Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
PTPN IV PalmCo Perluas Program Tanam Padi PTPN ke Provinsi Jambi

Riauterkini - JAKWRTA - Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo memperluas program Tanam Padi PT Perkebunan Nusantara (TAMPAN) dengan merangkul para petani sawit peserta program peremajaan sawit rakyat atau PSR di Provinsi Jambi.

Usai sukses dilaksanakan di Bumi Lancang Kuning Provinsi Riau, kini program TAMPAN melalui optimalisasi areal PSR dengan pola intercropping atau tumpang sari tanaman padi disambut antusias ratusan petani yang tergabung dalam KUD Dwi Jaya Desa Tanjung Sari, Bahar Selatan, Muaro Jambi.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa saat acara tanam perdana padi gogo di Muaro Jambi, Rabu (5/2) mengatakan perluasan program yang didukung penuh Kementerian BUMN melalui kolaborasi strategis bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, serta Institut Pertanian Bogor (IPB University) tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Swasembada pangan, tuturnya, merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang terus diakselerasi melalui program 100 hari pemerintah. Sehingga, ia mengatakan telah menjadi kewajiban bagi PTPN IV PalmCo yang sejak awal menjadi inisiator penanaman padi Gogo di sela-sela areal peremajaan sawit agar terus diperluas.

"Sejalan dengan arahan Holding Perkebunan dan Kementerian BUMN RI selaku pemegang saham, PTPN IV PalmCo berkomitmen mendukung program dimaksud, di antaranya melalui penanaman padi gogo dengan pola intercropping di lahan tanam ulang sawit rakyat," kata dia.

"Dan hari ini, merupakan kelanjutan dari pelaksanaan Program TAMPAN, Tanam Padi PTPN, di lahan PSR mitra binaan perusahaan yang telah dimulai sejak akhir November lalu di Siak, Riau," lanjut Jatmiko.

Di Jambi, program TAMPAN dilaksanakan di KUD Dwi Jaya yang kini tengah melaksanakan peremajaan sawit renta seluas 140,62 hektare. Untuk tahap awal, program TAMPAN di KUD tersebut berlangsung di areal seluas lima hektare.

PTPN IV sendiri sejak awal telah menjalin komunikasi dan memberikan pendampingan penuh hingga program tersebut dapat terlaksana dengan baik. Mulai dari penyiapan areal, penyediaan bibit dan peralatan mekanisasi, hingga penyelesaian dokumen penetapan calon petani calon lokasi (CPCL) ke instansi terkait.

Untuk itu, Jatmiko turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten yang telah mendorong dan memberikan dukungan penuh terkait program ini sehingga mampu berjalan secara optimal.

Sosok yang selama enam tahun terakhir fokus terlibat dalam akselerasi transformasi PTPN itu mengakui bahwa terdapat sejumlah pekerjaan rumah dalam pelaksanaan program tersebut. Namun, dukungan dari pemerintah setempat serta kolaborasi yang apik bersama pemangku kepentingan dapat menjadi solusi dalam upaya mengakselerasi program ini.

"Maka sepantasnya kami mengucapkan terimakasih kepada Pak Direktur Kementan RI, Pak Gubernur, Pak Bupati, dan seluruh pihak yang terus mendorong agar program Tanam Padi PTPN dapat berjalan secara optimal," tuturnya.

"Adapun dukungan mendasar seperti skema pembiayaan yang masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama, hingga hal-hal teknis lain seperti pengurusan CPCL dan sebagainya, kami yakini akan dapat kita selesaikan dengan baik dalam waktu dekat. Sehingga penyebarluasan program TAMPAN sendiri di lahan PSR dalam memenuhi alokasi lahan yang diharapkan pak Presiden, bisa kita percepat dalam tempo singkat," ujarnya optimis.

Lebih jauh, dihadapan ratusan petani dan keluarga petani yang hadir dalam kick off program TAMPAN di Jambi itu, Jatmiko menjelaskan bahwa petani akan mendapatkan tambahan pendapatan jelang masa panen sawit mereka.

Pendapatan itu dihasilkan dari potensi tiga kali panen dari tanaman padi Gogo yang ditanam secara intercropping di sela-sela tanaman sawit muda.

Berdasarkan program serupa dengan kondisi geografis yang sama di Riau, diproyeksikan areal intercropping tersebut mampu menghasilkan 20 ton gabah kering untuk satu tahun menjelang sawit mulai menghasilkan tandan buah segar.

"Insya Allah, rekan-rekan petani, selain fokus utama kita adalah untuk membantu penguatan ketahanan pangan, juga akan mendapatkan penghasilan tambahan yang signifikan. Namun, kita tetap mohon dukungannya agar sama-sama menjaga padi dan sawit tumbuh subur dan baik, seperti yang kita laksanakan di Siak, Riau," harapnya.

Pelaksanaan penanaman padi gogo disela-sela sawit muda ini disambut baik oleh Pemerintah Provinsi Jambi. Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, mengapresiasi inisiasi Jatmiko Santosa yang menjadikan provinsi tersebut sebagai lokasi pengembangan program TAMPAN.

Selain itu, dirinya juga menyakini sinergitas antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan BUMN khususnya PTPN IV mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen dalam mencapai swasembada pangan. Untuk itu kami memberikan apresiasi yang sangat besar terlaksana program TAMPAN oleh PTPN IV," jelas Sudirman.

Jatmiko memaparkan, program yang berhasil membuat petani sawit kian tersenyum bangga karena dilibatkan menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional tersebut akan terus diperluas. Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Pertanian, total perkebunan sawit rakyat di Indonesia mencapai 6,94 juta hektare di seluruh Indonesia. 40 persen diantaranya atau sekira 2,8 juta hektare telah memasuki fase tanaman tua dan harus segera diremajakan.

"Dari 2,8 juta sawit yang memasuki usia renta di Indonesia, terdapat potensi PSR nasional seluas 400 ribu hektare per tahun. Dari angka tersebut, PTPN diharapkan dapat berkontribusi sebesar 40 ribu hektare per tahun. Artinya, terdapat potensi program intercropping seluas 206 ribu hektare selama lima tahun mendatang," papar Jatmiko.

Sementara jika luasan areal TAMPAN selama lima tahun mendatang dapat terwujudkan, ia mengatakan petani PSR yang menanam padi intercropping sawit berpeluang menghasilkan sedikitnya setengah juta ton gabah atau 258.491 ton padi untuk masyarakat Indonesia.

"Yang sebelumnya lahan PSR pada masa TBM (Tanaman Belum Menghasilkan) 1 dan 2 yang berstatus idle, dapat dimanfaatkan guna menanam padi gogo selama dua tahun pertama. Ini menjadi peluang besar untuk mendukung swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani," ulasnya.

Ia pun mengatakan bahwa PTPN IV PalmCo fokus dalam khittahnya untuk terus tumbuh dan berkembang bersama petani. Berkolaborasi dengan banyak pihak mulai dari pemerintah, BPDPKS, dan ekosistem MAKMUR BUMN, PTPN mendorong agar petani dapat memperoleh berbagai dukungan dalam memperkuat para petani sawit Indonesia.

Untuk itu, ia pun mengimbau kepada petani yang sedang dilema saat sawitnya memasuki usia renta untuk menjadi bagian dari gerakan akselerasi PSR dan penguatan ketahanan pangan.

"Kemitraan ini benar-benar kita bangun untuk memberikan rekan-rekan petani terus bertumbuh. Bermitra, berarti kami akan membantu semaksimal mungkin. Saat telah telah menjalin kemitraan, maka petani dapat segera mengurus CPCL untuk mendapatkan bantuan benih dan pestisida dari Kementerian Pertanian. Hal ini mempercepat proses produksi dan meningkatkan hasil panen," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian, Ardi Praptono mengatakan, bahwa kegiatan penanaman padi gogo merupakan wujud nyata atas sinergi bersama dengan semua pihak.

Kegiatan ini, kata dia, mendukung program Swasembada pangan yang harus dicapai secepat-cepatnya sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

"Kami mendukung penuh apa yang dilakukan ini. Saya kira ini, juga perlu didukung oleh petani pekebun. Dimana, ini akan memberikan manfaat kesejahteraan," ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya semua pihak untuk mendukung astacita dan Program Nasional dalam menjaga ketahanan pangan Nasional.

Pemerintah Provinsi Jambi, kata dia, berkomitmen dalam mendukung ketahanan pangan dam Swasembada pangan.

"Melalui kegiatan ini, saya berharap masyarakat dapat mengikuti serta mengimplementasikan penanaman padi Gogo. Apalagi, dilakukan secara tumpang sari dan intensifikasi lahan. Hal tersebut akan berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat," tandasnya.***(Arl)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Kamis, 03 September 2026

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru.

Berita Lainnya

Selasa, 22 September 2026

DPRD Bengkalis Dorong Percepatan Pemerataan Listrik dan Pembinaan BUMDes


Senin, 21 September 2026

Plt Ketua PKK Kuansing, Ikuti Rapat Penguatan Dekranas


Senin, 21 September 2026

Satgas Udara Sisir Area Bekas Karhutla di Kampar


Senin, 21 September 2026

Kafilah Siak Sukses di MTQ Nasional, Bupati Siak Beri Hadiah Umroh


Senin, 21 September 2026

Pekanbaru Sabet Juara Umum Kejurprov VIII Panahan Riau 2026, Borong 32 Emas


Senin, 21 September 2026

Masyarakat Desak Pemkab Bengkalis Turun Tangan Kasus Lahan Chua Cin Heng di Rupat


Senin, 21 September 2026

Semi Open Tournament Volleyball Putra Dandim 0314/Inhil Cup VIII Resmi Dibuka, 40 Club Siap Bertanding


Senin, 21 September 2026

64 Bikers Honda Jelajah Misteri dalam Petualangan dan Sejarah di Kampar


Senin, 21 September 2026

Sebanyak 34 Hewan Diberi Vaksinasi Rabies Gratis di Dinas PKH Riau


Senin, 21 September 2026

Gadaikan Motor Adik Ipar Rp5 Juta, Pria di Bengkalis Ini Tangkap Polisi


Senin, 21 September 2026

Kontrak Sudah Ditandatangani, Kerjasama BSI dengan RSUD Indrasari Inhu Terganjal BRK Syariah


Senin, 21 September 2026

Sertijab Kapolsek Tanah Putih, Kapolres Rohil Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan kepada Masyarakat


Senin, 21 September 2026

Capella Honda dan Kepolisian Ajak 350 Mahasiswa UMRI Kenali Batas Tubuh Saat Berkendara


Senin, 21 September 2026

Melanggar, Seorang WN Malaysia Didekrtasi Imigrasi Pekanbaru


Senin, 21 September 2026

Gagal di Sepak Takraw, Sumaya Malah Bawa Pulang Perak Asian Games dari Jepang


Senin, 21 September 2026

Pemberitahuan Dianggap Ancaman, PT RSA Diduga akan Gunakan APH Untuk Tekan Petani Nuntut Haknya.


Senin, 21 September 2026

Minggu Kasih, Polsek Tanah Putih Sambangi Warga dan Sampaikan Pesan Kamtibmas


Senin, 21 September 2026

Ketua DPRD Bengkalis Sebut Beasiswa SDM Sawit jadi Bekal Bangun Daerah


Senin, 21 September 2026

PTPN IV PalmCo Donorkan 1.082 Kantong Darah, Perkuat Kepedulian dan Manfaat bagi Masyarakat


Senin, 21 September 2026

Silaturahmi Pariaman-Kuansing Menguat, PKDP Apresiasi Dukungan Dua Daerah