Riauterkini - TELUKKUANTAN - Pacu Jalur Kuansing, sejak viral lewat aura farming seluruh mata kini tertuju kepada Kuansing, bagaimana tidak aksi Dikha yang memukau ditiru di seluruh dunia oleh bintang-bintang ternama sebut saja salah satunya Neymar, mega bintang pesepak bola PSG.
Tidak hanya mengharumkan nama daerah dan Provinsi, Negara pun menjadi lirikan mata dunia. Hingga kondisi ini menjadi perhatian pemerintah pusat. Memanfaatkan momen ini pemerintah pusat pun ambil alih untuk mensukseskan budaya masyarakat rantau kuantan ini.
Pemerintah pusat lewat Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Reza Fahlevi, Asisten Deputi (Asep) Even Daerah turun ke Kuansing, meninjau persiapan pacu jalur yang akan digelar 20-24 Agustus 2025 mendatang.
Peninjauan ini dilakukan setelah Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby, MM didampingi Kadis Budpar Drs. Azhar Ali, MM dan Ketua Umum Pacu Jalur Tradisional Kuansing 2025 Werry Ramadhan Putra bertemu langsung Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif RI, Widiyanti Putri Wardhana, baru-baru ini.
Asisten Deputi, utusan Kemenparekraf langsung meninjau kawasan Tepian Narosa Telukkuantan. Dia didampingi Kadis Pariwisata Propinsi Riau, Roni Rahmat, Pj Sekda Fadiansyah dan Ketua Umum Pacu Jalur Tradisional Kuansing 2025 Werry Ramadhan Putra serta beberapa staf.
Reza Fahlevi, selain meninjau arena pacu jalur Tepian Narosa, ia juga melihat kawasan hutan Pulau Bungin Desa Koto Taluk dan meninjau lapangan Limuno Telukkuantan. Tiga lokasi ini akan menjadi pusat rangkaian kegiatan pembukaan dan pelaksanaan pacu jalur tradisional 2025.
"Usai rapat persiapan bersama, kita turun meninjau tiga titik lokasi. Lapangan Limuno, Hutan Pulau Bungin dan arena pacu Tepian Narosa sendiri," ujar Pj Sekda.
Lapangan Limuno Telukkuantan, nantinya aka menjadi lokasi utama pembukaan dan penutupan pacu jalur. Sedangkan Pulau Bungin akan dirancang untuk beberapa kegiatan tradisional lainnya.
Tepian Narosa Telukkuantan, sendiri akan menjadi pusat dari kegiatan tradisi pacu jalur 2025. Arena pacu jalur saat ini terus dilakukan pengerukan oleh panitia.
Peninjauan ini, berkaitan dengan kedatangan Menparekraf Widiyanti Putri Wardhana ke Kabupaten Kuansing, untuk melihat pacu jalur serta beberapa pejabat negara lainnya.
"Ini merupakan bentuk dukungan Kemenparekraf terkait promosi pacu jalur," kata Pj Sekda.
Werry selaku Ketua Umum pelaksana Pacu Jalur, saat ditanya terkait kucuran dana dari Kemenparkaf, menyebutkan sejauh ini belum ada informasi kearah itu.
"Tetapi bukan tidak mungkin kedepan dengan peninjauan kawasan pacu jalur, viralnya pacu jalur, bisa menjadi masukan untuk penganggaran dalam APBN seperti yang diharapkan Pak Bupati," katanya.*** (Jok)