Logo RTC
 
 
Aliansi Mahasiswa Desak Kejati Riau Tuntaskan Dugaan Korupsi di UIN Suska

Riauterkini-PEKANBARU- Puluhan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli UIN Suska Riau, Jumat (14/1/22) pagi. Mendesak pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, untuk secepatnya menuntaskan kasus dugaan korupsi yang terjadi di kampus mereka, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim ( UIN Suska) Riau.

Sebab, dua tahun sudah kasus ini tangani pihak Kejati Riau, namun hingga saat ini masih terkesan diam dan membisu.

Aksi para pendemo sekitar pukul 10.00 WIB itu, mereka menyuarakan pihak kejaksaan terkesan mengalami kemunduran dalam menangani dugaan korupsi dilingkungan kampus UIN Suska.

" Kami minta pihak Kejati Riau, secepatnya menyelesaikan dugaan korupsi di UIN Suska," teriak massa yang dikomandoi M Athla Adhytia.

Dugaan korupsi sebesar Rp 42 miliar yang dilakukan oknum oknum dilingkungan UIN Suska itu, telah merusak citra baik UIN Suska.

" Kami minta pihak kejaksaan untuk segera menetapkan tersangka sebesar Rp 42 miliar di UIN Suska," teriak massa lagi.

Selain trasparansi dalam menindak lanjuti kasus ini, massa juga mendesak pihak kejaksaan untuk menangkap dan menetapkan tersangka yang merupakan seorang ASN di UIN Suska.

" Selama 7x 24 jam tidak adanya tindak lanjut dari pihak Kejati Riau, kami akan berunjuk rasa ke Kejaksaan Agung RI, mempertanyakan kasus ini," sorak massa.

Orasi dari aksi massa di depan Gedung Kejati Riau, Jalan Sudirman itu, akhirnya disambut oleh Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Tri Joko.

Kepada para mahasiswa, Tri Joko berjanji untuk menindak lanjuti kasus dugaan korupsi dilingkungan UIN Suska.

Setelah mendengar arahan dari Aspidsus Kejati Riau, para mahasiswa pun merasa tenang.

Aksi para mahasiswa yang mendapat pengawalan dari pihak kepolisian Polda Riau beserta jajaran Polresta Pekanbaru, akhirnya membubarkan diri dengan tertib.***(har)

BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 06 Desember 2021

Kota Pekanbaru Terima WTP 5 Kali Berturut-turut dari Kemenkeu

PEKANBARU - Pemko Pekanbaru menerima predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Prestasi ini diperoleh karenakan tata kelola dan pengelolaan keuangan Pemko Pekanbaru yang transparan dan akuntabel selama lima tahun terakhir.

Advertorial
Selasa, 19 Oktober 2021

Sempena Hari Pangan Sedunia, Ketua TP PKK Pelalawan Hadiri Lomba MPASI

Riauterkini- PELALAWAN- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pelalawan Sella Pitaloka Zukri mengahdiri kegiatan Lomba Kreasi Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI), yang digelar oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan PT Asia Pasific Rayon (APR) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan, Sabtu (16/10/2021)

Galeri