Riauterkini-PEKANBARU – Dukungan terhadap budayawan dan tokoh pers Riau, H. Rida K. Liamsi, terus mengalir. Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) menilai persoalan hukum yang tengah dihadapi pendiri Riau Pos Group sekaligus anggota Majelis Kehormatan Pemuka Masyarakat Riau (MKPMR) itu bukan lagi sekadar persoalan pribadi, melainkan telah menjadi perhatian masyarakat Riau.
Penegasan tersebut disampaikan dalam silaturahmi jajaran pengurus FKPMR bersama H. Rida K. Liamsi di Sekretariat FKPMR, Pekanbaru. Pertemuan itu dihadiri sejumlah tokoh Riau yang menyatakan komitmen memberikan dukungan moril kepada Rida K. Liamsi atas kontribusinya dalam membangun dunia pers dan kebudayaan Melayu di Bumi Lancang Kuning.
Ketua Umum FKPMR, Drs. H. Raja Mambang Mit, mengatakan Rida K. Liamsi merupakan salah satu tokoh yang memiliki peran besar dalam mendirikan dan membesarkan Riau Pos Group serta mengembangkan kebudayaan Melayu di Riau.
"Pak Rida adalah tokoh Riau. Persoalan ini bukan hanya menyangkut pribadi beliau, tetapi juga menjadi persoalan masyarakat Riau. Karena itu, kami merasa perlu ikut mencarikan jalan keluar yang baik," ujar Raja Mambang Mit.
Ia menegaskan, FKPMR akan terus memberikan dukungan moril kepada Rida K. Liamsi. Menurutnya, organisasi akan mengedepankan penyelesaian melalui dialog dan musyawarah sebelum mempertimbangkan langkah-langkah lainnya.
Sebagai tindak lanjut, FKPMR menjadwalkan mengundang Direktur Utama PT Riau Pos Intermedia, Ahmad Dardiri, pada Selasa, 4 Agustus 2026. Pertemuan itu bertujuan untuk meminta penjelasan mengenai persoalan yang berkembang.
"Kita undang dulu mereka datang. Kita dengarkan penjelasan mereka," katanya.
Dalam pertemuan tersebut juga muncul harapan agar gugatan perdata yang diajukan pihak Riau Pos dapat dicabut dan proses hukum pidana terhadap Rida K. Liamsi dihentikan. FKPMR menilai penyelesaian secara kekeluargaan dan musyawarah menjadi langkah terbaik untuk mengakhiri polemik tersebut.
Meski demikian, Raja Mambang Mit menegaskan apabila upaya dialog tidak membuahkan hasil, FKPMR akan membahas langkah lanjutan sesuai mekanisme organisasi.
Silaturahmi itu turut dihadiri Sekretaris Jenderal FKPMR Dr. H. Ahmad Hijazi, SE., M.Si., serta sejumlah tokoh Riau dan pengurus FKPMR, di antaranya Asri Auzar, Dr. Herwan, Eddy M. Yatim, Kazzaini KS, T. Zulminzan Asshagaf, Mardianto Manan, Chaidir Akmal Mas, T. Muslim, Azmi Rozali, serta Anggota DPD RI Abdul Hamid yang juga merupakan alumni Riau Pos Group.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari PT Riau Pos Intermedia maupun Direktur Utamanya, Ahmad Dardiri, terkait rencana undangan FKPMR maupun pernyataan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.***(Dan/rls)