar dari massa yang menggelar aksi demo. Pada hari Senin tanggal 3 Januari 2022 tersebut saat aksi tersebut berlangsung saya menghadiri undangan Sertijab dan Pisah Sambut Kapolda Riau di Kota Pekanbaru.

6. Saya menyambut baik aksi dan kritikan yang diberikan oleh berbagai elemen masyarakat di Kepulauan Meranti. Hal tersebut sangat dibutuhkan demi mewujudkan pemerintahan yang baik dan bentuk kecintaan terhadap kabupaten ini.

Sekian hak jawab dan hak koreksi ini kami sampaikan. Terima kasih.***(Edi)

BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 06 Desember 2021

Kota Pekanbaru Terima WTP 5 Kali Berturut-turut dari Kemenkeu

PEKANBARU - Pemko Pekanbaru menerima predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Prestasi ini diperoleh karenakan tata kelola dan pengelolaan keuangan Pemko Pekanbaru yang transparan dan akuntabel selama lima tahun terakhir.

Advertorial
Jumat, 06 Nopember 2021

Bupati Pelalawan Panen Raya di Desa Kuala Panduk

Riauterkini-PELALAWAN- Bupati Pelalawan H Zukri Misran menghadiri kegiatan panen raya padi di desa Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti Pelalawan.Jumat (05/11/21).

Galeri