
Riauterkini-SIAK - Kambing warga Kampung Benteng Hulu Kecamatan Mempura, hilang diduga diterkam hewan binatang buas.
Di sekitar kandang, ditemukan jejak diduga harimau. Kuat dugaan kambing warga tersebut telah dimangsa binatang buas.
Ukuran bekas telapak kaki di sekitar kandang kambing itu, memiliki ukuran yang berbeda, sehingga warga menduga harimau lebih dari satu ekor.
Salah seorang warga setempat, Masruri yang akrab dipanggil Ruri tak menyangka kambing peliharaan miliknya hilang.
"Saya tak menyangka kambing saya jadi korban dimangsa harimau," jelas Ruri, Jumat (23/1/26).
Disampaikan Ruri, peristiwa itu diperkirakan terjadi pada pukul 03.00 WIB dini hari. Sebab, malam itu Ruri baru saja melihat kambing tersebut di kandangnya yang berada tepat di samping SPBU kilometer 9 Dusun Mekar Jaya, Kampung Benteng Hulu.
"Malam itu saya masih cek kambingnya dan masih berjumlah 15 ekor. Saat pagi hari saya lihat hilang tiga ekor," kata Ruri.
Menjelang siang sebelum sholat Jumat, tambah Ruri, satu ekor kambing ditemukan dalam kondisi ada luka cakar.
"Satu ekor kambing ditemukan dalam kondisi luka, dua ekornya masih hilang dan saya menduga dimangsa harimau sebab darah tercecer di tanah," tambah Ruri.
Lebih lanjut, Ruri juga melihat bekas seretan kambing yang dimangsa harimau pada bekas yang ditinggalkan.

"Ada bekas seretan kambing yang disertai darah di tanah," lanjutnya.
Ia berharap, pemerintah daerah mengambil langkah konkrit sebelum peristiwa serupa terjadi di wilayah sekitar.
"Ya kami berharap ada langkah konkrit pemerintah menangani hal seperti ini. Sebab, kemunculan harimau beberapa waktu terakhir memang sudah meresahkan warga," pintanya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Riki menyebutkan, kemunculan harimau beberapa waktu terakhir di wilayah Kampung Benteng Hulu sudah sangat meresahkan warga.
Dikatakan Riki, sebelumnya, jejak harimau juga terlihat di sejumlah kebun milik warga.
"Sebelum peristiwa harimau memakan kambing milik Ruri, warga juga banyak menemukan jejak harimau di kebun milik warga," kata Riki.
Dijelaskannya, jejak harimau ditemukan warga di area Sungai Jernih kilometer 10.
Jejak harimau juga terlihat di kebun milik Dadang yang juga berada di Kampung Benteng Hulu.
"Warga sudah sangat resah, cuma mau lapor warga sudah malas karena paling cuma dipasangi kamera. Belum ada langkah konkret," timpal Riki.
Ia berharap, pemerintah benar benar mengambil langkah tegas dan terukur agar tak terjadi konflik antara manusia dan harimau.
"Cepat tanggap dan berikan tindakan terukur. Jangan harus ada korban jiwa dulu," tutupnya.***(Adji)