Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Inggris bersama AIS Forum Perkuat Akselerasi Ekonomi Biru di Indonesia Lewat Program BISA



riauterkini-JAKARTA-Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, lewat UK–Indonesia Tech Hub, berkolaborasi bersama Archipelagic and Island States (AIS) Forum dari United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, menggelar acara Demo Day sebagai puncak dari program Blue Innovative Startup Acceleration (BISA) di Soehanna Hall, Jakarta, pada Selasa (1/7).

Program ini diinisiasi dengan mengutarakan inklusivitas dan pendekatan inovasi berbasis teknologi untuk akselerasi ekonomi biru dengan memberdayakan startup, organisasi berbasis masyarakat, dan mahasiswa untuk bersama-sama menciptakan solusi inovatif yang berkelanjutan bagi kawasan pesisir Indonesia.

Diluncurkan pada Januari 2025, BISA merupakan inisiatif unggulan di bawah Digital Access Programme, yang mengusung komitmen kuat Pemerintah Inggris terhadap digitalisasi yang inkusif dan inovasi pintar berbasis iklim. Sejalan dengan gencarnya Pemerintah Inggris dan Indonesia dalam mengusung kemitraan strategis, program BISA dapat membantu dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, resiliensi ekonomi, dan pengelolaan lingkungan yang baik.

Melalui UK–Indonesia Tech Hub, Pemerintah Inggris mendukung inisiatif bersifat transformatif seperti BISA yang memanfaatkan teknologi dalam mengatasi permasalahan lingkungan, terutama pada wilayah terluar dan terbelakang. Dengan mengembangkan inovasi dan akses yang inklusif terhadap sarana dan prasarana digital, BISA dinilai dapat mengakselerasi tercapainya masa depan yang lebih merata dan resilien terhadap perubahan iklim.

Sebagai sebuah wadah inovasi, acara Demo Day BISA menampilkan 10 (sepuluh) Synergy Group, yang terdiri dari gabungan startup, organisasi berbasis masyarakat, dan mahasiswa terpilih dari lebih 200 entitas yang mendaftar. Sepuluh Synergy Group ini kemudian mempresentasikan inovasi dan ide-ide mereka untuk mengatasi permasalahan wilayah pesisir, tersebar dari pengelolaan sampah laut dan akuakultur hingga penyediaan energi terbarukan dan konservasi, dengan solusi yang ditawarkan dibuat berdasarkan wilayah-wilayah terdampak, seperti Bontang (Kalimantan Timur), Takalar (Sulawesi Selatan), Anambas (Kep. Riau), dan Larantuka (Nusa Tenggara Timur).

Setelah seluruh Synergy Group menampilkan masing-masing inovasinya, terpilihlah 5 (lima) diantaranya yang akan memenangkan dana hibah untuk mengimplementasikan programnya di wilayah terpilih. Kelima Synergy Group terpilih, yaitu:

• Parongpong RAW Lab & Anambas Foundation, dengan inovasi sampah nelayan daur ulang di Anambas, Kepulauan Riau;

• Collabit, Ruang Kolaborasi Perempuan, & POKMASWAS Sandominggo, dengan inovasi mengubah sampah ikan menjadi pupuk organik di Larantuka, Nusa Tenggara Timur;

• Aquabloom & Lombok Research Center, dengan inovasi mengubah sampah rumput laut menjadi biostimulan di Lombok, Nusa Tenggara Barat;

• Puffer & Yayasan Rompang Celebes (YRC) Indonesia, dengan inovasi teknologi destilasi air bersih bertenaga surya & angin di Liukang Tupabbiring, Sulawesi Selatan; dan

• Ravelware & Yayasan Lestari Mulia, dengan inovasi pembuatan material grafin untuk bahan bangunan dari sampah pesisir di Takalar, Sulawesi Selatan.

Acara Demo Day BISA ini menandai langkah signifikan dalam kemitraan Inggris–Indonesia, yang menyongsong visi ekonomi biru yang resilien, inklusif, dan berkelanjutan. Terpilihnya para Synergy Group dapat menjadi sebuah langkah maju, menggarisbawahi solusi yang ditawarkan merupakan cetak biru terkait bagaimana teknologi, kolaborasi antar komunitas, dan kemitraan internasional dapat mengakselerasi pengembangan daerah pesisir dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Matthew Downing, mengatakan, “BISA merupakan sebuah contoh tentang bagaimana kolaborasi antara Inggris dan Indonesia dapat mendorong solusi berbasis teknologi untuk ekonomi biru. Seiring dengan kerja sama strategis baru yang disepakati oleh Perdana Menteri Keir Starmer dan Presiden Prabowo Subianto di London, Inggris, tahun lalu, saya sangat menantikan pengembangan inovasi demi membangun ekonomi biru yang resilien, inklusif, dan berkelanjutan.”

Sementara Deputi Kepala Perwakilan UNDP Indonesia, Sujala Pant, mengatakan, “Sejalan dengan visi UNDP dan AIS Forum, BISA adalah contoh konkret terkait bagaimana komitmen bersama terhadap inklusivitas dan pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir. Inisiatif ini merupakan sebuah langkah strategis untuk memastikan bahwa inovasi merespon langsung berdasarkan kebutuhan masyarakat, dengan pula memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk masa depan laut dan pesisir yang resilien. Program BISA bukan sekadar inisiatif, tapi langkah nyata menjawab tantangan di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Kami berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya ekosistem inovasi biru yang inklusif, memperluas kolaborasi lintas sektor, dan menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan, khususnya bagi generasi muda dan perempuan yang menjadi kunci masa depan komunitas pesisir.” Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan, “Terpilihnya Synergy Group melalui Program BISA sejalan dengan visi kami dalam menguatkan konektivitas dan kolaborasi lintas sektor. Inisiatif seperti ini penting untuk mendorong pembangunan yang lebih merata, berkelanjutan, dan berdaya saing di kawasan pesisir dan kepulauan.” Sedangkan Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno, mengatakan,“Inisiatif seperti BISA menegaskan bahwa solusi berbasis komunitas memiliki peran strategis dalam membentuk arsitektur pembangunan global yang lebih inklusif dan adaptif terhadap konteks lokal,” tegas Wamenlu. “Inisiatif ini adalah contoh praktik baik yang dapat diadaptasi oleh negara-negara pulau dan kepulauan dalam menghadapi tantangan bersama. Melalui kolaborasi seperti ini, kita memperkuat solidaritas global dan mempercepat hadirnya solusi transformatif yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat pesisir.”***(rls/yan)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 08 April 2026

Enam Dekade Menjemput Berkah: BRK Syariah Perkuat Ekonomi Daerah di Usia ke-60

Enam Dekade Menjemput Berkah: BRK Syariah Perkuat Ekonomi Daerah di Usia ke-60

Galeri
Jumat, 06 Maret 2026

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Advertorial
Senin, 06 April 2026

Honda Premium Matic Day di Mal SKA Pekanbaru Sedot Antusias Ribuan Pengunjung

Kehadiran Honda Premium Matic Day di Mal SKA Pekanbaru direspon positif. Ribuan pengunjung antusias berdatangan.

Advertorial
Minggu, 29 Maret 2026

Bina UMKM Desa, Cara PT Sari Lembah Subur Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Sekitar

PT Sari Lembah Subur punya cara khusus meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Melakukan pembinaan ekonomi.

Galeri
Kamis, 05 Maret 2026

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Advertorial
Jumat, 20 Maret 2026

Hadirkan Program Menarik untuk Konsumen, Honda AT Family Day Sukses Digelar di Mal SKA Pekanbaru

Hadirkan Program Menarik untuk Konsumen, Honda AT Family Day Sukses Digelar di Mal SKA Pekanbaru.

Berita Lainnya

Jumat, 10 April 2026

Polres Kuansing Kembali Amankan Pelaku PETI yang Sempat Kabur di Polsek Kuantan Hilir


Jumat, 10 April 2026

Sekolah Rakyat Kuansing Ditargetkan Rampung Agustus 2026, Wabup Tekankan Kualitas dan Ketepatan Waktu


Jumat, 10 April 2026

PPN Sumbagut Komit Jaga Penyaluran LPG di Kepulauan Meranti


Jumat, 10 April 2026

Polisi Tertibkan Aktivitas PETI di Tengah Kota Teluk Kuantan


Jumat, 10 April 2026

Gotong Royong, Polisi Ukui Wujudkan Lingkungan Bersih dan Pelayanan Prima


Jumat, 10 April 2026

Polres Kuansing Kembali Amankan Pelaku PETI yang Sempat Kabur di Polsek Kuantan Hilir


Jumat, 10 April 2026

Sekolah Rakyat Kuansing Ditargetkan Rampung Agustus 2026


Jumat, 10 April 2026

PPN Sumbagut Komitmen Jaga Penyaluran LPG di Kepulauan Meranti


Jumat, 10 April 2026

Gotong Royong, Polisi Wujudkan Lingkungan Bersih dan Pelayanan Prima


Jumat, 10 April 2026

Indonesia–PBB Dukung Akses Pembiayaan dan Teknologi Pertanian Ketahanan Iklim bagi Petani Kecil


Jumat, 10 April 2026

Sering Terjadi Kecelakaan di Jalintim Sorek Satu, DPRD Pelalawan Minta Dishub Bertindak


Jumat, 10 April 2026

Personel Lanud Rsn dan Avsec Bandara SSK II Gagalkan Penyelundupan 4 Kg Sabu


Jumat, 10 April 2026

Polda Riau Turut Berduka Atas Kematian Siswa SMP Saat Praktik Sains di Siak


Jumat, 10 April 2026

LPG Oplosan Terbongkar, PPN Sumbagut Apresiasi Polda Sumbar


Jumat, 10 April 2026

Polsek Tanah Putih Gencarkan Sosialisasi Larangan Bakar hutan dan Lahan


Kamis, 09 April 2026

PGN Group Raih Penghargaan Proper Emas dan Hijau 2025, Bukti Konsistensi Inovasi Sosial dan Lingkungan


Kamis, 09 April 2026

Distribusi BBM di Pulau Bengkalis Kembali Normal, Antrean Panjang di SPBU Hilang


Kamis, 09 April 2026

Tunda Panen demi Mutu, Bisnis Kopi PTPN IV Tetap Raup Laba pada Awal 2026


Kamis, 09 April 2026

Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Polisi Patroli di Ukui Pelalawan


Kamis, 09 April 2026

Kapolres Inhil Pimpin Upacara Sertijab Kabag Log, Kapolsek dan Pelantikan PS Kasat Binmas