Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Tradisi Ghatib Beghanyut Ikhtiar Masyarakat Siak Halau Bala

Riauterkini-SIAK - Ghatib Beghanyut merupakan ikhtiar dari masyarakat Kabupaten Siak dahulu, dengan mohon doa kepada Allah SWT, agar dijauhkan dari musibah dan wabah penyakit.

Tradisi ini, sudah ada sejak zaman kerajaan Siak, namun sempat hilang beberapa waktu, oleh Pemkab Siak tradisi ghatib beghanyut dijadikan event tahunan.

Hal tersebut di atas disampaikan Wakil bupati Siak Husni Merza saat membuka kegiatan ghatib beghanyut di halaman kantor LLASDP Siak, Rabu (21/9/2022) malam.

“Tradisi ghatib beghanyut ini, saya merasakan, karena waktu saya kecil saya pernah ikut ayah saya. Sebenarnya ghatib ini ada dua, pertama ghatib beghanyut kita di kapal, ghatib berarak itu kita di jalan, kalau dulu berarak mulai dari kampung Rempak, rombongan kami terima di Suak Santai dan kami antar ke Suak Lanjut itu ghatib berarak,” ujar Husni.

Lanjutnya, Ghatib Beghanyut merupakan kebiasaan masyarakat dulu dikemas dalam bentuk wisata religi dan ghatib beghanyut merupakan warisan budaya tak benda yang harus diangkat kembali.

Ghatib Beghanyut berasal dari kata ghatib yang berarti dzikir, dan beghanyut yang berarti hanyut dengan menggunakan perahu. Ghatib beghanyut adalah suatu kegiatan dzikir di atas perahu dan berhanyut seiring arus sungai.

“Biasanya tradisi ini dilakukan ketika ada wabah penyakit yang melanda kampung, saya sempat berfikir juga kenapa ini dilakukan oleh orang tua-tua kita dahulu, setelah saya kaji-kaji dulu kan dokter cuman satu di Siak, selainnya mantri, nah keterbatasan medis ini ini membuat orang-orang tua berpikir, kalau kita berharap dengan manusia terbatas orang yang bisa membantu. Yang namanya wabah penyakit hampir ke semua orang. Banyak yang kena sehingga tak tertampung Puskesmas, akhirnya apa yang teringat, ini ujian dari Allah SWT. Maka kita dekatkan diri kepada Allah, apa yang kita inginkan. Kita Ikhtiar Insyaallah Allah kabulkan, maka cara mendekatkan diri itu adalah berzikir," katanya.

Ia menambahkan, bicara wabah saat ini sudah tidak ada, dan dokter pun banyak sekarang namun, Covid-19 sekarang sudah tidak ada, jika ada pun di kota-kota besar.

"Yang kita khawatirkan sekarang virus HIV dan Narkoba ada LGBT ini wabah yang seakan-akan tak tampak oleh kita, tetapi dia meresap dengan pasti merusak generasi," kata Husni.

“Selain kita melestarikan tradisi yang baik dan pernah diwariskan oleh orang tua-tua kita, dan berharap kita semakin dekat kepada Allah, dengan dekatnya kita kepada Allah, kita memohon Allah jaga negeri siak dari musibah dan wabah penyakit,” harpnya.

Ketua Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Siak Wan Said menyampaikan, Ghatib Beghanyut ini senjata yang ampuh bagi masyarakat melayu Siak, ini lah pedang perisai yang dapat menghalau bencana atau penyakit.

“Ritual ghatib beghanyut anak-anak dan para wanita tidak dilibatkan karena alasan keselamatan. Kita betul-betul minta kepada Allah, agar bala bencana itu, kita buang ke laut lepas yang tak penghuninya, itulah hakikat ghatib beghanyut,” ucapnya.

Dari pantauan lapangan, cuaca sedikit mendung disertai kilat, namun terlihat para Jamaah zikir antusias, tampak hadir tokoh agama dan masyarakat memakai baju gamis serba putih dan berkalung sorban putih, usai acara pelepasan satu persatu naik ke kapal ferry Putri Kayangan dan siap beranyut mengikuti arus Sungai Siak menuju Hulu Sungai. ***(adji/rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 11 Pebruari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau

PHR konsisten memulihkan fungsi tanah di Riau. Dalam rangka menumbuhkan kembali kehidupan.

Galeri
Rabu, 11 Pebruari 2026

Polisi Periksa 33 Saksi Kasus Pembunuhan Gajah di Ukui, Pelalawan

Pembunuhan gajah dan dugaan pencurian gadingnya diselidiki Polda Riau. 33 saksi telah diperiksa.

Advertorial
Selasa, 03 Pebruari 2026

Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah

Kepedulian dalam Sinergi Bagi Negeri kembali digelar. Berupa bakti sosial donor darah Capella Group.

Advertorial
Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Potensi Lokal di Kabupaten Pelalawan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Berita Lainnya

Kamis, 05 Maret 2026

BMKG: Curah Hujan di Bawah Normal, Ancaman Karhutla Tahun Ini Diprediksi Lebih Berat


Kamis, 05 Maret 2026

Targetkan Wadah Pengembangan Komunitas dan Keahlian, Anggota DPR RI Syahrul Aidi Maazat Buka Rumah Aspirasi


Kamis, 05 Maret 2026

Buka Puasa Bersama Pertamina Drilling Usung Semangat Energi untuk Melangkah Penuh Harapan


Kamis, 05 Maret 2026

Wabup Pelalawan Gaungkan Gerakan Shalat Subuh Berjemaah di Pangkalan Kerinci


Kamis, 05 Maret 2026

Bupati Kuansing Sampaikan Laporan Daerah Semester II ke Pemprov


Kamis, 05 Maret 2026

Patroli Gabungan Polres Pelalawan dan Satpol PP Tertibkan Kafe Selama Ramadan


Kamis, 05 Maret 2026

Siswa SMA di Kuansing Dililit Ular Piton Saat Tertidur Lelap


Kamis, 05 Maret 2026

APP Group Siagakan Teknologi dan Personel Hadapi Musim Kemarau dan Karhutla


Kamis, 05 Maret 2026

PGN Siagakan Satgas RAFI 2026, Jaga Keandalan Layanan Gas Bumi Selama Ramadhan dan Idul Fitri


Kamis, 05 Maret 2026

Program Green Policing 2026, Polisi Ukui Tanam Pohon


Kamis, 05 Maret 2026

Aparat Polda Riau Amankan 22,7 Kilogram Heroin dan Dua Tersangka di Bengkalis


Kamis, 05 Maret 2026

Perdana, Magister Ilmu Lingkungan Unilak Meluluskan Mahasiswa Non-Tesis melalui Publikasi Ilmiah


Kamis, 05 Maret 2026

Aparat Kepolisian Gerak Cepat Membantu Pemadaman Kebakaran di Concong Luar, Inhil


Kamis, 05 Maret 2026

Pekerja di Kuansing Menemukan Kerangka Manusia Saat Bersihkan Semak


Kamis, 05 Maret 2026

Menkopolkam Tegaskan Tanggulangi Karhutla Butuh Kolaboratif Semua Pihak


Kamis, 05 Maret 2026

RAPP Tegaskan Komitmen Dukung Pencegahan Karhutla di Riau


Kamis, 05 Maret 2026

Bupati Kuansing Hadiri Apel Nasional Kesiapsiagaan Karhutla


Kamis, 05 Maret 2026

Menkopolkam Pimpin Apel Siaga Karhutla Nasional di Riau


Kamis, 05 Maret 2026

Berantas Peredaran Perusak Otak, Polres Bengkalis Ringkus Dua Pengedar di Mandau


Kamis, 05 Maret 2026

Wali Kota dan BRK Syariah Serahkan Bantuan di Masjid Al Hidayah Tanjung Pinang