Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
BI Riau Gelar Capacity Building Nazhir Wakaf Produktif

Riauterkini-PEKANBARU- Dalam rangka optimalisasi wakaf produktif dalam pengembangan pendidikan dan ekonomi syariah di Provinsi Riau, BI Riau mengadakan Capacity Building Nazhir Wakaf Produktif yang juga merupakan kick off rangkaian kegiatan Riau Sharia Week 2024, Rabu (27/3/24). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula lt 3 KPwBI Riau itu mengambil tema Optimalisasi Wakaf Produktif dalam pengembangan pendidikan dan ekonomi syariah di Riau.

Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua Badan Wakaf Indonesia Riau, Ustadz Abdul Rasyid Suharto PU. M.eD, Ketua Pembina Nazhir BWI Riau yang juga Ketua Yayasan Andalusia Indonesia, Dr Yudi Irawan M.E.Sy, Direktur Eksekutif Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Provinsi Riau, Ketua Badan Kerjasama Pondok Pesantren se-Indonesia (BKsPPI) Provinsi Riau, Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Provinsi Riau, Ketua Masyarakat Ekonomi Islam (MES) Pekanbaru serta menghadirkan pembicara Wakil Rektor Universitas Darusallam Gontor Jawa Timur, Dr Khoirul Saleh Umam M.Sc dan CEO Sinergi Foundation, Asep Irawan.

Ketua Badan Wakaf Indonesia Riau, Ustadz Abdul Rasyid Suharto PU. M.eD mengatakan bahwa saat ini, wakaf sangat berpotensi untuk menjadi sumber pembiayaan untuk pengembangan ekonomi dan pendidikan Islam.

"Kita sangat mendukung dan mendorong kerjasama dengan Bank Indonesia dalam pengelolaan wakaf produktif untuk meningkatkan. Karena Riau memiliki potensi yang sangat luar biasa," terangnya.

Menurutnya, potensi wakaf di Riau sangat besar. Sejauh ini wakaf di Riau berupa tanah. Luasnya mencapai 285 ribu hektar.

Kepala Bank Indonesia kpw Riau, Panji Ahmad mengatakan bahwa Bank Indonesia sebagai Bank Sentral memiliki concern terhadap pengembangan ekonomi, termasuk ekonomi syariah.

"Sebagai negara dengan mayoritas umatnya beragama islam, maka kita ketahui bersama bahwa peran wakaf produktif dalam penguatan ekonomi nasional lebih dari sekadar pengelolaan donasi untuk kemaslahatan umat. Wakaf produktif dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif sumber pembiayaan ekonomi syariah, sehingga perannya dalam pengembangan ekonomi syariah ataupun nasional sangat besar," terangnya.

Indonesia saat ini, tambahnya, telah memasuki era baru perwakafan nasional, yang ditandai dengan tumbuhnya kesadaran kolektif lintas struktur sosial untuk melakukan wakaf berbasis good waqf governance, yakni melalui pemanfaatan teknologi pengelolaan wakaf, diversifikasi donasi harta yang lebih fleksibel, penggunaan cash waqf linked sukuk sebagai instrumen yang aman, serta penguatan sinergi antara keuangan sosial syariah dan komersial.

"Salah satu jenis wakaf yang lekat dengan manfaat progresif untuk pemberdayaan umat adalah wakaf produktif. Jadi pengelolaan wakaf produktif dapat diartikan sebagai sebuah metode pengelolaan wakaf yang berorientasi pada pemberdayaan aset-aset terkait agar menghasilkan keuntungan secara berkelanjutan. Dengan semangat transformasi perwakafan nasional yang lebih modern, diharapkan mampu memaksimalkan potensi aset-aset terkait untuk mendukung ekonomi nasional, khususnya di Riau, dan sekaligus memajukan kesejahteraan umat," jelas Panji Ahmad.

Melihat potensi wakaf yang sangat besar di Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia, diperlukan tata kelola yang optimal pada harta yang diwakafkan. Para nazhir dituntut memiliki kemampuan yang mumpuni sebagai manajer wakaf, dan diperlukan dukungan pemerintah dalam bentuk kegiatan yang menunjang pengembangan wakaf produktif di Indonesia khususnya Provinsi Riau.

"Hal inilah yang menjadi urgensi dukungan Bank Indonesia Riau dalam penyelenggaraan kegiatan capacity building, sebagai upaya peningkatan literasi bagi para nazhir terkait wakaf produktif.Upaya peningkatan literasi wakaf produktif ini merupakan bagian dari kegiatan yang dilakukan dalam rangkaian kegiatan Riau Sharia Week 2024. Riau Sharia Week sendiri merupakan kegiatan road to Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) Sumatera 2024 yang telah rutin dilaksanakan Bank Indonesia setiap tahun," sambungnya.

Sehubungan dengan komitmen dan upaya pengembangan Eksyar, menurut Panji Ahmad, Bank Indonesia Provinsi Riau, sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2024 ini konsisten mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung penguatan ekonomi syariah. Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong terwujudnya ekosistem produk halal (ekosistem Halal Value Chain) dan perluasan akses pasar pengembangan usaha halal di Provinsi Riau.

Berbagai macam upaya tersebut antara lain edukasi dan fasilitasi UMKM untuk sertifikasi halal bersama Badan Penyelenggara Jasa Produk Halal Wilayah Riau, pengembangan kemandirian ekonomi pondok pesantren baik melalui capacity building maupun fasilitiasi fisik /infrastruktur untuk mendukung pengembangan usaha pesantren di Provinsi Riau, serta fasilitasi terbentuknya Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (HEBITREN) Riau.

KPw BI Riau juga bersinergi dengan berbagai stakeholders terkait pengembangan ekonomi Syariah di Provinsi Riau, antara lain: BAZNAS, BWI, Lembaga ZISWAF di Riau, ICMI, Masyarakat Ekonomi Syariah, Forum Komunikasi Pondok Pesantren Provinsi Riau, Para Pelaku Usaha Enterpreneur/UMKM serta pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten kota. Melalui sinergi tersebut, diharapkan upaya pengembangan ekonomi syariah dapat lebih masif, tepat sasaran, dan memberikan dampak yang lebih luas.

"Kami harap melalui kegiatan “ Capacity Building Nazhir Wakaf Produktif, para Nazhir Wakaf akan memperoleh pemahaman yang baik terkait pengelolaan wakaf produktif dari narasumber yang telah berpengalaman, sehingga kedepannya dapat menjadi nazhir wakaf yang lebih profesional. Dengan demikian, peran wakaf produktif dalam pengembangan pendidikan dan ekonomi syariah di Provinsi Riau akan lebih optimal, dan berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan umat. Saya memberikan apresiasi kepada seluruh pihak terkait yang telah terlibat dalam menyukseskan kegiatan Riau Sharia Week 2024. Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat dalam pengembangan ekonomi syariah dan Allah SWT meridhoi semua usaha kita untuk memajukan ekonomi syariah di Provinsi Riau," pungkasnya.*(H-we)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Selasa, 21 April 2026

Pemkab Inhil Lepas Kontingen Futsal ke Gubernur Cup 2026, Usung Semangat Juang dan Sportivitas

Pemkab Inhil Lepas Kontingen Futsal ke Gubernur Cup 2026, Usung Semangat Juang dan Sportivitas.

Galeri
Jumat, 06 Maret 2026

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Advertorial
Senin, 20 April 2026

Rakor Pengendalian Inflasi 2026 Dipimpin Tomsi Tohir, Bupati Inhil Ikuti Secara Virtual

Rakor Pengendalian Inflasi 2026 Dipimpin Tomsi Tohir, Bupati Inhil Ikuti Secara Virtual.

Advertorial
Senin, 13 April 2026

Ribuan Masyarakat Ujung Batu Tumpah Ruah Saksikan Heat Show-Off Honda Exclusive AT

Heat Show-Off Honda Exclusive AT di Kung Batu, Rohul sukses. Disaksikan ribuan pengunjung.

Galeri
Kamis, 05 Maret 2026

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Advertorial
Rabu, 08 April 2026

Enam Dekade Menjemput Berkah: BRK Syariah Perkuat Ekonomi Daerah di Usia ke-60

Enam Dekade Menjemput Berkah: BRK Syariah Perkuat Ekonomi Daerah di Usia ke-60

Berita Lainnya

Selasa, 21 April 2026

Polisi di Ukui Pelalawan Awali Hari dengan Satu Jam Bersih-bersih


Selasa, 21 April 2026

CPAP 2026-2030: Komitmen Indonesia-UNICEF Dukung Pemenuhan Hak Anak


Selasa, 21 April 2026

Tes Urine di Kantor Desa dan Kecamatan Bengkalis, Dua Orang Positif Narkoba


Selasa, 21 April 2026

Plt Gubri Serahkan Bantuan Mobil Ambulan dari BRI untuk RSUD Arifin Achmad


Selasa, 21 April 2026

Lapas Tembilahan dan LBHK Markfen Justice Beri Penyuluhan Hukum Gratis bagi Warga Binaan


Selasa, 21 April 2026

Pemkab Inhil Lepas Kontingen Futsal ke Gubernur Cup 2026, Usung Semangat Juang dan Sportivitas


Selasa, 21 April 2026

Pemkab Inhil Belum Masuk Daftar Implementasi 100% BBM Satu Harga Tahap IV


Selasa, 21 April 2026

Jelang Idul Adha, DTPHP Bengkalis Optimalkan Pengawasan Hewan Kurban Meski Anggaran Terbatas


Selasa, 21 April 2026

Patroli Karhutla Polsek Tanah Putih, Pastikan Wilayah Rawan Bebas Titik Api


Selasa, 21 April 2026

Pansus DPRD Kampar Dorong Perbaikan Layanan Publik dan Tata Kelola dalam Evaluasi LKPj 2025


Selasa, 21 April 2026

Pesta Pil Perusak Saraf, Pengedar dan Sejumlah Pemuda di Bengkalis Ditangkap


Selasa, 21 April 2026

Lapas Tembilahan Deklarasikan Zero Handphone dan Narkoba, Lanjutkan Razia hingga Pemusnahan Barang Sitaan


Senin, 20 April 2026

Pemkab Kuansing Ajukan Program Sekolah Garuda pada Pemerintah Pusat


Senin, 20 April 2026

Kasdim 0314 Inhil Pimpin Upacara Bulanan, Tekankan Disiplin dan Kewaspadaan Prajurit


Senin, 20 April 2026

Berlangsung Meriah, Kadisnaker Riau Tutup Turnamen Tenis Piala PTPN IV 2026


Senin, 20 April 2026

Update Pembangunan Jembatan Presisi Polri di Ukui Pelalawan


Senin, 20 April 2026

Kepala Satpol PP Rohil Prihatin, Temukan Pelajar di Karaoke Saat Dini Hari


Senin, 20 April 2026

Pemkab Kuansing Terus Turunkan Angka Stunting


Senin, 20 April 2026

Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah


Senin, 20 April 2026

Dua Buruh di Pangkalan Lesung Pelalawan Ditangkap, 28 Paket Diduga Sabu Ikut Disita