Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Harga Kelapa di Inhil Anjlok, IPKR Duga Adanya Monopoli Perusahaan Tertentu



riauterkini-INDRAGIRI HILIR — Para petani kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, kini menjerit akibat anjloknya harga kelapa rakyat secara drastis. Kondisi ini kian memprihatinkan karena diduga dipicu oleh praktik monopoli pasar, lemahnya regulasi penetapan harga, hingga aturan ekspor yang dinilai membelenggu petani lokal.

Saat ini, harga kelapa di tingkat petani merosot tajam ke kisaran Rp1.500 hingga Rp1.700 per butir. Angka tersebut dinilai jauh dari kata layak untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat yang mayoritas menggantungkan hidup dari perkebunan kelapa.

Ketimpangan Serapan Pasar dan Dugaan Monopoli
Setiap harinya, estimasi kebutuhan kelapa lokal di Indragiri Hilir mencapai 7 juta butir. Namun, kapasitas pabrik lokal yang ada saat ini hanya mampu menyerap sekitar 3,5 juta butir per hari. Akibatnya, jutaan butir kelapa tersisa dan tidak terserap maksimal oleh pasar.

Kondisi makin diperparah oleh tuduhan indikasi monopoli oleh salah satu perusahaan besar, yakni PT Pulau Sambu. Perusahaan tersebut dinilai merusak tata niaga kelapa lokal karena tidak hanya menyerap hasil panen di lokasi pabrik, tetapi juga membuka pancang pembelian di berbagai daerah luar Riau, seperti Jambi, Sulawesi, hingga kawasan Indonesia Timur.

Ketua Ikatan Petani Kelapa Rakyat (IPKR) Inhil, Zainuddin Acang, menyuarakan kekhawatirannya atas kondisi yang kian mencekik perekonomian warga.

"Harga hari ini hanya Rp1.500, Rp1.600, hingga Rp1.700 per butir. Sangat tidak memungkinkan untuk menghidupi masyarakat. Ada dugaan kuat terjadinya monopoli oleh PT Pulau Sambu yang tidak hanya menerima kelapa di pabrik, tapi juga membuka pancang di mana-mana," ujar Zainuddin Acang.

Tiga Tuntutan Petani untuk Pemerintah
Untuk mencegah krisis sosial dan ekonomi yang lebih dalam di daerah produsen kelapa terbesar di Riau ini, IPKR Inhil mendesak pemerintah segera mengambil tiga langkah konkret:

Penetapan Harga Standar: Pemerintah diminta segera menerbitkan kebijakan penetapan standar harga minimal kelapa rakyat demi melindungi pendapatan petani.

Kemudahan Izin Ekspor: Mempermudah syarat ekspor kelapa ke luar negeri sebagai penyeimbang tata niaga pasar agar tidak terjadi monopoli mutlak oleh industri tertentu.

Program Hilirisasi dan Edukasi: Mendorong edukasi industri rumahan dan hilirisasi agar kelapa memiliki nilai tambah (value added) dan tidak dijual melulu dalam bentuk mentah.

"Sebagai alternatif, kami meminta pemerintah tidak mempersulit ekspor ke luar negeri sebagai penyeimbang, sehingga tidak terjadi monopoli mutlak," tambah Zainuddin.

Jika persoalan tata niaga dan harga ini tak kunjung direspon dengan kebijakan tegas, dikhawatirkan gelombang krisis ekonomi dan sosial akan meluas di seluruh wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.***(pto)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Jumat, 07 Agustus 2026

Hilang 36 Jam, Bocah Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Tewas


Jumat, 07 Agustus 2026

Geger ! Buaya Muara di Desa Sungai Undan Naik ke Darat dan Serang Warga


Jumat, 07 Agustus 2026

Perum Bulog Tembilahan Bersama TNI-Polri dan Dinas Terkait Periksa Kualitas Beras Penyaluran Bantuan Pangan


Jumat, 07 Agustus 2026

Mediasi Sengketa Lahan Mak Teduh, Bupati Pelalawan Tekankan Kepastian Hukum


Jumat, 07 Agustus 2026

Puluhan Paket Perusak Saraf Disita, Polisi Ringkus Tiga Pengedar di Air Jamban Bengkalis


Jumat, 07 Agustus 2026

Korupsi Dana PI PT SPRH Rohil Kembali Bertambah. 9 Ditetapkan Tersangka Baru


Jumat, 07 Agustus 2026

PalmCo: Kemitraan Petani Kunci Kemandirian Pangan dan Energi


Jumat, 07 Agustus 2026

Polsek Tanah Putih Data Sumber Air Pemadaman Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau


Jumat, 07 Agustus 2026

3 Pemilik 8 Paket Sabu di Langgam, Pelalawan Ditangkap Polisi


Kamis, 06 Agustus 2026

Monyet Peneror Warga Tembilahan Dibawa BBKSDA Riau untuk Observasi Prilaku


Kamis, 06 Agustus 2026

Kolaborasi Forkopimda dan Satgas Gabungan, Karhutla di Riau Terkendali


Kamis, 06 Agustus 2026

Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Plt Gubri Tinjau Operasi Pasar Murah


Kamis, 06 Agustus 2026

Hampir Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Diduga Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Pemprov Riau Tanam 2.500 Pohon di Stadion Utama, Wujudkan Ruang Hijau Berkelanjutan


Kamis, 06 Agustus 2026

Gerak Cepat, PPN Sumbagut Salurkan Bantuan Korban Bencana Banjir di Sumbar


Kamis, 06 Agustus 2026

Juara Umum, Petenis Belia Persembahkan Kado HUT RI bagi PTPN IV Regional III


Kamis, 06 Agustus 2026

Bertaruh Nyawa Tanpa Tabung Oksigen, Kisah Penyelam Tradisional Cari Bocah Tenggelam di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

Seragam Gratis untuk Murid SD dan SMP Negeri Mulai Direalisasikan, Program Wako Agung Disambut Antusias


Kamis, 06 Agustus 2026

Polres Rohil dan Pemkab Perkuat Sinergi Cegah Karhutla