Riauterkini-PEKANBARU-Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Dr Saidul Amin melantik tiga Wakil Rektor baru untuk masa jabatan 2026-2028, Selasa (19/05/26). Adapun tiga Wakil Rektor yang dilantik tersebut yakni Prof Dr Jufrizal Syahri Msi sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik, kemudian Dr H Baidarus MM MAg sebagai Wakil Rektor II Bidang Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Al Islam Kemuhammadiyahan serta Wahyi Busyro SEI PhD sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama.
Selain pelantikan tiga Wakil Rektor Umri tersebut, di momen yang bersamaan dilaksanakan juga pengukuhan anggota Badan Pembina Harian (BPH) Umri untuk masa jabatan 2026-2030. Ada 7 anggota BPH yang dikukuhkan yakni, Prof Dr H Muhammad Nazir MA sebagai Ketua sekaligus merangkap anggota, kemudian Prof Dr Ir H Ari Sandhyavitri sebagai Sekretaris merangkap anggota, lalu H Yuslim SE MM sebagai Bendahara merangkap anggota, Dr H Ahmad Hijazi MSi sebagai anggota, Jabarullah S Sos sebagai anggota, Dr Eng Yusri Rasul SPd MT sebagai anggota serta Dr Agus Mandar MSi sebagai anggota.
Dalam kesempatannya, Rektor Saidul Amin tak lupa pula menyampaikan ucapan selamat kepada para Warek Umri masa jabatan 2026-2028 yang baru dilantik serta kepada anggota BPH Umri masa jabatan 2026-2030 yang baru saja dikukuhkan. Meski begitu, Saidul juga mengingatkan, masih banyak tugas dan tanggung jawab yang mesti diemban untuk memajukan Umri ke depan.
"Tantangan Umri ke depan sangat luar biasa hebatnya, letak geografis kita di Provinsi Riau terasa berada di depan gerbang Asia Tenggara yang bisa saja menguntungkan namun bisa juga merugikan. Kita dekat dengan Malaysia, Singapura, Thailand yang merupakan sebagian negara Asia Tenggara yang memiliki universitas terbaik dunia. Untuk itu, Umri juga harus menaikkan standarisasi akademiknya. Standar kita tidak lagi bisa sama dengan UMSU, UMY, UMM, UAD dan perguruan tinggi Muhammadiyah lain di Indonesia. Mau tidak mau, Umri itu standarnya harus standar internasional," ujar Saidul panjang lebar.
Tugas itu, kata Saidul, harus mampu diwujudkan oleh Warek I Umri, Prof Dr Jufrizal Syahri. Rektor menargetkan, tahun depan Umri pun harus terakreditasi unggul. Selain itu, Saidul mengatakan banyak kritikan yang menyatakan bahwa pelayanan Umri belum prima. Terkait hal itu, Saidul mengamanahkan kepada Warek II, Dr Baidarus untuk memberikan pelayanan prima kepada mahasiswa dan dosen serta menjadikan pelayanan prima tersebut sebagai target utama. Tak hanya itu, Warek II juga mempunyai peran sangat besar menjadikan kampus Umri sebagai miniatur Muhammadiyah yang sesungguhnya.
"Lalu Warek III, harus menyiapkan kerjasama internasional yang memberikan dampak positif terhadap kampus kita ke depan. Saya berharap ketiga Warek tolong rangkul semua pihak, sebab tidak ada siapapun yang bisa hebat sendiri," tuturnya.
Di lokasi yang sama, Ketua PWM Riau, Dr Hendri Sayuti turut mengapresiasi dan menyampaikan tahniah kepada para Warek yang dilantik dan anggota BPH yang dikukuhkan. Dia juga berpesan agar para Warek dan anggota BPH dapat bekerja lebih inovatif.
"Selain di bidang kesehatan dan ekonomi, orang melihat kemajuan Muhammadiyah itu pasti dari bidang pendidikan. Jadi semangat harus lebih baru, satu gerak bersama-sama untuk memajukan Muhammadiyah," tutupnya.***(gas)