Riauterkini-KAMPAR-Era elektrifikasi telah tiba, dan mengendarai motor listrik (EV) Honda memberikan sensasi berkendara yang unik, halus, instan dan sangat senyap. Namun, karakter mesin yang tanpa suara ini membawa tantangan tersendiri, terutama terkait blind spot atau titik buta. Hal itu disebabkan karena pengendara lain tidak bisa mendengar kedatangan anda, sehingga visual menjadi satu-satunya kunci keselamatan.
Menyikapi kondisi itu, Main Dealer Honda wilayah Riau, PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) memberikan tips cerdas agar pengendara tetap aman dan terlihat saat mengendarai motor listrik di tengah kemacetan. Menurut Instruktur Safety Riding PT CDN, Steven VHS Simarmata, ada lima tips cerdas berkendara motor listrik Honda di jalan raya.
Tips pertama, kata Steven, mampu memaksimalkan visual di atas kesenyapan. Dijelaskannya, motor listrik seperti Honda CUV:e dan Honda EM1 e: sangat senyap sehingga pejalan kaki atau pengendara mobil sering kali tidak menyadari keberadaan Anda di titik buta mereka. Gunakan lampu siang hari (DRL), pastikan lampu utama selalu menyala terang untuk menambah visibilitas. Posisi spion yang presisi, atur spion agar memberikan sudut pandang terluas, karena motor listrik Honda umumnya memiliki desain yang ramping.
Kemudian tips kedua, antisipasi efek senyap dengan klakson ringan. Artinya, jika posisi anda berada di belakang kendaraan lain dan hendak mendahului namun merasa berada di area blind spot mereka, jangan ragu untuk memberikan klakson pendek sebagai sapaan peringatan. Mengingat motor EV tidak memiliki suara knalpot, klakson adalah suara anda untuk memberi tahu pengguna jalan lain.
Selanjutnya, pahami torsi instan untuk keluar dari bahaya. Salah satu keunggulan motor listrik Honda adalah torsi instan. Gunakanlah kelebihan ini secara bijak. Jika anda merasa terjebak di samping truk atau mobil besar (area blind spot yang berbahaya), segera keluar dari area tersebut. Pastikan jalur di depan kosong sebelum melakukan akselerasi cepat untuk berpindah posisi ke area yang lebih terbuka.
"Di atas motor listrik yang senyap, jadilah pengendara yang proaktif, bukan reaktif. Jangan berasumsi orang lain melihat anda hanya karena anda merasa sudah berada di jalur yang benar, selalu #Cari_Aman," ujar Steven, Senin (18/05/26).
Masih kata Steven, untuk tips keempat adalah teknik Safety Check. Spion motor memiliki keterbatasan sudut pandang. Biasakan untuk melakukan gerakan tengokan kepala cepat (shoulder check) sebelum berpindah jalur. Dalam sunyinya motor listrik, indra penglihatan anda harus bekerja dua kali lebih aktif untuk memastikan tidak ada objek yang tertinggal dari pantulan spion.
Lalu tips terakhir, pilih perlengkapan yang mencolok. Keselamatan berkendara motor listrik juga didukung oleh penampilan yang fungsional. Gunakan helm atau jaket dengan unsur reflektif (scotlite). Saat berkendara di malam hari atau cuaca mendung, elemen ini akan sangat membantu pengendara lain mendeteksi posisi anda, meskipun suara mesin motor anda tidak terdengar.
Dengan menguasai teknik pengelolaan blind spot dan memanfaatkan keunggulan teknologi motor listrik Honda, Steven pun menegaskan perjalanan tidak hanya terasa ramah lingkungan, tetapi juga aman dan tetap menyenangkan.***(gas)