Riauterkini-YOGYAKARTA– Sebanyak 138 mahasiswa asal Provinsi Riau yang sedang menempuh pendidikan di berbagai kota di Pulau Jawa mengikuti program Balik Basamo 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta (IPR-Y). Para peserta secara resmi dilepas dari Asrama Putera Riau Yogyakarta, Kamis (12/3/26).
Program pulang kampung bersama ini menjadi momentum kebersamaan bagi mahasiswa Riau di perantauan untuk kembali ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta solidaritas antarmahasiswa Riau yang tersebar di berbagai kota di Pulau Jawa.
Peserta Balik Basamo tidak hanya berasal dari Yogyakarta, tetapi juga dari sejumlah kota lain seperti Solo, Semarang, Malang, dan beberapa daerah lainnya.
Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa diberangkatkan menggunakan tiga unit bus. Dua unit bus difasilitasi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Ir. S.F. Hariyanto, M.T., melalui Badan Penghubung Provinsi Riau di Jakarta, sementara satu unit bus lainnya merupakan bantuan dari Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Riau I, Dr. H. Achmad, M.Si.
Prosesi pelepasan turut dihadiri perwakilan Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, yakni Kasigar Subdit Gakkum Ditlantas Polda DIY, Kompol Cerynova. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai representasi pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kompol Cerynova mengingatkan para mahasiswa agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Kami berharap seluruh peserta tetap menjaga keselamatan selama di perjalanan serta menjaga sikap dan semangat kemahasiswaan sebagai generasi muda daerah,” ujarnya.
Ketua Umum IPR-Y 2026, M. Rafsan Jzani, mengatakan bahwa program Balik Basamo merupakan agenda tahunan yang memiliki nilai penting bagi mahasiswa Riau di perantauan.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memfasilitasi perjalanan pulang kampung, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas dan rasa kekeluargaan mahasiswa Riau yang berada jauh dari kampung halaman.
Sementara itu, Ketua Panitia Balik Basamo IPR-Y 2026, M. Fatma Wahyu Ilahi, menjelaskan bahwa para peserta juga mendapatkan fasilitas makan gratis sebanyak empat kali selama perjalanan.
Fasilitas tersebut difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Riau guna mendukung kelancaran perjalanan menuju kampung halaman.
Dalam struktur kepanitiaan, Sekretaris Jenderal IPR-Y, M. Irwan, berperan dalam pengaturan administrasi dan koordinasi berbagai aspek penyelenggaraan kegiatan.
Sementara itu, pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Ketua Panitia M. Fatma Wahyu Ilahi dengan Amirul Faizaini sebagai Koordinator Acara yang bertugas mengarahkan jalannya kegiatan.
Kegiatan ini juga turut didukung oleh Wakil Ketua Harian IPR-Y, T. Ario Betra, yang membantu koordinasi teknis di lapangan.
Untuk memastikan perjalanan rombongan berjalan aman dan lancar, Polda DIY memberikan pengawalan patroli lalu lintas (patwal) mulai dari Asrama Putera Riau Yogyakarta hingga Gerbang Tol Prambanan–Solo.
Keberhasilan kegiatan ini juga tidak terlepas dari peran para Ketua Komisariat IPR-Y dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau yang berada di bawah naungan organisasi tersebut. Mereka turut membantu proses pendataan dan koordinasi mahasiswa Riau di berbagai daerah perantauan hingga jumlah peserta Balik Basamo 2026 mencapai 138 orang.
Melalui program ini, IPR-Y berharap kegiatan Balik Basamo dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar semakin banyak mahasiswa Riau di perantauan yang dapat merasakan manfaatnya, sekaligus tetap menjaga kedekatan dengan kampung halaman.***(dik/rls)