Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Mengangkat Cita Rasa Tradisional, RAPP Dukung Dapur Mak Zai Menuju Kesuksesan



Riauterkini-PANGKALAN KERINCI – Dari dapur sederhana yang terletak di Perumahan Griya Sakinah Madani, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, aroma manis pandan menyeruak hangat. Di balik kepulan uap dari cetakan berbentuk kelopak Bunga Kamboja, berdirilah Sri Hidayani (40), sosok perempuan tangguh yang akrab disapa Mak Zai, pemilik usaha Bolu Kemojo Dapur Mak Zai.

Dengan cekatan, tangan Sri menuangkan adonan bolu berwarna hijau cerah ke dalam loyang, melanjutkan warisan keluarga yang telah lama terjaga.

Bolu Kemojo, kue tradisional khas Melayu, bukan sekadar sajian. Ia adalah cerita, kenangan, dan jendela budaya yang menyatu dalam setiap potongannya. Disebut Kemojo karena bentuknya yang menyerupai Bunga Kamboja dan berwarna hijau. Bolu ini bertekstur lembut dengan rasanya yang manis memanjakan lidah.

Bagi Sri, Bolu Kemojo adalah bagian dari identitas dan harapan. Harapan untuk hidup yang lebih baik, untuk anak-anaknya, dan untuk warisan yang tak ingin ia biarkan hilang ditelan zaman.

Usaha rumahan ini bermula pada tahun 2020, saat Sri harus menggantikan orang tuanya yang sakit. Kala itu, ia masih bekerja sebagai petugas kebersihan dan merawat empat anak, sementara sang suami bekerja sebagai tenaga honorer. Dengan segala keterbatasan, Sri memutuskan untuk meneruskan usaha Bolu Kemojo yang dulu dirintis ibunya.

Namun jalan itu tidak mudah. Minimnya akses pelatihan, peralatan, dan pemasaran membuat Dapur Mak Zai sulit berkembang. Sri yang lahir dari keluarga biasa dan harus rela putus sekolah saat di kelas tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP), terus menjaga semangat membesarkan Dapur Mak Zai.

Sampai akhirnya, ia bertemu dengan Program Community Development (CD) dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Melalui program ini, Sri mendapatkan pelatihan kewirausahaan, pendampingan, bantuan alat produksi, hingga penguatan branding dan akses pasar melalui platform digital.

“Dulu saya cuma tahu bikin kue, tapi tidak tahu bagaimana menjualnya. Setelah ikut pelatihan RAPP, saya belajar soal kemasan, cara promosi online, dan bahkan dapat 1.000 kotak kemasan pertama, peralatan dapur, etalase, dan plang nama usaha. Itu sangat membantu,” cerita Sri.

Kini, Dapur Mak Zai tak lagi sekadar dapur rumahan. Omzet usahanya yang semula hanya Rp2,5 juta per bulan, melonjak hingga mencapai Rp6,8 juta. Dengan dua varian utama—pandan dan durian—bolu komojo produksinya telah menjadi oleh-oleh khas dari Kabupaten Pelalawan.

Bolu Kemojo Dapur Mak Zai dijual dengan harga bervariasi. Untuk rasa pandan jenis ukuran besar dijual Rp20.000 per kotak, ukuran kecil berisi 8 potong dibanderol Rp22.000. Sedangkan varian durian dengan ukuran besar dijual Rp25.000 per kotak dan Rp30.000 untuk ukuran kecil dengan isi 8 potong.

Dijelaskan Sri, pemilihan nama "Dapur Mak Zai" sendiri punya cerita tersendiri. "Dapur Mak" menandakan dulu usaha ini dirintis oleh sang ibu, sedangkan "Zai" diambil dari nama anak bungsunya, Zaidan. Kombinasi nama ini mencerminkan akar kekeluargaan yang kuat, sekaligus harapan agar usaha ini terus hidup lintas generasi.

Kini, Sri tengah mempersiapkan pembukaan outlet baru. Ia bermimpi Bolu Kemojo tak hanya dikenal sebagai jajanan tradisional, tapi juga sebagai identitas budaya Melayu yang dibanggakan. Dengan dukungan RAPP dan semangat pantang menyerah, mimpi itu pelan-pelan menjadi nyata, mulai dari merenovasi tempat produksi hingga membeli kendaraan operasional Dapur Mak Zai.

“Ini bukan perjalanan yang mudah. Tapi setiap langkah kecil membawa hasil. Saya percaya, kalau kita konsisten dan terus belajar, usaha sekecil apapun bisa berkembang,” tutup Sri dengan senyum simpul.

Program CD RAPP tidak hanya memberi bantuan satu arah, tapi juga mendampingi para pelaku UMKM seperti Sri, secara aktif melalui pelatihan produksi, legalitas usaha, pemasaran digital, hingga fasilitasi penjualan di marketplace. Dengan pendekatan ini, pelaku UMKM tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh dan mandiri dengan kapasitas wirausaha yang lebih kuat dan berdaya saing.

Ferdinand Leohansen Simatupang, Head of CD RAPP, menegaskan bahwa Dapur Mak Zai adalah representasi dari dampak positif yang bisa dicapai melalui pemberdayaan berbasis potensi lokal. Program pengembangan UMKM merupakan bagian dari pilar Kemajuan Inklusif dari Visi APRIL2030 dengan target penghapusan kemiskinan ekstrem di radius 50 km dari kegiatan operasional perusahaan.

RAPP meyakini bahwa pengembangan UMKM yang berkelanjutan harus dimulai dari pemahaman terhadap potensi lokal. Karena itu, kami selalu melibatkan pelaku usaha secara aktif agar program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut Leo menjelaskan, melalui program CD, RAPP tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga secara aktif mendampingi, membina, dan membuka akses terhadap pelatihan, permodalan, serta peluang pasar yang lebih luas.

Dapur Mak Zai adalah kisah tentang cinta, ketekunan, dan kolaborasi. Kisah bagaimana keberpihakan pada UMKM lokal bukan hanya soal ekonomi, tapi tentang menjaga warisan, membangun masa depan, dan menciptakan perubahan yang nyata. Upaya Sri adalah contoh bagaimana sinergi yang baik antara semangat wirausaha masyarakat dan dukungan dari perusahaan dapat melahirkan perubahan yang positif dan inspiratif.

Diharapkan kisah sukses ini bisa menjadi motivasi bagi pelaku usaha lain untuk terus berkembang, serta memperkuat kontribusi UMKM dalam membangun ekonomi lokal yang tangguh dan berdaya saing.***(Rls)

Teks foto: Sri Hidayani yang akrab disapa Mak Zai. Dengan cekatan, tangannya menuangkan adonan bolu berwarna hijau cerah ke dalam loyang, melanjutkan warisan keluarga yang telah lama terjaga.

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 23 April 2026

Bupati Inhil Apresiasi Konfercab ke 5 GMNI

GMNI menggelar Konfercab di Tembilahan. Kegiatan yang mendapat apresiasi Pemkab Inhil.

Galeri
Jumat, 24 April 2026

Galeri, Bupati Hadiri Pelepasan dan Tepuk Tepung Tawar 39 ASN Calon Jamaah Haji Tahun 2026

Galeri, Bupati Hadiri Pelepasan dan Tepuk Tepung Tawar 39 ASN Calon Jamaah Haji Tahun 2026

Advertorial
Selasa, 21 April 2026

Pemkab Inhil Lepas Kontingen Futsal ke Gubernur Cup 2026, Usung Semangat Juang dan Sportivitas

Pemkab Inhil Lepas Kontingen Futsal ke Gubernur Cup 2026, Usung Semangat Juang dan Sportivitas.

Advertorial
Senin, 20 April 2026

Rakor Pengendalian Inflasi 2026 Dipimpin Tomsi Tohir, Bupati Inhil Ikuti Secara Virtual

Rakor Pengendalian Inflasi 2026 Dipimpin Tomsi Tohir, Bupati Inhil Ikuti Secara Virtual.

Galeri
Jumat, 06 Maret 2026

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Advertorial
Senin, 13 April 2026

Ribuan Masyarakat Ujung Batu Tumpah Ruah Saksikan Heat Show-Off Honda Exclusive AT

Heat Show-Off Honda Exclusive AT di Kung Batu, Rohul sukses. Disaksikan ribuan pengunjung.

Berita Lainnya

Kamis, 23 April 2026

Menkomdigi Tegaskan Pembangunan Konektivitas Digital Diikuti Pemanfaatan Nyata di Sekolah dan Puskesmas


Kamis, 23 April 2026

Polri di Ukui Pelalawan Terus Kebut Pembangunan Jembatan


Kamis, 23 April 2026

Perkuat Keandalan Distribusi Energi, Komut PPN Tinjau AFT Hang Nadim dan IT Tanjung Uban


Kamis, 23 April 2026

Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Nilai Guna bagi Kehidupan


Kamis, 23 April 2026

Pensiunan PTPN IV Regional III Berbahagia, Jelang Penuhi Rukun Islam ke-5


Kamis, 23 April 2026

Pembinaan Statistik Sektoral 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kualitas Data Pembangunan Daerah


Kamis, 23 April 2026

Luka Parah, Penjaga Kantor Kepenghuluan Dosan, Siak Dibacok OTK


Kamis, 23 April 2026

Polres Dumai Gagalkan Penyeludupan Pekerja 63 WNI dan 7 WN Myanmar


Kamis, 23 April 2026

Bupati Inhil Apresiasi Konfercab ke 5 GMNI


Kamis, 23 April 2026

Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara


Kamis, 23 April 2026

Warga Inuman Temukan Mayat Mengapung di Sungai Kuantan


Kamis, 23 April 2026

Puluhan Relawan Anti Korupsi Dukung KPK Dalam Kasus Dugaan Pemerasan Abdul Wahid


Kamis, 23 April 2026

Polsek Tanah Putih Tanam Pohon di Hari Bumi 2026, Wujudkan Green Policing di Rokan Hilir


Kamis, 23 April 2026

DP3APM Pekanbaru dan FW-KLA Bersinergi Dorong Pemenuhan Hak Anak Lewat Lima Klaster Kota Layak Anak


Kamis, 23 April 2026

Dua Pekan, Polda Riau Amankan 39 Tersangka Selewengkan BBM Bersubsidi


Kamis, 23 April 2026

Tenggelam di Sungai Tanjung Kuyo Pelalawan, Bocah 6 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia


Rabu, 22 April 2026

Usai Tes Urine, Anggota Linmas dan Warga Jangkang Bengkalis Diamankan Polisi


Rabu, 22 April 2026

Pernyataan Datuk Lelo Kayo Efi Sandra di Sidang Sengketa Penghulu Besar Langgam Picu Polemik


Rabu, 22 April 2026

Camat Tanah Putih Serukan Stop Bakar Lahan, Masyarakat Diminta Aktif Cegah Karhutla


Rabu, 22 April 2026

Lantik Pejabat Eselon III, IV Bupati Tekankan Disiplin dan Kinerja Pegawai