Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Apical Group Gandeng Pemerintah Selamatkan Mangrove di Pesisir Jakarta

Riauterkinj-JAKARTA- Apical Group, salah satu perusahaan pengolah minyak kelapa sawit berkelanjutan bekerja sama dengan Dinas Pertamanan dan Kehutanan Kota Jakarta untuk mendukung program pemerintah dalam rehabilitasi mangrove. Inisiatif ini merupakan bagian dari rencana rehabilitasi mangrove Indonesia untuk merehabilitasi lebih dari 600.000 hektar lahan mangrove di tahun 2024 untuk melawan perubahan iklim.

Bulan Menanam Pohon Indonesia yang diperingati setiap tanggal 28 November hingga 28 Januari ini menjadi momentum bagi berbagai pihak dalam upaya melestarikan dan menyelamatkan ekosistem hutan, termasuk mangrove. Hal ini penting mengingat keberadaan hutan mangrove merupakan salah satu kunci untuk menjamin keseimbangan ekologi lingkungan perairan dan keberlanjutan ekonomi lokal.

Selain berperan penting dalam menopang kehidupan organisme air laut yang dapat dimanfaatkan oleh nelayan, hutan mangrove juga berpotensi untuk mendukung strategi mitigasi perubahan iklim di tingkat nasional dan juga global.

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan bahwa 1,8 juta hektar dari total 3,5 juta hektar hutan mangrove di Indonesia telah rusak akibat alih fungsi kawasan. Setiap hektar hutan mangrove mengandung 3-5 kali lebih banyak stok karbon dibandingkan hutan dataran rendah. Total cadangan karbon yang tersimpan di hutan mangrove Indonesia diperkirakan mencapai 3,14 miliar ton.

Direktur PT Asianagro Agungjaya, Fandy Fong mengatakan, “Dukungan terhadap restorasi dan konservasi lanskap hutan Indonesia ini sejalan dengan komitmen Apical untuk tidak melakukan deforestasi, dan melindungi hutan dengan nilai konservasi tinggi dan stok karbon tinggi. Hutan mangrove memiliki peran penting terhadap perubahan iklim Indonesia. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk turut serta dengan Apical dalam membantu upaya restorasi ekosistem hutan dan berkontribusi terhadap tujuan netralitas karbon pemerintah.”

Upaya rehabilitasi dan pelestarian ekosistem mangrove di Indonesia menghadapi beberapa tantangan. Tantangan tersebut perlu diatasi dengan data ilmiah yang akurat yang digunakan untuk merancang rencana konservasi dan restorasi yang bai, kebijakan yang mendukung pengelolaan ekosistem mangrove terpadu, serta pendanaan yang memadai.

Suzi Marsitawati, Kepala Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI Jakarta mengatakan "Ekosistem mangrove yang direhabilitasi dan direstorasi memiliki nilai ekologis, ekonomi, dan sosial yang penting. Program rehabilitasi hutan mangrove kami bertujuan untuk mengurangi emisi karbon antara 107,3 dan 455,2 juta ton CO2/ha per tahun yang dapat dicapai melalui dukungan dari perusahaan dan partisipasi dari masyarakat. Kami sangat senang mendapat dukungan dari Apical melalui PT Asianagro Agungjaya dan melalui inisiatif ini, kami berharap dapat melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaan hutan bakau yang berkelanjutan dan penggunaan yang bertanggung jawab atas ekosistem di dalamnya."

Proyek rehabilitasi mangrove dan hutan ditargetkan untuk memantau, melestarikan kawasan restorasi di Jakarta Utara sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar. Proyek ini terletak di kawasan Pantai Muara Karang di dalam kawasan konservasi seluas delapan puluh hektar.

Selain kawasan tersebut, Apical Group berencana mendukung dua kawasan konservasi mangrove lainnya yaitu Hutan Kota Cilincing dan Hutan Kota Rorotan selama program berlangsung. Selain program restorasi, Apical Group juga akan melibatkan masyarakat sekitar untuk menanam bibit mangrove, memberikan edukasi tentang pentingnya konservasi mangrove, dan program pengembangan masyarakat yang dapat dihasilkan dari kawasan konservasi, seperti budidaya lebah trigona, program daur ulang, dan lain sebagainya. Dalam kegiatan penanaman mangrove ini, Apical juga menggandeng Pramuka Sakawanabakti yang bergerak di bidang kehutanan sebagai generasi penerus bangsa dan agen pelestarian lingkungan dan alam.

Program ini merupakan komitmen inisiatif Apical untuk merehabilitasi dan melestarikan hutan mangrove di lokasi Jakarta Utara. Kegiatan ini juga bertujuan untuk merestorasi degradasi lingkungan dan menciptakan peluang mata pencaharian yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal.***(rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 15 Juni 2026

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Berita Lainnya

Rabu, 08 Juli 2026

Plh Sekda Kuansing Apresiasi Jembatan Merah Putih Presisi


Rabu, 08 Juli 2026

Dihadiri Mantan Pemain Timnas, Audisi Umum PB Djarum 2026 Dimulai


Rabu, 08 Juli 2026

Petani Apresiasi PTPN IV Lindungi Harga Sawit Mitra Plasma Saat Gejolak Pasar


Rabu, 08 Juli 2026

Riau Boyong Enam Kategori Anugerah Adinata Syariah 2026


Rabu, 08 Juli 2026

Polsek Tanah Putih Intensifkan Patroli Siang, Bank dan Objek Vital Jadi Prioritas Pengamanan


Selasa, 07 Juli 2026

Sukseskan Program Asta Cita, Polsek Rengat Barat Inhu Manfaatkan Pekarangan Masyarakat


Selasa, 07 Juli 2026

Forum Mahasiswa Riau-Jakarta Minta Kapolri Usut Pelaku Perusakan DAS Rokan Kiri di Rohul


Selasa, 07 Juli 2026

Wakil Bupati Siak Tinjau Lokasi Pompong Tenggelam di Tanjung Buton, Diduga Akibat Arus Kencang


Selasa, 07 Juli 2026

BRK Syariah dan Wakaf Warrior Hadirkan CWLD, Wujudkan Wakaf Produktif untuk Pengadaan Alat Kesehatan di Batam


Selasa, 07 Juli 2026

Diterkam Buaya, Nelayan Bangko Pusako Alami Luka di Punggung


Selasa, 07 Juli 2026

Kejari Pelalawan Limpahkan Lima Perkara Dugaan Korupsi Pupuk Subsidi ke Pengadilan Tipikor


Selasa, 07 Juli 2026

Luncurkan JITU, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dorong Pekerja Jadi Inovator


Selasa, 07 Juli 2026

Barantin dan FAO Perkuat Biosekuriti Nasional Hadapi Ancaman Penyakit Hewan Lintas Batas


Selasa, 07 Juli 2026

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah


Selasa, 07 Juli 2026

Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Benahi Perusahaan


Selasa, 07 Juli 2026

Direktur Baru BSP Dilantik, Bupati Siak Minta Langsung Kerja, Tuntaskan Tiga PR Besar Perusahaan


Selasa, 07 Juli 2026

Kapal Pompong Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Buton Siak, 1 Tewas dan 3 Masih Hilang


Selasa, 07 Juli 2026

KPK Geledah Balai Datuak Panglimo Dalam Kediaman Pribadi Bupati Kuansing Nonaktif


Selasa, 07 Juli 2026

Edar Puluhan Butir Perusak Saraf, Sepasang Remaja di Bengkalis Digaruk Polisi


Selasa, 07 Juli 2026

Plt. Kadis Kominfoss Kuansing Terima Kunjungan KP2KP Teluk Kuantan, Perkuat Sinergi Publikasi Perpajakan