Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Ketua LAMR Mandau Minta PHR Prioritaskan Kontraktor Lokal

Riauterkini - DURI - Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Mandau, Datuk H Revolaysa SH berharap agar PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memberikan kesempatan kepada kontraktor lokal untuk mendapatkan pekerjaan.

Tentunya, apapun pekerjaan yang diberikan akan memberikan dampak positif pada perputaran ekonomi di daerah tempatan dan terserapnya tenaga kerja lokal.

"Beberapa bulan lalu kita sudah bertemu dengan PT PHR di salah satu hotel di Duri. Salah satu poin yang kita sampaikan yaitu tentang kesempatan mendapatkan pekerjaan bagi kontraktor lokal dan tenaga kerja tempatan,"ujarnya Jumat (14/01/22).

Sejak pertemuan itu sampai saat ini, belum ada jawaban atau tindak lanjutnya."Jawaban mereka (PHR_red) waktu itu akan ditindaklanjuti. Tapi sampai saat ini kita tidak tahu bagaimana perkembangannya. Tentu kita berharap permintaan kita menjadi perhatian bagi mereka.Jangan hanya sekedar basa-basi saja,"ungkapnya.

Alih kelola Blok Rokan dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPO) ke PT PHR diakui Revolaysa pada awal-awal kemarin membawa harapan besar bagi masyarakat Riau pada umumnya yaitu terbuka lebarnya kesempatan memberikan kontribusi terbaik mendukung eksplorasi migas di bumi lancang kuning.

Namun seiring berjalannya waktu, situasi makin tidak jelas. Kesempatan bekerja, mendapatkan pekerjaan seperti tidak sesuai harapan. "Keinginan kita, ada bagian pekerjaan yang harus diberikan kepada kontraktor lokal dan tak perlu perusahaan luar mengambil pekerjaan disini, jika masih ada perusahaan yang mempunyai kualifikasi yang diminta, baik pekerjaan besar atau kecil,"paparnya.

Revolaysa menilai selama kontraktor lokal memiliki syarat dan spesifikasi yang dibutuhkan PT. PHR, maka sudah seharusnya pekerjaan itu diprioritaskan kepada kontraktor lokal. "Lain halnya kalau tidak ada satupun yang memenuhi syarat. Namun untuk tenaga kerja lokal sudah seharusnya diperhatikan. Sebab, banyak tenaga kerja skil lokal yang bisa bersaing, tapi karena ramainya eksodus naker luar yang masuk membuat kesempatan mereka tertutup,"imbuhnya.

Bidang pekerjaan seperti supplier alatalat safety, catering, mengecat dan yang bersifat penunjang aktifitas PT PHR tidak perlu mengambil perusahaan dari luar daerah. "Banyak orang tempatan dan perusahaan lokal yang mumpuni mampu mengelola pekerjaan skala besar. Disinilah letaknya menghargai orang-orang lokal. Berikan bagian yang pantas bagi orang lokal berkompetisi meningkatkan kemampuan bisnisnya. Kalau tidak sekarang, sampai kapanpun kita akan terus ketinggalan. Minyak kita diambil yang kerja orang luar, sungguh tidak masuk akal,"tuturnya.*(hen)

Keterangan Foto : Pertemuan LAMR Mandau dengan PT PHR beberapa waktu lalu

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Kamis, 03 September 2026

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru.

Berita Lainnya

Kamis, 24 September 2026

Perkuat Kepastian Hukum, BRK Syariah Bagansiapiapi Gandeng Kejari Rokan Hilir


Kamis, 24 September 2026

Sempat Molor 1,5 Jam, Fraksi Partai Golkar DPRD Inhu Tak Hadiri Paripurna Perubahan APBD 2026


Kamis, 24 September 2026

Bisnis Indonesia Goes to Campus, Ajak Mahasiswa Umri Menjadi Leader Masa Depan Dalam Berkarir dan Berwirausaha


Kamis, 24 September 2026

PTPN IV Regional III Tegaskan Pengelolaan Kebun Lubuk Dalam Didasarkan Legalitas Jelas


Kamis, 24 September 2026

Pacu Jalur Sentajo Raya Sempena HUT Kuansing ke-27 Dipastikan Batal Digelar


Kamis, 24 September 2026

Pendemo Desak Kejati Riau Usut Dugaan Ijazah Palsu Ketua DPRD Siak


Kamis, 24 September 2026

Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan di Tepian Pantai Bakau Mandah, Inhil


Kamis, 24 September 2026

Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti dari 111 Perkara


Kamis, 24 September 2026

Antisipasi Narkotika hingga C3, Polsek Tanah Putih Intensifkan KRYD di Sejumlah Lokasi


Kamis, 24 September 2026

DPRD Bengkalis Targetkan Pengesahan Perubahan APBD 2026 pada 29 September


Kamis, 24 September 2026

Gandeng BSI, RSUD Indrasari Rengat Inhu Minta Dana Talangan dan CSR


Kamis, 24 September 2026

HUT Kadin, Idris Laena Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan


Rabu, 23 September 2026

Terungkap di RDP DPRD Inhu, Dirut RSUD Indrasari Gunakan Uang Pribadi untuk Beli Obat


Rabu, 23 September 2026

Keterbukaan Informasi Publik Jadi Perhatian, Dinas Kominfos Kuansing Ikuti Monev


Rabu, 23 September 2026

Pekerja PT. Serikat Putra Dikabarkan Tewas Tertimpa Tandan, Perusahaan Terkesan Menutupi


Rabu, 23 September 2026

Gadai Mobil Kredit, Warga Dumai Dipenjara 1 Tahun 5 Bulan


Rabu, 23 September 2026

Ayah di Bengkalis Diduga Tega Gagahi Anak Kandung, Ditangkap di Jambi


Rabu, 23 September 2026

Tangan Dingin Yogi Nada Hederyanto, Bawa Fighter Tembilahan Borong Tiga Medali Begaduh 2026


Rabu, 23 September 2026

Suka Makmur Bergema Sholawat, 450 Jamaah Padati Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Adh Dhawy


Rabu, 23 September 2026

Dapur Arang Mangrove Dibongkar, Polda Riau Sita 140 Ton Arang