Riauterkini - RENGAT - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi mencanangkan Gerakan Inhu Bertani sebagai langkah memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan daerah.
Pencanangan ditandai dengan penanaman bibit padi oleh Bupati Inhu Ade Agus Hartanto bersama Wakil Bupati Hendrizal di salah satu sentra pertanian padi Desa Kuala Mulia, Kecamatan Kuala Cenaku.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu Zulfahmi Adrian, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhu Indrawansyah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Roma Boris, Kepala Bappedabrida Bobby Mauliantino, Kepala Dinas PUPR Rengga, Kepala Dinas Perkebunan, Perikanan dan Peternakan Endang, pihak Bulog, camat, kepala desa, brigade pangan, penyuluh pertanian dan perikanan, kelompok tani serta masyarakat setempat.
Dalam dialog bersama kelompok tani, Bupati Ade Agus Hartanto menegaskan komitmen Pemkab Inhu dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu kekuatan utama perekonomian daerah.
“Kami konsen mendukung sektor pertanian di Kabupaten Indragiri Hulu untuk mewujudkan ketahanan pangan. Alhamdulillah, dari laporan kepala dinas, saat ini kita sudah berhasil melakukan tiga kali masa tanam dalam satu tahun. Keberhasilan ini harus dipertahankan agar Inhu menjadi salah satu sentra pangan di Provinsi Riau,” ujar Ade Agus Hartanto.
Ia juga menekankan pentingnya peran Bulog dalam menjaga stabilitas harga hasil panen petani melalui pembelian gabah dan beras secara optimal. Selain itu, pemerintah daerah memastikan distribusi pupuk, bibit dan peralatan pertanian dapat terpenuhi sesuai kebutuhan kelompok tani.
Pada kesempatan itu, Bupati dan jajaran pejabat daerah juga mendengarkan langsung berbagai aspirasi dari para petani terkait pengembangan sektor pertanian di Inhu.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Inhu, Roma Boris, menyampaikan bahwa tahun ini Kabupaten Inhu mendapat alokasi bantuan alat pertanian dari Kementerian Pertanian.
“Bantuan peralatan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan produksi beras di Kabupaten Indragiri Hulu,” jelasnya.
Usai kegiatan pencanangan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhu, Indrawansyah, menegaskan bahwa Gerakan Inhu Bertani bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata dalam menggerakkan potensi daerah.
“Sesusai arahan Bapak Bupati, Wakil Bupati dan Sekda, seluruh perangkat daerah harus mampu mengoptimalkan potensi daerah sebagai motor penggerak perekonomian demi mewujudkan Gerakan Perubahan Indragiri Hulu Maju,” katanya.
Ia menyebut, pemerintah daerah kini tengah menyusun roadmap Gerakan Inhu Bertani bersama seluruh organisasi perangkat daerah terkait. Program tersebut nantinya tidak hanya menyasar kelompok tani, namun juga mendorong keterlibatan masyarakat luas melalui konsep urban farming dan integrated farming.
“Semangat bertani harus digelorakan ke seluruh lapisan masyarakat. Untuk mewujudkan Indragiri Hulu maju, gerakan ini harus dilakukan secara masif dan bersama-sama,” tegasnya.
Usai penanaman padi, Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan jajaran pimpinan perangkat daerah meninjau lokasi penyimpanan benih. Dari hasil peninjauan, ketersediaan benih dinilai mampu mengakomodir kebutuhan pertanian di Kabupaten Indragiri Hulu. *** (guh)