Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Pemkab Rohul Evaluasi RPJPD 2005-2025

Riauterkini-PASIRPENGARAIAN-Asisten II Setdakab Rokan Hulu (Rohul) H. Ibnu Ulya, M.Si buka kegiatan Forum Group Discusion (FGD) tahap pertama tentang Evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Rokan Hulu tahun 2005-2025, Kamis (30/11/2023) di Convention hall Masjid Agung Islamic Center .

Hadir dalam FGD ini, Kepala Bappeda Rohul Yusmar, M. Si, Fungsional Bappedalitbang Provinsi Riau Devita Sari, ST., MT, Dr. Auradian Marta, S.IP, MA Ketua Tim Penyusunan Dokumen Evaluasi RPJPD Rohul Tahun 2005-2025 Dari LPPM Unri, beberapa Kepala Dinas dan perwakilan di lingkungan Pemkab Rohul.

Sebagai Narasumber, Devita Sari menjelaskan bahwa RPJPD ini merupakan Rencana jangka panjang selama 20 tahun yang mana dalam RPJPD ini ada 4 tahapan RPJMD yang masing-masingnya ada lima tahun, oleh karena itu untuk evaluasi ini merupakan proses pelaksanaan oleh Beppeda dan tenaga ahli telah menyiapkan dan mengumpulkan data datanya.

Dirinya berharap dengan terlaksananya evaluasi ini akan mendapatkan hasil yang sangat baik sehingga apa yang telah direncanakan selama 20 tahun dari 2005 hingga 2025 dapat dilaksanakan meskipun tidak secara menyeluruh dapat tercapai namun dalam sebagian besarnya sudah bisa tercapai.

"Evaluasi yang dilakukan saat ini dalam rangka untuk penyusunan RPJPD 20 tahun kedepan lagi yakni 2025-2045, oleh karena itu untuk menyusun RPJPD yang baru dibutuhkan evaluasi terhadap RPJPD yang lama sehingga apa yang ada di RPJPD lama apakah bisa dilanjutkan atau tidak yang diketahui berdasarkan hasil evaluasi," ujarnya.

Sebutnya lagi, bahwa saat ini Pemerintah Pusat sedang dalam tahap penyusunan RPJPN yang sudah sampai pada proses akhir dan hanya menunggu penetapannya, sedangkan RPJP Provisi Riau saat ini akan melakukan Konsultasi Publik pada akhir Desember dan Sebelumnya telah dilakukan FGD Kewilayahan dengan mengundang seluruh Kabupaten dan Kota se Provinsi Riau untuk melakukan sinergitas perencanaan untuk 20 tahun ke depan kemudian dari hasil ini akan dilihat kebutuhan dan potensi di masing-masing daerah.

Dari hasil RPJPD ini nanti akan menjadi Pedoman bagi Calon Kepala Daerah untuk menyusun yang namanya Visi dan Misi bagi setiap Calon Kepala Daerah, oleh karena itu dalam penyusunan RPJPD ini di targetkan untuk Provinsi pada Minggu ke dua Agustus 2024 dan untuk Daerah ditargetkan pada Minggu ke 4 Agustus 2024, sehingga setelah ditetapkan maka ini akan menjadi pedoman bagi Calon Kepala Daerah untuk menyusun Visi dan Misi nya.

Sementara itu, Sebagai Tenaga Ahli, Dr.Auradian memaparkan bahwa salah satu bagian penting dalam evaluasi RPJPD ini adalah indikator Makro yang ada berkaitan dengan angka Kemiskinan, Pengangguran, Laju Pertumbuhan dan IPM. Beberapa hal yang menjadi sorotan sebagai tenaga ahli secara umum adalah dengan kategori baik atau mengalami peningkatan seperti Indeks Pertumbuhan Manusia (IPM). selain itu juga terkait adanya penurunan persentase angka Kemiskinan namun dalam kategori yang cukup tinggi 9,95 persen tapi ada penurunan secara real nya, begitu juga dengan adanya pemerataan pendapatan di Rokan hulu.

Oleh Karena itu, tambahnya pada setiap Indikator makro pembangunan yang ada di RPJPD Rokan hulu 2005-2025 yang akan dievaluasi sebab itu merupakan hasil dari pada evaluasi data makro yang ada di Rokan hulu 2005 - 2025.

Didalam RPJPD terdapat 3 tujuan penting dalam evaluasi yang pertama mengukur ketercapaian indikator RPJPD sendiri, Kedua Melihat Faktor Faktor yang mempengaruhi apakah Faktor Mendorong atau penghambat didalam Realisasi atau evaluasi perencanaan pembangunan tersebut, Kemudian yang ke tiga adalah Rekomendasi dan tindak lanjut. Oleh karena itu dilihat dari hasil data akan dianesis sesuai dengan realita yang terjadi dilapangan.

Selanjutnya, Kepala Bappeda Rohul Drs.Yusmar,M.Si menyebutkan bahwa langkah pertama dilakukan mengikuti mekanisme yang telah diatur oleh Pemerintah Pusat apakah melalui Permendagri ataupun melalui Perpres bahwa RPJP ini di evaluasi setahun sebelum ditetapkannya RPJP, dalam artian Rokan Hulu pada tahun 2024 RPJP nya sudah harus tersusun sebab pada tahun 2025 sudah akan terpakai, oleh Karena itu sebelum Penyusunan ini dilakukan Evaluasi dengan tujuan untuk memberikan masukan dari berbagai kalangan baik akademisi Pemerintahan Daerah maupun Kecamatan yang memiliki cara pandang berbeda yang akan dijadikan bahan masukan untuk RPJPD 2025 hingga 2045 menuju yang namanya Indonesia Emas.

Tambah Yusmar, didalam Pelaksanaanya tetap akan melakukan koordinasi dan bimbingan dengan Bapedalitbang Provinsi Riau, sebab program atau evaluasi yang akan disusun harus seiring dengan PemerintahPusat, Provinsi dan Daerah. Dikarenakan itu secara Akademisi maka diperlukan Tenaga Ahli sehingga apa yang diharapkan dalam pelaksanaan sesuai dengan aturan dan langkah yang akan dilaksanakan sehingga bisa mendapatkan yang lebih baik dari sebelumnya. ***(am)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Kamis, 03 September 2026

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru.

Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Berita Lainnya

Jumat, 04 September 2026

SMK Abdurrab Tambah Asrama, Tampung 80 Siswi


Jumat, 04 September 2026

Polisi Tangkap 9 Orang Pelaku Penyerangan Warga di Rohul


Jumat, 04 September 2026

Karhutla di Riau Tambah 87,9 Hektar, Total Lahan Terbakar Capai 18.770 Hektar


Jumat, 04 September 2026

Peringati Harpelnas 2026, BRK Syariah Sudirman Perkuat Layanan Humanis


Jumat, 04 September 2026

Dilaporkan Suami, Imigrasi Bengkalis Cegah Perempuan Asal Rupat Berangkat ke Malaysia


Jumat, 04 September 2026

Indeks MCSP Kuansing di Posisi 6 se-Riau, Pj Sekda: Indikator yang Kurang Kita Perbaiki Bersama


Jumat, 04 September 2026

Songsong Masa Depan, 384 Mahasiswa ITB Indragiri Inhu Ikuti PKKMB


Jumat, 04 September 2026

Jurnalis dan Pers Dapat Mainkan Peran Dukung Kemajuan Wilayah


Jumat, 04 September 2026

PTPN IV Regional III Ringankan Beban Ratusan Warga Terdampak Asap Karhutla


Jumat, 04 September 2026

Sidang Sindikat Gading Gajah Pelalawan Disorot, Terdakwa Dua Kali Tertunda


Jumat, 04 September 2026

Dugaan Penistaan Adat Kuansing di Medsos, Polda Kedepankan Hukum dan Kerukunan


Jumat, 04 September 2026

Cegah Karhutla, Polsek Tanah Putih Gencarkan Sosialisasi Keliling di Pasar Tradisional


Jumat, 04 September 2026

BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time


Kamis, 03 September 2026

Gencarkan Sosialisasi Ini ke Warga, Polisi Cegah Karhutla


Kamis, 03 September 2026

Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai Ditargetkan Rampung Desember, Simpang SKA Bakal Ditutup


Kamis, 03 September 2026

Diduga Palsukan Surat Penjualan Tanah, Mantan Kades Buruk Bakul Bengkalis Ditahan Polisi


Kamis, 03 September 2026

Karhutla Kembali Berkobar, Helikopter Waterbombing Dikerahkan ke Inhu, Bengkalis dan Meranti


Kamis, 03 September 2026

Komisi III DPRD Riau Soroti Pengelolaan Kantin SMA 1 dan SMA 9 Pekanbaru


Kamis, 03 September 2026

Bawa 1.020 Tanda Tangan, Warga Rupat Desak Imigrasi Deportasi WN Malaysia Chua Cin Heng


Kamis, 03 September 2026

Sempat Padam, Karhutla Sungai Beringin Tembilahan Kembali Muncul