Riauterkini-RENGAT-Komitmen pemberantasan Narkoba kembali ditunjukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu), dengan berhasil mengungkap peredaran Narkoba jenis sabu lintas kabupaten. Seorang pelaku warga Pekanbaru dan Kampar berhasil diamankan.
“Dua pria asal Pekanbaru dan Kampar diamankan saat hendak mengedarkan sabu di Kota Rengat,” tegas Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Inhu AIPTU Misran, SH. Jumat (14/11/25).
Pengungkapan peredaran Narkoba lintas kabupaten ini berawal dari informasi masyarakat pada Rabu 12 November 2025 sekira pukul 16.00 WIB. Warga melaporkan adanya dugaan transaksi narkotika jenis sabu dari Pekanbaru menuju Rengat.
“Menindaklanjuti informasi tersebut, Ps. Kanit I Satres Narkoba AIPTU Nopri, SH melaporkannya kepada Kasat Res Narkoba IPTU Rifles Bagariang, SH, MH. Kasat kemudian memimpin langsung penyelidikan di lapangan,” ujarnya.
Dari proses penyelidikan, diketahui bahwa transaksi akan dilakukan di sebuah rumah di Gang Said Umar, Jalan Sultan, Kecamatan Rengat. Kamis 13 November 2025 pukul 00.10 WIB, tim bergerak melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan dua pria bernama Damra alias Enda (49) warga Pekanbaru dan Winarno alias Win (41) warga Kampar.
“Saat dilakukan penggeledahan, dari saku celana Damra ditemukan satu plastik hitam yang dibalut plastik lakban merah bertuliskan “Fragile” berisi sabu dengan berat kotor 101,06 gram,” ungkapnya.
Dua orang tersangka tersebut kemudian diinterogasi di lokasi, hasilnya Damra mengakui bahwa sabu tersebut adalah miliknya. Sementara Winarno mengakui perannya hanya sebagai perantara dalam transaksi tersebut.
“Selain narkotika, polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa dua unit handphone, satu celana panjang coklat, satu plastik asoi hitam, satu plastik lakban merah bertuliskan Fragile, serta satu unit mobil yang diduga digunakan dalam pergerakan keduanya,” tandasnya.
Guna pemeriksaan lebih lanjut, dua pelaku peredaran Natkoba jenis sabu tersebut dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.
“Polres Inhu akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkoba, termasuk jaringan lintas daerah yang mencoba masuk ke wilayah Indragiri Hulu dan kami berterima kasih kepada masyarakat yang proaktif memberikan informasi. Kerja sama ini sangat penting untuk menyelamatkan generasi kita dari bahaya narkotika,” jelasnya. ***** (guh)